Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Human Error" Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Alphard Vs Truk di Tol Semarang-Solo

Kompas.com - 24/11/2022, 15:38 WIB
Labib Zamani,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BOYOLALI, KOMPAS.com - Polisi mengungkap kecelakaan maut yang terjadi di ruas jalan tol Semarang-Solo KM 490 jalur A tepatnya di Dukuh Singit, Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (24/11/2022) pagi.

Kecelakaan maut tersebut terjadi diduga karena human error.

"Sementara itu (human error)," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Boyolali AKP Abdul Mufid dikonfirmasi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Kecepatan Alphard yang Tabrak Truk di Tol Solo-Semarang 120 Km/Jam, Sopir Diduga Mengantuk

Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kecelakaan yang mengakibatkan tiga dari lima orang penumpang meninggal dunia.

"Sambil nunggu penyelidikan lebih lanjut," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut melibatkan mobil Toyota Alphard AD 374 Z dengan truk Hino Traktor head H 1913 AR terjadi pada pukul 04.15 WIB.

Mobil tersebut ditumpangi lima orang yakni empat penumpang dan satu sopir.

Akibat kejadian itu, tiga orang penumpang mobil Toyota Alphard dilaporkan meninggal dunia, dan dua luka ringan. Sementara kondisi mobil rusak parah.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Dalmadi mengatakan, kecelakaan terjadi bermula mobil Toyota Alphard yang dikemudikan Jefri Fajar Rifai (42) warga Desa Klepu, Ceper, Klaten berjalan dari arah barat ke timur (Semarang-Solo).

Sesampainya di lokasi kejadian mobil Toyota Alphard  menabrak Truk Hino Traktor yang dikemudikan oleh Gunawan yang berjalan searah di depannya di lajur satu.

Setelah menabrak mobil Toyota Alphaed kemudian oleng ke kanan menabrak median jalan.

"Tiga meninggal dan dua luka ringan," kata Dalmadi dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Kecelakaan Maut Alphard Vs Truk di Tol Semarang-Solo, Tiga Penumpang Tewas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pria di Taput Tewas Tertimbun Longsor Saat di Sawah

Pria di Taput Tewas Tertimbun Longsor Saat di Sawah

Regional
Misteri Mayat Tanpa Kepala di Sungai Bungo Jambi, Korban Dibunuh oleh Teman karena Sakit Hati

Misteri Mayat Tanpa Kepala di Sungai Bungo Jambi, Korban Dibunuh oleh Teman karena Sakit Hati

Regional
Toko Libra Ambarawa Terbakar, Petugas Evakuasi Korban melalui Jendela Lantai Dua

Toko Libra Ambarawa Terbakar, Petugas Evakuasi Korban melalui Jendela Lantai Dua

Regional
Pj Gubernur Al Muktabar Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Bank Banten

Pj Gubernur Al Muktabar Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Bank Banten

Regional
Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Warga Sebut Ada yang Takut Motornya Ikut Diangkut Polisi

Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Warga Sebut Ada yang Takut Motornya Ikut Diangkut Polisi

Regional
Tuntut Penyelesaian Konflik Sengketa Lahan, Wali Murid SDN 212 Kota Jambi Duduki Sekolah

Tuntut Penyelesaian Konflik Sengketa Lahan, Wali Murid SDN 212 Kota Jambi Duduki Sekolah

Regional
Pemilu 2024, PDI-P Kuasai Kursi di DPRD Kulon Progo

Pemilu 2024, PDI-P Kuasai Kursi di DPRD Kulon Progo

Regional
Pengalaman Kuswanto, Jual Sapi 900-an Kg untuk Kurban Jokowi di Jambi

Pengalaman Kuswanto, Jual Sapi 900-an Kg untuk Kurban Jokowi di Jambi

Regional
Tak Hanya Tutup Kelas Bekas WC, Kepsek SD di Kampar Diminta Ajukan Proporsal CSR ke Pertamina

Tak Hanya Tutup Kelas Bekas WC, Kepsek SD di Kampar Diminta Ajukan Proporsal CSR ke Pertamina

Regional
Kepala Korban Pembunuhan di Sungai Bungo Jambi Masih Dicari, Polisi: Permintaan Keluarganya

Kepala Korban Pembunuhan di Sungai Bungo Jambi Masih Dicari, Polisi: Permintaan Keluarganya

Regional
Segera Digelar, Festival Bakar Tongkang 2024 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Riau

Segera Digelar, Festival Bakar Tongkang 2024 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Riau

Regional
Akibat Proyek IKN, Warga Palu Terpapar Debu hingga Tangkapan Ikan Berkurang, Ini Kisahnya...

Akibat Proyek IKN, Warga Palu Terpapar Debu hingga Tangkapan Ikan Berkurang, Ini Kisahnya...

Regional
Hari Sabtu, Posko Layanan PPDB di Jateng Tetap Buka di 596 Sekolah untuk Verifikasi Berkas

Hari Sabtu, Posko Layanan PPDB di Jateng Tetap Buka di 596 Sekolah untuk Verifikasi Berkas

Regional
Karyawati PT Sat Nusapersada Batam Curi 143 HP yang Baru Dirakit, Dijual di Medsos

Karyawati PT Sat Nusapersada Batam Curi 143 HP yang Baru Dirakit, Dijual di Medsos

Regional
Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024, Mbak Ita Sampaikan Terima Kasih atas Kinerja OPD

Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024, Mbak Ita Sampaikan Terima Kasih atas Kinerja OPD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com