Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/11/2022, 11:15 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Diduga karena ada masalah rumah tangga, CE (49) warga Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang gantung diri. Aksi nekat tersebut dilakukan di ruangan SD Negeri Kupang 1 Ambarawa yang sedang direnovasi.

Kapolsek Ambarawa AKP Wigiyadi mengatakan, korban merupakan warga sekitar sekolah tersebut. "Dia juga bekerja merenovasi bangunan di SD Negeri Kupang 1 tersebut," jelasnya, Senin (7/11/2022).

Baca juga: Napi Anak di Palembang Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Kamar Isolasi

Wigiyadi mengatakan korban pertama kali ditemukan sesama pekerja renovasi di sekolah tersebut. "Pertama kali yang melihat namanya Bagas, warga Kecamatan Jambu sekira pukul 06.50 WIB saat akan masuk ke lokasi proyek," ungkapnya.

Wigiyadi mengatakan dari pengecekan tenaga medis Inafis Polres Semarang dan Puskesmas Ambarawa, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan permintaan keluarga, untuk dugaan sementara korban melakukan bunuh diri dikarenakan masalah keluarga," jelasnya.

Atas permintaan keluarga, lanjutnya, korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. "Korban murni meninggal karena gantung diri, dan atas permintaan keluarga akan langsung dimakamkan," kata Wigiyadi.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Baca juga: Anak Temukan Ayah Tewas Gantung Diri di Probolinggo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Laga PSIS Vs Persib, Ganjar Geleng-geleng Kepala Melihat Tumpukan Sampak di Stadion Jatidiri Semarang

Usai Laga PSIS Vs Persib, Ganjar Geleng-geleng Kepala Melihat Tumpukan Sampak di Stadion Jatidiri Semarang

Regional
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 21 Rumah di Banyumas Rusak

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 21 Rumah di Banyumas Rusak

Regional
Pengamat Sebut Megawati Lebih Rileks Saat Bersama Gibran, tapi Terlihat Kikuk dengan Ganjar

Pengamat Sebut Megawati Lebih Rileks Saat Bersama Gibran, tapi Terlihat Kikuk dengan Ganjar

Regional
Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Regional
Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Regional
2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Regional
Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Regional
KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

Regional
Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Regional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Regional
Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Regional
Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Regional
Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Regional
Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Regional
Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.