Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditetapkan PPKM Level 1, Kasus Covid-19 di Balikpapan Capai 50 Orang Positif Per Hari

Kompas.com - 10/11/2022, 13:28 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Kasus covid-19 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, semakin menunjukkan peningkatan. Dari penyampaian Satgas Covid-19 Kota Balikpapan menyebutkan bahwa tambahan kasus setiap harinya sebanyak 40-50 kasus.

Meski jumlah tersebut meningkat, namun dalam putusan Inmendagri nomor 48 tahun 2022 menetapkan status PPKM di Balikpapan berada di Level 1.

Baca juga: 6 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Varian XBB di Jateng

"Melalui evaluasi dari Inmendagri ini sifatnya bulanan, namun Satgas juga evaluasi secara harian dan mingguan," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat konferensi pers di Pemkot pada Kamis (10/11/2022).

Wanita yang akrab disapa Dio ini mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi harian. Diketahui saat ini ada peningkatan kasus antara 40-50 kasus per hari yang terlokalisasi pada kelompok pekerja, baik yang masuk ke lokasi kerja maupun melakukan perjalanan.

"Secara harian kondisi Balikpapan berada di level 3, oleh karena itu mari kita tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker," akunya.

Sementara keterisian rumah sakit saat ini masih dalam kondisi relatif aman, bor untuk ruang isolasi 6 persen dan ruang ICU 7 persen. Dirinya juga mengimbau semua rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan dan membuka layanan covid-19.

Diakui jika saat ini ada beberapa kondisi penyakit yang gejalanya hampir sama, yaitu demam, batuk dan pilek. Gejala ini bisa saja Covid-19 maupun DBD, karena cuaca yang tidak menentu.

"Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat agar memeriksakan diri jika ada gejala tersebut," jelasnya.

Untuk wilayah kota Balikpapan, kasus terbanyak berada di daerah Balikpapan Utara sebanyak 58 kasus, Balikpapan Selatan ada 42 kasus. Kemudian untuk kelurahan yang memiliki banyak kasus ada di Gunung Samarinda sebanyak 19 kasus dan Sungai Nangka ada 16 kasus.

"Kalau untuk rasio penularan berada di 0.43, artinya masih aman untuk pemerintah swasta dan masyarakat melakukan kegiatan dengan protokol kesehatan," terangnya.

Dan secara nasional Kementerian kesehatan telah merilis bahwa ditemukan varian XBB di indonesia, namun belum ditemukan di kota Balikpapan.

Baca juga: Ada 5 Kasus Baru Covid-19 di Kota Bima, Salah Satu Pasien Masih Balita

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Berduel gara-gara Tak Terima Pacar Dirayu, Pelajar SMK di Lombok Tengah Ditusuk

Regional
Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Membandel, 4 Lokasi Tambang Liar di Pati Ditutup Paksa ESDM dan Petugas Gabungan

Regional
Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Dipilih Ikut Olimpiade Sains dan Matematika Asia, Nono Bertemu Gubernur NTT

Regional
Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Kejati Kaltim Tahan 2 Mantan Dirut Perusahaan Migas Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Pemprov Kaltim

Regional
Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Pedagang Lato-lato Tewas Dibunuh Temannya Sendiri, Berawal dari Cekcok

Regional
Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Penyebab Kebakaran SPBU di Toraja Masih Diselidiki, Polisi Sebut Ada Mobil Pikap dan Sopir Ikut Terbakar

Regional
Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Guru Honorer di Minahasa Selatan Cabuli 16 Siswa Laki-laki

Regional
Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Jelang Tahun Politik, ASN Pemkot Ambon Diingatkan Tidak Terlibat Politik Praktis

Regional
Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Viral Indomie Rp 41.000 di Semarang, Pemilik Klarifikasi, Klaim Warung Tetap Ramai

Regional
Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Ungkap Penyeludupan Terumbu Karang di Bima, Polisi: Sengaja Ditutup Pakai Jerami

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Februari 2023

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 7 Februari 2023

Regional
'Separuh Usiaku Mengabdi sebagai Honorer di Papua Barat'

"Separuh Usiaku Mengabdi sebagai Honorer di Papua Barat"

Regional
Kapolda Papua: Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Dibawa Keluar dari Distrik Paro, Nduga

Kapolda Papua: Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Dibawa Keluar dari Distrik Paro, Nduga

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 7 Februari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 7 Februari 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.