Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Wasiat Terakhir KH Abun Bunyamin Ruhiat untuk Ribuan Santri Ponpes Cipasung

Kompas.com - 19/11/2022, 13:20 WIB
Maya Citra Rosa

Editor

KOMPAS.com - Sebelum wafat, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiat menyampaikan wasiat terakhirnya untuk para santri.

Salah satu keluarga, Haryadi mengatakan, sebelum meninggal, KH Abun menyampaikan wasiat terakhir untuk para santri.

Dalam wasiat terakhir KH Abun Bunyamin Ruhiat meminta para santri mengaji sebuah kitab yang katanya akan bermanfaat bagi masa depan.

"Sementara untuk keluarga dan alumninya diminta lebih konsisten dan istikomah membina umat. Walaupun misalnya santri cuma satu orang, harus tetap konsisten untuk mengajar. Jangan melihat jumlah," kata Haryadi.

Sebelumnya diberitakan, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat meninggal di RS TMC Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/11/2022) pukul 10.12 WIB.

KH Abun meninggal dalam usia 73 tahun.

Baca juga: Jokowi Berterima Kasih ke Muhammadiyah dan Aisyiyah atas Kontribusi untuk Pendidikan

"Beliau wafat pukul 10.12 WIB di RS TMC. Dirawat di RS TMC seminggu," ujar Haryadi.

Haryadi menambahkan, jenazah akan dimakamkan di Ponpes Cipasung dengan diantar ribuan santri Ponpes Cipasung.

"Proses pemakaman hari ini. Tapi kami menunggu dahulu keluarga dan santrinya. Karena ribuan santri ingin datang dan menyolatkan beliau," ujarnya.

Almarhum Kiai Abun, lanjut Haryadi, semasa hidupnya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mencintai Indonesia karena negara ini adalah warisan pahlawan dan ulama.

Sosok KH Abun Bunyamin Ruhiat

Baca juga: Pimpinan Ponpes Cipasung Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat Meninggal

Dilansir dari NU Online, Pria akrab disapa Kiai Abun lahir pada 27 September 1949 dari pasangan KH Ruhiat dan Hj Siti Aisyah, merupakan Pendiri Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya.

Kiai Abun menempuh pendidikan formal hingga mendapat gelar Magister Studi Agama di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Sementara pendidikan non formal, Kiai Abun memperoleh ilmu dari sang ayah di Ponpes Cipasung, hingga rajin mengaji dari satu pesantren ke pesantren lain.

Almarhum juga tercatat sebagai dosen pascasarjana Institut Agama Islam Cipasung hingga mengemban aman sebagai Rais Syuriah PBNU tahun 2022-2027.

Sumber: Kompas.com (Penulis Farid Assifa | Editor Farid Assifa)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tol Kalikangkung-Pejagan Brebes Mulai Dibuka Normal Pukul 08.00 WIB

Tol Kalikangkung-Pejagan Brebes Mulai Dibuka Normal Pukul 08.00 WIB

Regional
Kronologi Satu Keluarga Tewas dalam Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Kronologi Satu Keluarga Tewas dalam Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 16 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Ombudsman NTT Temukan Ada Pungutan Liar 'Amplop Cokelat' di Kapal ASDP

Ombudsman NTT Temukan Ada Pungutan Liar "Amplop Cokelat" di Kapal ASDP

Regional
10 Atlet Bertalenta Khusus Asal Jateng Bertanding ke Bangladesh Wakili Indonesia

10 Atlet Bertalenta Khusus Asal Jateng Bertanding ke Bangladesh Wakili Indonesia

Regional
Mengenal Besek, Wadah Ramah Lingkungan dari Anyaman Bambu

Mengenal Besek, Wadah Ramah Lingkungan dari Anyaman Bambu

Regional
Jalur Ajibarang-Bumiayu Padat, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Tol Pemalang dan Bandung

Jalur Ajibarang-Bumiayu Padat, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Tol Pemalang dan Bandung

Regional
Kronologi Bus ALS Berpenumpang 47 Orang Terbalik di Jalur 'One Way' Padang-Bukittinggi, 1 Tewas

Kronologi Bus ALS Berpenumpang 47 Orang Terbalik di Jalur "One Way" Padang-Bukittinggi, 1 Tewas

Regional
Kisah Nahkoda KMP Sebuku Kapten Dwi Irianto, Tak Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga 24 Tahun

Kisah Nahkoda KMP Sebuku Kapten Dwi Irianto, Tak Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga 24 Tahun

Regional
Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong 

Sebelum Tewas Tenggelam di Sungai, Jabarudin Sempat Teriak Minta Tolong 

Regional
Rem Blong, Motor Terperosok di Perbukitan Menumbing, Seorang Ibu Tewas

Rem Blong, Motor Terperosok di Perbukitan Menumbing, Seorang Ibu Tewas

Regional
Dugaan Penyebab Tewasnya 4 Orang Dalam Mobil yang Terjebak Lumpur

Dugaan Penyebab Tewasnya 4 Orang Dalam Mobil yang Terjebak Lumpur

Regional
Bus ALS Terbalik di Jalur One Way Padang-Bukittinggi, Satu Tewas, Puluhan Terluka

Bus ALS Terbalik di Jalur One Way Padang-Bukittinggi, Satu Tewas, Puluhan Terluka

Regional
Hilang Sejak Malam Takbiran, Perempuan di Sukoharjo Ditemukan Tewas Tertutup Plastik Hitam

Hilang Sejak Malam Takbiran, Perempuan di Sukoharjo Ditemukan Tewas Tertutup Plastik Hitam

Regional
Pria di Alor NTT Aniaya Temannya Usai Minum Miras

Pria di Alor NTT Aniaya Temannya Usai Minum Miras

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com