Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sakit Hati, Suami Bunuh Istri Sirinya di Riau

Kompas.com - 11/11/2022, 06:57 WIB
Idon Tanjung,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak di Riau, mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita bernama Santi Kholifah (40). Pelaku ternyata suaminya sendiri, Sorianto Tambunan (47).

Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan ini bermula saat penemuan mayat wanita di Sungai Siak di Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, Minggu (30/10/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap wanita tersebut dibunuh oleh suaminya.

Baca juga: Borgol di Mayat Jembatan Ciwulan Tasikmalaya Ternyata Milik Yayasan Pengobatan ODGJ

"Ya, pelaku sudah ditangkap, berinisial ST (Sorianto Tambunan) pada 7 November 2022 kemarin, di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara," ujar Ronald dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (10/11/2022).

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Siak Iptu Tony Prawira menjelaskan, korban ini awalnya ditemukan tewas mengapung di Sungai Siak. Usai membunuh, pelaku membuang mayat korban ke Sungai Siak.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk diotopsi.

"Dari hasil otopsi, ditemukan bahwa korban meninggal dengan tidak wajar," beber Tony.

Baca juga: Pria di Riau Ditangkap 4 Hari Sebelum Nikah karena Narkoba, Akhirnya Akad di Kantor Polisi

Setelah itu, pihaknya memberangkatkan jenazah korban ke kampung halamannya di Bekasi, Jawa Barat. Petugas turut membantu biaya pemulangan jenazah.

"Selanjutnya kami melakukan penyelidikan. Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi yang diperoleh, pelaku mengarah kepada suami korban," ujar Tony.

Pelaku, lanjut dia, diketahui berada di wilayah Sumatera Utara, dan sering berpindah tempat. Pelaku akhirnya ditangkap tim Satreskrim Polres Siak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku merupakan suami siri korban. Pelaku membunuh istri sirinya karena sakit hati.

"Pelaku mengaku sakit hati, karena istrinya memiliki hubungan dengan pria lain. Pelaku merasa dimanfaatkan oleh korban untuk membiayai hidup anak-anak korban dari pernikahan sebelumnya. Sementara korban katanya tetap menjalin hubungan dengan pria lain," ungkap Tony.

Pelaku juga merencanakan pembunuhan tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 jo Pasal 338 KUHP. Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Soal Temuan Kerangka Wanita di Pekarangan Rumah Residivis Pembunuhan, Ada Bekas Luka Bakar

Regional
Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Pencarian Dokter RSUD Praya yang Hilang Saat Memancing di Laut Dihentikan

Regional
Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Dampak Banjir Demak, Ancaman Hama dan Produksi Kacang Hijau Bagi Petani

Regional
Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Direktur Perumda Air Minum Ende Nyatakan Siap Maju Pilkada 2024

Regional
Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Awal Mula Temuan Kerangka Wanita di Wonogiri di Pekarangan Rumah Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

[POPULER REGIONAL] Alasan Kapolda Ancam Copot Kapolsek Medan Kota | Duel Bos Sawit dengan Perampok di Jambi

Regional
Sindir Pemerintah, Warga 'Panen' Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Sindir Pemerintah, Warga "Panen" Ikan di Jalan Berlubang di Lampung Timur

Regional
Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Pria Ini Curi Sekotak Susu karena Anaknya Menangis Kelaparan, Dibebaskan dan Diberi 13 Kotak

Regional
Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Saat Dua Bule Eropa Ikut Halalbihalal di Magelang, Awalnya Dikira Pesta Pernikahan

Regional
Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Pilkada Nunukan, Ini Syarat Dukungan Jalur Partai dan Independen

Regional
Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Pilkada Kabupaten Semarang, Belum Ada Partai yang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati

Regional
Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Protes, Pria Berjas dan Berdasi di Palembang Mandi di Kubangan Jalan Rusak

Regional
Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Sebuah Mobil Terlibat Kecelakaan dengan 4 Motor, Awalnya Gara-gara Rem Blong

Regional
Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Rektor Unpatti Bantah Aksi Mahasiswa, Jamin Ada Ruang Aman di Kampus

Regional
Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Terjadi Lagi, Rombongan Pengantar Jenazah Cekcok dengan Warga di Makassar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com