Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turun dari Pikap Curian untuk Kabur, Maling di Lampung Jatuh Diterjang Polisi

Kompas.com - 04/11/2022, 17:49 WIB
Tri Purna Jaya,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang pencuri mobil pikap ditangkap setelah jatuh diterjang polisi ketika berusaha kabur di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Pesawaran.

Pelaku turun dari mobil yang dicurinya lalu berlari saat diadang anggota Satlantas Polres Pesawaran, Kamis (3/11/2022) sore.

Kepala Satlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo mengatakan, penangkapan itu terjadi di Jalinbar dekat Masjid Al Arafah.

Baca juga: Kepergok Bobol Rumah Polisi, Pencuri di Musi Rawas Nyaris Tusuk Korbannya

Martoyo mengatakan, pelaku berinisial RD (21) warga Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

"Pelaku sedang dalam pelariannya setelah mencuri satu unit mobil pik up L300 di Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung," kata Martoyo saat dihubungi, Jumat (4/11/2022) petang.

Kronologi penangkapan ini bermula saat anggota Satlantas Polres Pesawaran yang sedang berpatroli mendapatkan informasi tentang pencurian mobil pikap.

Dalam informasi itu disebutkan pelaku diduga melarikan diri melalui Jalinbar ke arah Kabupaten Pringsewu.

Di dekat Masjid Al Arafah, anggota melihat mobil pik up BE 9470 YB melintas pelan lantaran arus lalu lintas macet di jam pulang kerja itu.

"Anggota lalu mengadang mobil itu," kata Martoyo.

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat yang Produksi Uang Palsu Rp 1,2 Miliar, 11 Pelaku Ditangkap

Tak dinyana, pelaku turun dari mobil dan langsung berlari berusaha kabur dari adangan polisi.

Menurut Martoyo, pelaku RD kabur dan masuk perkebunan warga yang berada di tepi jalan.

Di dalam kebun, anggota kepolisian berhasil mengejar pelaku lalu menerjangnya hingga terjatuh.

"Dibantu warga setempat, pelaku bisa ditangkap lalu dibawa ke Mapolres Pesawaran," kata Martoyo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Regional
Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Regional
Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Regional
Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Regional
Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Regional
MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

Regional
Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Regional
Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Regional
Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Regional
Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Regional
Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Regional
Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com