Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/11/2022, 16:38 WIB

 

KOMPAS.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap kegiatan Pencanangan Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Kesehatan tingkat Provinsi Riau dapat menekan kasus stunting di wilayahnya.

"Utamanya dalam membantu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di semua lini, mulai dari kecamatan sampai tingkat desa," kata Syamsuar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (16/11/2022).

Pernyataan tersebut Syamsuar sampaikan saat menghadiri Pencanangan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Provinsi Riau serta pengukuhan Ketua TP-PKK Provinsi Riau dan Ketua TP-PKK kabupaten dan kota se-Riau sebagai bunda asuh anak stunting di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu.

Ia mengatakan, pencanangan tersebut merupakan strategis untuk meningkatkan capaian program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau.

Baca juga: Komisi III Apresiasi Kesiagaan Polri Jaga Keamanan KTT G20: Kapolri Turun Langsung Ke Lapangan

Dengan melibatkan dukungan dan kontribusi nyata berbagai pihak, Syamsuar yakin bahwa angka stunting di Provinsi Riau bisa turun dari 22 persen menjadi 14 persen pada 2024.

Berbagai pihak yang dimaksud, yaitu TP-PKK provinsi, kabupaten dan kota sampai ke tingkat desa, yang diikuti para bidan, tenaga pos pelayanan terpadu (posyandu), kader posyandu, serta mitra terkait lainnya.

"Ini memang harus ada kerja nyata, tidak bisa hanya teori saja dan arahan-arahan saja," ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut, seluruh pihak terkait harus turun ke lapangan dan dan melakukan pengecekan terhadap warga yang sekarang ini termasuk dalam kategori stunting.

Baca juga: Sido Muncul Sumbang Rp 500 Juta untuk Bantu Program Pengentasan Stunting

Dengan begitu, bisa dilihat kejelasan perkembangannya dan pihak terkait dapat memberikan berbagai intervensi, baik berkaitan makanan tambahan, obat-obatan, dan vitamin agar tingkat stunting di suatu wilayah semakin berkurang.

"Tentunya inilah menjadi harapan kami dengan apa yang ditargetkan pemerintah 14 persen pada 2024 itu dapat tercapai," tutur Syamsuar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.