Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korupsi Uang Makan Minum Nakes, 4 Pegawai RSUD Ambon Jadi Tersangka

Kompas.com - 08/11/2022, 15:15 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Andi Hartik

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi uang makan dan minum tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di RSUD dr M Haulussy Ambon tahun 2020.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yakni JAA, LML, MD dan HB. Keempatnya merupakan pegawai di RSUD Ambon.

Asisten Pidana Khusus (Adpidsus) Kejati Maluku, Triono Rahyudi mengatakan, penetapan empat tersangka dalam kasus itu dilakukan setelah penyidik Pidsus Kejati Maluku melakukan upaya penyelidikan dan menerima hasil audit kerugian negara dalam kasus tersebut.

Baca juga: Persoalan Sampah di Ambon, Pemkot Berencana Libatkan Pihak Ketiga

“Yang ditetapkan sebagai tersangka yakni JAA, LML, MD dan HB,” kata Triono kepada wartawan di kantor Kejati Maluku, Selasa (8/11/2022).

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil audit ditemukan adanya dugaan penyimpangan terhadap uang makan dan minum untuk nakes yang menangani Covid-19 di RSUD dr M Haulussy sebesar Rp 600 juta.

Baca juga: Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Ambon, Pelanggar Pertama Seorang Polisi

“Berdasarkan hasil audit yang dilakukan, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 600 juta,” terangnya.

Selanjutnya, penyidik akan memanggil keempat orang tersebut untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

”Mereka akan segera diperiksa sebagai tersangka,” ujarnya.

Disinggung soal penanganan kasus dugaan korupsi pembayaran jasa medical check up calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Pilkada Maluku tahun 2016-2020 yang ditangani oleh RSUD dr Haulussy Ambon, Triono mengaku kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk dugaan korupsi jasa pembayaran medical check up calon kepala daerah itu masih dalam penyelidikan,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pria di Taput Tewas Tertimbun Longsor Saat di Sawah

Pria di Taput Tewas Tertimbun Longsor Saat di Sawah

Regional
Misteri Mayat Tanpa Kepala di Sungai Bungo Jambi, Korban Dibunuh oleh Teman karena Sakit Hati

Misteri Mayat Tanpa Kepala di Sungai Bungo Jambi, Korban Dibunuh oleh Teman karena Sakit Hati

Regional
Toko Libra Ambarawa Terbakar, Petugas Evakuasi Korban melalui Jendela Lantai Dua

Toko Libra Ambarawa Terbakar, Petugas Evakuasi Korban melalui Jendela Lantai Dua

Regional
Pj Gubernur Al Muktabar Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Bank Banten

Pj Gubernur Al Muktabar Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Bank Banten

Regional
Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Warga Sebut Ada yang Takut Motornya Ikut Diangkut Polisi

Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Warga Sebut Ada yang Takut Motornya Ikut Diangkut Polisi

Regional
Tuntut Penyelesaian Konflik Sengketa Lahan, Wali Murid SDN 212 Kota Jambi Duduki Sekolah

Tuntut Penyelesaian Konflik Sengketa Lahan, Wali Murid SDN 212 Kota Jambi Duduki Sekolah

Regional
Pemilu 2024, PDI-P Kuasai Kursi di DPRD Kulon Progo

Pemilu 2024, PDI-P Kuasai Kursi di DPRD Kulon Progo

Regional
Pengalaman Kuswanto, Jual Sapi 900-an Kg untuk Kurban Jokowi di Jambi

Pengalaman Kuswanto, Jual Sapi 900-an Kg untuk Kurban Jokowi di Jambi

Regional
Tak Hanya Tutup Kelas Bekas WC, Kepsek SD di Kampar Diminta Ajukan Proporsal CSR ke Pertamina

Tak Hanya Tutup Kelas Bekas WC, Kepsek SD di Kampar Diminta Ajukan Proporsal CSR ke Pertamina

Regional
Kepala Korban Pembunuhan di Sungai Bungo Jambi Masih Dicari, Polisi: Permintaan Keluarganya

Kepala Korban Pembunuhan di Sungai Bungo Jambi Masih Dicari, Polisi: Permintaan Keluarganya

Regional
Segera Digelar, Festival Bakar Tongkang 2024 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Riau

Segera Digelar, Festival Bakar Tongkang 2024 Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Riau

Regional
Akibat Proyek IKN, Warga Palu Terpapar Debu hingga Tangkapan Ikan Berkurang, Ini Kisahnya...

Akibat Proyek IKN, Warga Palu Terpapar Debu hingga Tangkapan Ikan Berkurang, Ini Kisahnya...

Regional
Hari Sabtu, Posko Layanan PPDB di Jateng Tetap Buka di 596 Sekolah untuk Verifikasi Berkas

Hari Sabtu, Posko Layanan PPDB di Jateng Tetap Buka di 596 Sekolah untuk Verifikasi Berkas

Regional
Karyawati PT Sat Nusapersada Batam Curi 143 HP yang Baru Dirakit, Dijual di Medsos

Karyawati PT Sat Nusapersada Batam Curi 143 HP yang Baru Dirakit, Dijual di Medsos

Regional
Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024, Mbak Ita Sampaikan Terima Kasih atas Kinerja OPD

Kota Semarang Masuk Nominasi TPID Award 2024, Mbak Ita Sampaikan Terima Kasih atas Kinerja OPD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com