Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir di Aceh Tamiang Meluas ke 12 Kecamatan, Jalan Nasional Terendam

Kompas.com - 02/11/2022, 17:47 WIB
Masriadi ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

ACEH TAMIANG, KOMPAS.comBanjir meluas ke sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (2/11/2022).

Jika sehari sebelumnya banjir hanya merendam enam kecamatan, saat ini banjir merendam 12 kecamatan yaitu Kecamatan Sekerak, Kota Kuala Simpang, Tenggulun, Tamiang Hulu, Bendahara, Bandar Pusaka, Kejuruan Muda, Seruway, Karang Baru, Mayak Payed, Rantau dan Kecamatan Banda Mulia.

Petugas piket Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Khaira Sukma Junina, menyebutkan, total pengungsi hingga hari ini sebanyak 280 kepala keluarga atau 897 jiwa.

“Sedangkan kalau rumah, itu puluhan ribu yang terendam banjir,” kata Khaira Sukma Junina dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: 2 Kecamatan di Subulussalam Aceh Banjir, Lebih dari 1.000 Jiwa Terdampak

Saat ini, kondisi banjir terparah berada di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang. Banjir merendam badan jalan lintas kecamatan di kawasan itu.

Dia menyebutkan, petugas gabungan berada di lokasi banjir untuk memastikan keamanan korban banjir.

Selain itu, petugas juga masih melakukan pendataan korban banjir.

“Sedangkan untuk jalan lintas nasional, banjir merendam di Kecamatan Kejuruan Muda dan Kecamatan Karang Baru. Petugas gabungan berada di lokasi untuk memandu pengendara melintas di kawasan itu,” terangnya.

Baca juga: 6 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Puluhan Warga Mengungsi

Sebelum diberitakan, banjir merendam ratusan rumah di Kabupaten Aceh Tamiang sejak 1 November 2022 hingga hari ini.

Banjir disebabkan hujan deras sehingga Sungai Tamiang meluap dan merendam sejumlah pemukiman penduduk.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Gerombolan Bersenjata Tajam Kembali Berulah di Jalan Lingkar Salatiga

Regional
Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Elpiji 3 Kg di Semarang Mahal dan Langka, Pertamina Beri Penjelasan

Regional
Suami Istri Jual Sabu-sabu di Riau

Suami Istri Jual Sabu-sabu di Riau

Regional
Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Katering Kirimkan 800 Porsi Buka Puasa Setiap Hari ke Masjid Sheikh Zayed Solo, Ternyata Diduga Korban Penipuan

Regional
Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Regional
Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Ribuan Sampah Peraga Kampanye Menumpuk di Kantor Bawaslu Pangkalpinang

Regional
Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Polisi Tangkap Pria di Alor yang Bacok Temannya Usai Kabur 3 Hari

Regional
Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Seorang Pemuda di Rokan Hulu Bunuh Temannya gara-gara Buah Sawit

Regional
Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Dialog RI-China di Labuan Bajo NTT, Indonesia Usulkan Program Pelabuhan Karantina Kembar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com