Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2022, 16:21 WIB

SERANG, KOMPAS.com - PT Raja Goedang Mas (RGM) masih beroperasi menjalankan bisnisnya mengumpulkan limbah oli bekas.

Padahal, perusahaan yang berada di Lingkungan Kemang, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang Banten telah ditutup.

Penutupan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Banten bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten pada 20 Oktober 2022 karena dinilai telah mencemari lingkungan.

Baca juga: 30 Tahun Dirugikan, Warga Serang Minta Kompensasi dan Tutup Permanen Pengepul Oli Bekas

Adanya aktivitas perusahan itu terungkap saat tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang bersama Penyidik Penegak Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Serang melakukan pengecekan. Senin (28/11/2022).

Pemeriksaan dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat sekitar yang resah dan ditindaklanjuti oleh Pemkot Serang.

Hasil pengecekan, tim mendapati perusahaan masih beroperasi mengumpulkan limbah oli bekas dan ditemukan garis PPNS yang dipasang di pintu masuk pabrik hilang.

"Pelanggarannya itu jelas ada aktifitas kegiatan, mereka pun mengakui ada aktivitas usaha yang seharusnya tidak boleh dilakukan, walaupun ada pembenahan tidak ada pembakaran," kata Petugas Pengawas Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Nasirullah kepada wartawan. Senin (28/11/2022).

Baca juga: Perusahaan Pengepul Oli Bekas di Serang Ditutup Polda dan DLHK Banten

Nasirullah menyebut, pihak perusahaan diketahui telah mencopot atau merusak garis PPNS yang dipasang di gerbang masuk pabrik saat penutupan oleh Dinas LHK Provinsi Banten dan Polda Banten.

Saat itu, Dinas LHK Banten sesuai dengan berita acara terdapat 15 sanksi administrasi yang tidak boleh dilakukan PT RGM, salah satunya tidak melakukan aktivitas usaha hingga Januari 2023 mendatang sebelum proses seluruh pembenahan diselesaikan.

"Intinya pembenahan yang harus dilakukan oleh RGM adalah kontaminasi tanah dari ceceran oli, kemudian melakukan uji laboratorium terhadap tanah, air, dan udara, serta pelaporan kepada dinas," ujar dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terseret Arus Sungai Saat Mandi, Bocah 8 Tahun di Lubuklinggau Tewas

Terseret Arus Sungai Saat Mandi, Bocah 8 Tahun di Lubuklinggau Tewas

Regional
BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

Regional
Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Regional
Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Regional
Parkir Liar Saat 'Sunmori' di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Parkir Liar Saat "Sunmori" di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Regional
Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Regional
Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Regional
Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Regional
Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Regional
Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Regional
Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Regional
Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Regional
Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Regional
Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Regional
Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.