Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyalur 8 TKI Ilegal yang Speedboat-nya Terbalik di Perairan Batam Ditangkap

Kompas.com - 17/11/2022, 13:20 WIB

BATAM, KOMPAS.com – Ditpolairud Polda Kepri berhasil menangkap satu orang terduga pelaku penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) nonprosedural yang speedboat-nya terbalik dan tenggelam di perairan Batam pada Selasa (15/11/2022).

Kabinda Kepri Laksma TNI Adriansyah mengatakan, terduga pelaku yang diamankan adalah pria berinisial M, warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Benar dari peristiwa tersebut kami melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang berperan sebagai penyalur,” kata Ardiansyah melalui telepon, Kamis (17/11/2022).

Baca juga: Speedboat Pengangkut TKI Ilegal Terbalik di Perairan Batam, 3 Orang Meninggal

Adriansyah menyebutkan, keberadaan pelaku M berhasil dilacak berkat kecanggihan teknologi.

Setelah berhasil melacak keberadaan terduga pelaku, pihaknya kemudian melakukan pemantauan di lokasi kediamannya pada Selasa (15/11/2022) malam kemarin.

“Penggunaan teknologi kami kerahkan untuk mendukung Ditpolairud Polda Kepri dalam mengungkap jaringan yang terlibat dalam pengiriman TKI nonprosedural,” papar Ardiansya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan guna mengungkap komplotan pelaku atas tragedi tersebut.

Sebuah speedboat yang diduga mengangkut Pekerja Migran Indonesia (TKI) illegal kembali mengalami insiden, yakni terbalik dan tenggelam di Perairan Kabil Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (15/11/2022). Pelaku yang berperan sebagai penyalur non-prosedural ditangkap.DOK BASARNAS TANJUNGPINANG Sebuah speedboat yang diduga mengangkut Pekerja Migran Indonesia (TKI) illegal kembali mengalami insiden, yakni terbalik dan tenggelam di Perairan Kabil Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (15/11/2022). Pelaku yang berperan sebagai penyalur non-prosedural ditangkap.

Sebelumnya, sebuah speedboat yang mengangkut TKI ilegal terbalik dan tenggelam di Perairan Kabil Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Di hari ketiga pencarian ini, tim Basarnas Tanjungpinang telah menemukan empat korban kapal tersebut, di mana satu orang selamat sementara tiga orang lainnya ditemukan meninggal.

Baca juga: Minibus Rombongan Peziarah Terbalik di Bojonegoro, 2 Penumpang Terluka

Kejadian speedboat terbalik pertama kali diketahui dari Batam VTS, tepatnya pada pukul 10.00 WIB, Selasa (15/11/2022). Saat itu, diketahui seorang korban terapung di laut.

Berdasarkan informasi dari korban yang berhasil diselamatkan tersebut, speedboat yang ditumpangi mereka mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan terbalik dan tenggelam sekitar pukul 21.30 WIB, Senin (14/11/2022) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bermula dari Diejek Anak Muda, Pecatan TNI di Jambi yang Jadi ODGJ Bakar Rumah Orangtua

Bermula dari Diejek Anak Muda, Pecatan TNI di Jambi yang Jadi ODGJ Bakar Rumah Orangtua

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Pemuda yang Meninggal Saat Hadiri Peringatan 1 Abad NU | Kasus Ibu Bakar Bayi di Madiun

[POPULER NUSANTARA] Sosok Pemuda yang Meninggal Saat Hadiri Peringatan 1 Abad NU | Kasus Ibu Bakar Bayi di Madiun

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Februari 2023: Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Februari 2023: Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Ilegal di Pati dan Blora yang Berpotensi Sebabkan Banjir

Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Ilegal di Pati dan Blora yang Berpotensi Sebabkan Banjir

Regional
Goa Batu Hapu di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Goa Batu Hapu di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Februari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Februari 2023

Regional
Diduga Cabuli Balita, Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Jadi Tersangka dan Ditahan

Diduga Cabuli Balita, Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Miss Universe 2022 R'Bonney Nola Gabriel Kunjungi Desa Sade Lombok

Miss Universe 2022 R'Bonney Nola Gabriel Kunjungi Desa Sade Lombok

Regional
Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Paling Aktif di Indonesia, Erupsi Hampir Setiap Tahun

Gunung Karangetang di Sitaro Sulut Paling Aktif di Indonesia, Erupsi Hampir Setiap Tahun

Regional
Aksi Sodomi Pria ke Bocah Laki-laki, Pancing Korban Datang ke Rental PS hingga Diimingi Top Up Game Online

Aksi Sodomi Pria ke Bocah Laki-laki, Pancing Korban Datang ke Rental PS hingga Diimingi Top Up Game Online

Regional
Harap-harap Cemas Nasib Erma, Buruh Apparel Grobogan sejak Videonya Protes Bos India Viral

Harap-harap Cemas Nasib Erma, Buruh Apparel Grobogan sejak Videonya Protes Bos India Viral

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan 4 Kapal Kayu Rp 3,9 M di Bima, Polisi Periksa 30 Saksi

Dugaan Korupsi Pengadaan 4 Kapal Kayu Rp 3,9 M di Bima, Polisi Periksa 30 Saksi

Regional
Bupati Kendal Ungkap Kecocokan Saat Dipasangkan dengan Gibran jika Maju Pilgub Jateng

Bupati Kendal Ungkap Kecocokan Saat Dipasangkan dengan Gibran jika Maju Pilgub Jateng

Regional
Saat Mahasiswa dari Norwegia dan Swedia Memainkan Gendang Belek di Lombok Tengah...

Saat Mahasiswa dari Norwegia dan Swedia Memainkan Gendang Belek di Lombok Tengah...

Regional
Minyakita di Kendal Langka, Disinyalir Ada Beberapa Pedagang Besar Menimbun

Minyakita di Kendal Langka, Disinyalir Ada Beberapa Pedagang Besar Menimbun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.