Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/11/2022, 15:03 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Dua bunga Rafflesia arnoldii yang berada di kebun warga di Dusun Pulu Lebagh Desa Kayu Ajaran, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu mekar sejak akhir September lalu hingga besok, Kamis (1/12/2022).

Dua bunga Rafflesia Arnoldi tersebut mulai mekar sejak 27 September dan diperkirakan akan bertahan hingga Kamis, (1/12/2022).

"Untuk satu bunga Rafflesia tersebut, hari ini sudah mulai menghitam, namun satu bunga lainnya hingga besok masih bagus," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Kabupaten Bengkulu Selatan Yogi kepada Antara.

Baca juga: Rafflesia Arnoldi Tak Hanya Endemik Sumatera, Bunga Ini Juga Tumbuh di Hutan Kalimantan

Untuk masyarakat yang ingin melihat mekarnya dua bunga Rafflesia dapat langsung mendatangi lokasi. Namun, harus mengikuti peraturan di lapangan.

"Untuk masyarakat yang ingin melihat kami persilakan namun harus berhati-hati saat berada di lokasi," ujarnya.

Sebab, sebelum masuk ke lokasi bunga Rafflesia Arnoldi, harus melewati kebun jagung milik warga.

Selain itu, pengunjung yang ingin melihat Rafflesia Arnoldi juga diminta hati-hati agar tidak menginjak bongkol bunga Rafflesia.

Yogi mengatakan, pengunjung dapat menghubungi KPPL Bengkulu Selatan dan masyarakat sekitar lokasi untuk membantu menjadi pemandu lokasi mekarnya bunga Rafflesia Arnoldi tersebut.

Baca juga: Rafflesia arnoldii Mekar di Kebun Raya Bogor, Apa Tantangan Peneliti Tumbuhkan Padma Raksasa Ini?

Lokasi mekarnya bunga Rafflesia Arnoldi berada sekitar 150 meter dari jalan raya di Kecamatan Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Yogi berharap agar para masyarakat yang berkunjung dan menyaksikan bunga Rafflesia mekar untuk mendukung upaya menjaga kelestarian habitat bunga raksasa tersebut beserta habitatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulap Kawasan Kumuh, Pemkot Solo Gandeng Shopee untuk Revitalisasi 136 Rumah di Kawasan Semanggi

Sulap Kawasan Kumuh, Pemkot Solo Gandeng Shopee untuk Revitalisasi 136 Rumah di Kawasan Semanggi

Regional
Dikira Penculik, Dua Pengamen Kakak Adik asal Klaten Sempat Diamankan Warga di Boyolali

Dikira Penculik, Dua Pengamen Kakak Adik asal Klaten Sempat Diamankan Warga di Boyolali

Regional
Polisi: Sebelum Bakar Pesawat Susi Air, KKB Sandera 15 Pekerja Bangunan di Nduga

Polisi: Sebelum Bakar Pesawat Susi Air, KKB Sandera 15 Pekerja Bangunan di Nduga

Regional
2 Perempuan Jual Teman Sendiri ke Lelaki Hidung Belang, Dipaksa Ikut Jalan-jalan hingga Diimingi Imbalan Rp 500.000

2 Perempuan Jual Teman Sendiri ke Lelaki Hidung Belang, Dipaksa Ikut Jalan-jalan hingga Diimingi Imbalan Rp 500.000

Regional
Warga Meninggal akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 10 Orang, 47 Masih Dirawat

Warga Meninggal akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 10 Orang, 47 Masih Dirawat

Regional
16 Ternak Babi di Kabupaten TTU Mati Mendadak, 8 di Antaranya Positif ASF

16 Ternak Babi di Kabupaten TTU Mati Mendadak, 8 di Antaranya Positif ASF

Regional
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Temui Gibran di Loji Gandrung: Mengaku Tak Bahas Sengketa Tanah Sriwedari

Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Temui Gibran di Loji Gandrung: Mengaku Tak Bahas Sengketa Tanah Sriwedari

Regional
Warga Mataram Diminta Waspadai Chikungunya

Warga Mataram Diminta Waspadai Chikungunya

Regional
Bantah Lakukan Pelecehan, Kades di Lombok Tengah Diminta Bersumpah oleh Warga

Bantah Lakukan Pelecehan, Kades di Lombok Tengah Diminta Bersumpah oleh Warga

Regional
Kronologi Kurir Paket Ditusuk Pelanggan Saat COD, Bermula Pelaku Tolak Bayar Pesanan hingga Marah Disebut Tak Punya Uang

Kronologi Kurir Paket Ditusuk Pelanggan Saat COD, Bermula Pelaku Tolak Bayar Pesanan hingga Marah Disebut Tak Punya Uang

Regional
Terganggu Tangisan Saat Main Game Online, Buruh Bangunan Aniaya Bayinya hingga Meninggal

Terganggu Tangisan Saat Main Game Online, Buruh Bangunan Aniaya Bayinya hingga Meninggal

Regional
Saat Kapolsek di Kediri Jadi Dalang di Hadapan Anak TK, Ceritakan 'Penculikan yang Digagalkan'

Saat Kapolsek di Kediri Jadi Dalang di Hadapan Anak TK, Ceritakan "Penculikan yang Digagalkan"

Regional
Gibran Pastikan PBB Solo Tak Jadi Naik, Kejar Pendapatan Daerah dari Sektor Lain

Gibran Pastikan PBB Solo Tak Jadi Naik, Kejar Pendapatan Daerah dari Sektor Lain

Regional
Ramai Pesan Berantai Kasus Penculikan Anak di Bali, Polisi Selidiki Penyebar Pertama

Ramai Pesan Berantai Kasus Penculikan Anak di Bali, Polisi Selidiki Penyebar Pertama

Regional
Terlibat Penipuan Berkedok Investasi, Pengusaha Asal Yogyakarta Ditangkap Saat Bawa Pistol Ilegal

Terlibat Penipuan Berkedok Investasi, Pengusaha Asal Yogyakarta Ditangkap Saat Bawa Pistol Ilegal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.