Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalur Gumitir Longsor, Lalu Lintas Banyuwangi-Jember Macet Total

Kompas.com - 06/11/2022, 21:57 WIB
Rizki Alfian Restiawan,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Tebing di jalur Gumitir kembali longsor, akibatnya arus lalu lintas dari arah Banyuwangi maupun Jember, macet total.

Tebing setinggi 8 meter dengan lebar 15 meter itu, menutup jalan raya. Longsor itu juga membuat sebuah pohon dengan diameter 250 cm tumbang.

Peristiwa longsor itu terjadi pada Minggu (6/11/2022) petang sekitar pukul 18.02 Wib.

"Lokasinya masuk Kabupaten Jember," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, kepada Kompas.com, Minggu (6/11/2022).

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa Kebumen, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Titik longsor berada di Jalan Raya Jember-Banyuwangi KM-231+100, masuk Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, tepat di koordinat 8.25166, 113.92591.

Berdasarkan data dari BPBD Jember, longsoran diakibatkan adanya hujan deras dengan intensitas tinggi sekitar pukul 14.30 Wib.

Hingga jelang magrib, hujan lebat itu kemudian membuat tebing di jalur perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Jember itu turun, dan menutupi jalan raya.

"Sementara arus lalu lintas malam ini belum bisa dilalui akibat longsor," kata Ilzam.

Baca juga: Tertimbun Longsor, Jalan Suropati Semarang Ditutup Sementara

Ilzam mengatakan, upaya pembersihan jalan yang tertutup longsor masih berlangsung.

"Sampai saat ini masih proses evakuasi. Dibutuhkan alat berat untuk mengevakuasi longsoran," ungkap Ilzam.

Dia mengingatkan kepada para pengguna jalan untuk waspada dan berhati-hati, sebab jalan di sepanjang jalur Gumitir, licin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Kilas Daerah
Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com