Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/11/2022, 22:06 WIB

KOMPAS.com - Goa Kreo terletak di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Mijen, Semarang, Jawa Tengah.

Goa Kreo merupakan tempat wisata yang terletak di daerah perbukitan Gunung Krincing.

Kawasan ini merupakan wisata alam yang berhawa sejuk.

Goa Kreo

Daya Tarik Goa Kreo

Goa Kreo merupakan destinasi wisata yang terletak di wilayah hutan dengan luas lima hektar.

Di dalam hutan ini terdapat banyak pohon yang membuat cuaca di sekitar menjadi sejuk.

Kawasan wisata Goa Kreo memiliki ratusan monyet yang beretnis Macaca fascicularis atau monyet ekor panjang yang menjadi legenda dibalik nama Goa Kreo.

Wisatawan juga dapat berinteraksi dengan hewan ini.

Bagian menarik dari tempat ini adalah wisatawan akan melewati sejumlah anak tangga yang dikelilingi Waduk Jatibarang.

Anak tangga ini merupakan akses menuju gua. Tempat ini juga dapat dijadikan spot foto yang menarik.

Pengunjung Gua Kreo Semarang tampak antusias dengan kehadiran kera-kera di sekitar tempat wisata, Rabu (03/05/2017).KOMPAS.COM/ALEK KURNIAWAN Pengunjung Gua Kreo Semarang tampak antusias dengan kehadiran kera-kera di sekitar tempat wisata, Rabu (03/05/2017).

Sebelum pembangunan Waduk Jatibarang, bukit sebagai tempat tinggal monyet tersebut menyatu dengan daerah sekitar.

Baca juga: Menelusuri Legenda Goa Kreo Semarang dan 500 Kera Penjaganya

Namun setelah waduk berisi air, bukit tersebut terlihat seperti pulau kecil. Area goa biasanya digunakan untuk berteduh monyet ketika hujan.

Goa memiliki ruangan yang lebar di bagian mulut gua dan semakin menyimpit saat ditelusuri ke bagian dalamnya.

Bahkan wisatawan yang menyusuri goa harus berjongkok untuk mencapai ujungnya yang terdapat patung monyet.

Ada mitos yang berkembang dari tempat wisata ini bahwa ujung goa dapat tembus sampai ke Lawang Sewu.

Kemudian, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan naik ke atas bukit yang berupa tanah landai dengan banyak monyet.

Diharapkan, wisatawan hati-hati dengan barang bawaannya karena monyet dapat menyerang secara agresif.

Wisata Waduk Jatibarang

Terdapat sekitar 400-500 kera yang hidup di kawasan Goa Kreo. Kera-kera ini liar namun dilindungi oleh pemerintah setempat. Kehadirannya juga selalu menemani pengunjung saat berwisata ke Goa Kreo.KOMPAS.COM/ALEK KURNIAWAN Terdapat sekitar 400-500 kera yang hidup di kawasan Goa Kreo. Kera-kera ini liar namun dilindungi oleh pemerintah setempat. Kehadirannya juga selalu menemani pengunjung saat berwisata ke Goa Kreo.

Wisatawan juga dapat menikmati keindahan Waduk Jatibarang selain Goa Kreo.

Baca juga: Liburan ke Kota Semarang, Jangan Lewatkan Mahakarya Legenda Goa Kreo

Ada berbagai aktivitas yang dapat dilakukan di waduk ini, seperti river tubbing, berkeliling dengan speedboat, naik perahu wisata, maupun memancing.

Waktu terbaik mengunjungi waduk adalah pada saat pagi (sunrise) dan sore hari (sunset).

Legenda Goa Kreo

Goa Kreo memiliki ratusan monyet yang beretnis Macaca fascicularis atau monyet ekor panjang yang menjadi legenda dibalik nama Goa Kreo.

Kisah ini tentang Sunan Kalijaga yang membutuhkan kayu jati untuk membangun Masjid Agung Demak.

Kayu jati yang telah diambil ternyata tersangkut di tebing sehingga sulit untuk diambil.

Kemudian, keempat monyet berwarna kuning, merah, putih, dan hitam datang membantu Sunan Kalijaga untuk mengambil kayu itu.

Setelah itu, monyet-monyet tersebut ingin ikut rombongan Sunan Kalijaga pergi ke Demak, namun mereka dilarang dan diminta menjaga daerah tersebut.

Sunan Kaliaga mengucap mangreho kepada monyet-monyet tersebut yang berarti perintah untuk menjaga atau memelihara.

