Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komarudin Watubun
Politisi

Komarudin Watubun, SH, MH adalah anggota Komisi II DPR RI; Ketua Pansus (Panitia Khusus) DPR RI Bidang RUU Otsus Papua (2021); pendiri Yayasan Lima Sila Indonesia (YLSI) dan StagingPoint.Com; penulis buku Maluku: Staging Point RI Abad 21 (2017).

Zona Blok Masela dan Potensi "Provinsi Prisai" Indonesia

Kompas.com - 24/11/2022, 17:08 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

PROYEK gas Blok Masela di kawasan Maluku siap memasuki tahap final keputusan investasi (final investment decision/FID) hingga akhir 2023.

Pada 27 Juli 2022 di Tokyo, Jepang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida, merilis siaran pers tentang kesepakatan penguatan kerja sama investasi dan perdagangan RI-Jepang. Jokowi  dan Kishida, antara lain, membahas komitmen kerja sama melanjutkan proyek gas (liquefied natural gas/LNG) Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Tahun 2019, revisi PoD (Plan of Development) Blok Masela disepakati Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Inpex Corporation. Di Istana Merdeka, Jakarta, pada 16 Juli 2019, Presiden Jokowi menerima delegasi Inpex Corp, perusahan asal Jepang, yang dipimpin Takayuki Ueda, President dan CEO Inpex Corp. Saat itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melaporkan revisi PoD ke Presiden Jokowi.

Baca juga: Jokowi Minta Konsorsium Baru untuk Blok Masela Segera Terbentuk

Hasil kesepakatan revisi PoD proyek Blok Masela menyebut Pemerintah Indonesia menyetujui tambahan waktu tujuh tahun dan perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) Wilayah Kerja atau Blok Masela selama 20 tahun hingga 2055.

Melalui Instagram, Facebook, dan Twitter, Presiden Jokowi juga menyebut proyek Blok Masela: “Investasi yang bernilai besar ini akan sangat berarti bagi Indonesia!

Indonesia dapat menerima aliran investasi 39 miliar dollar AS—termasuk 10 persen milik Provinsi Maluku. Inpex dan mitranya dapat menerima 33,3 miliar dollar AS.

Potensi investasi itu dapat dioptimalkan multiplier effect seperti industri petrokimia dan potensi investasi lain sekitar 5 miliar dollar AS di Kepulauan Tanimbar dan sekitarnya.

Sedangkan Takayuki Ueda melihat keunggulan ladang gas abadi Blok Masela yakni produktivitas reservoir sangat bagus dan dapat beroperasi stabil memproduksi LNG (gas alam cair) jangka panjang.

Maka kini lahir kebutuhan mendesak zona Blok Masela dan sekitarnya menjadi satu provinsi baru yang bernilai sangat strategis sebagai ‘prisai’ keamanan energi, geo-ekonomi, dan geo-politik Negara RI kini dan ke depan.

Nilai strategis Blok Masela

Proyek Blok Masela dapat menjadi mesin pertumbuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan Maluku dan sekitarnya di kawasan Indonesia Timur. Misalnya, menurut kalkulasi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, pembangunan Proyek Blok Masela dapat menyerap 30 ribu tenaga kerja langsung maupun pendukung, dan saat proyek beroperasi, termasuk industri petrokimia, dapat menyerap sekitar 4.000 – 7.000 tenaga kerja.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Regional
Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Regional
Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Regional
Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.