Untuk itu sampai sekarang, tempat tersebut dikenal sebagai Goa Kreo yang menjadi Petilasan Sunan Kalijaga.

Tugu masuk kawasan Dukuh Talunkacang Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati atau kawasan wisata Goa Kreo Kota Semarang (Puji Utami/Kompas.com)KOMPAS.com/ PUJI UTAMI Tugu masuk kawasan Dukuh Talunkacang Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati atau kawasan wisata Goa Kreo Kota Semarang (Puji Utami/Kompas.com)

Harga Tiket Goa Kreo

Dilansir dari laman ppid.semarangkota.go.id , tiket masuk Goa Kreo sebesar Rp 4.250 per orang, sedangkan pada hari Minggu dan hari besar harga tiket sebesar Rp 5.250 per orang.

Baca juga: Disukai Pengunjung, Atraksi Kera Panjat Pinang di Goa Kreo

Rute Goa Kreo

Jarak tempuh Goa Kreo dengan Tugu Muda Semarang sekitar 12,3 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 23 menit.

Perjalanan akan melalui Jalan Simongan, Jalan Untung Suropati, Jalan Candi Penataran Raya, Jalan Kyai Toyib, Jalan Kolonel Rw Sugiarto, Jalan Manyaran Gunungpati, dan Jalan Goa Kreo.

Sumber:

bpad.jogjaprov.go.id

visitjawatengah.jatengprov.go.id

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemilik Rental PS Lecehkan 11 Anak di Jambi, Paksa Korban Pegang Payudara hingga Tonton Video Porno

Wanita Pemilik Rental PS Lecehkan 11 Anak di Jambi, Paksa Korban Pegang Payudara hingga Tonton Video Porno

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Provokator Bentrok di Kota Tual

Polisi Kembali Tangkap 2 Provokator Bentrok di Kota Tual

Regional
Pacar Kabur, Gadis 19 Tahun di Situbondo Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mayatnya Dibuang ke Parit

Pacar Kabur, Gadis 19 Tahun di Situbondo Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mayatnya Dibuang ke Parit

Regional
Kronologi Kelingking Bayi di Palembang Tergunting hingga Putus Saat Perawat Ganti Selang Infus

Kronologi Kelingking Bayi di Palembang Tergunting hingga Putus Saat Perawat Ganti Selang Infus

Regional
Bukit Tranggulasih di Banyumas: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Bukit Tranggulasih di Banyumas: Daya Tarik, Jam Buka, dan Rute

Regional
Suami di Probolinggo Beri Mas Kawin Linggis untuk Istrinya, Ternyata Punya Arti Mendalam

Suami di Probolinggo Beri Mas Kawin Linggis untuk Istrinya, Ternyata Punya Arti Mendalam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 4 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 4 Februari 2023

Regional
Mendagri Desak Percepatan Literasi Matematika Anak-anak dengan Metode Gasing

Mendagri Desak Percepatan Literasi Matematika Anak-anak dengan Metode Gasing

Regional
Warga Terdampak Banjir Bandang di Sumbawa Kesulitan Air Bersih

Warga Terdampak Banjir Bandang di Sumbawa Kesulitan Air Bersih

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Perwira Polres Tual yang Terkena Panah Saat Mengamankan Bentrok Warga

Kapolda Maluku Jenguk Perwira Polres Tual yang Terkena Panah Saat Mengamankan Bentrok Warga

Regional
3 Provokator Penyebar Hoaks Pembakaran Rumah Ibadah di Tual Ditangkap

3 Provokator Penyebar Hoaks Pembakaran Rumah Ibadah di Tual Ditangkap

Regional
Kirab Budaya Cap Go Meh 2023 Bakal Keliling Kota Cirebon, Polisi Berlakukan Buka Tutup Arus

Kirab Budaya Cap Go Meh 2023 Bakal Keliling Kota Cirebon, Polisi Berlakukan Buka Tutup Arus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Februari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Februari 2023

Regional
Terpotongnya Jari Kelingking Bayi 8 Bulan Karena Kelalaian Perawat, Korban Dioperasi hingga Rumah Sakit Minta Maaf

Terpotongnya Jari Kelingking Bayi 8 Bulan Karena Kelalaian Perawat, Korban Dioperasi hingga Rumah Sakit Minta Maaf

Regional
Muncul Spanduk Jokowi 3 Periode Saat Acara Musra di Kota Semarang, Panitia: Itu Demokrasi

Muncul Spanduk Jokowi 3 Periode Saat Acara Musra di Kota Semarang, Panitia: Itu Demokrasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.