Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baku Tembak dengan Polisi, Perampok Pasutri di Banyuasin Tewas

Kompas.com - 01/11/2022, 17:11 WIB
Aji YK Putra,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BANYUASIN, KOMPAS.com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin, Sumatera Selatan, terlibat baku tembak saat menangkap Kevin alias Peni yang merupakan buronan kasus perampokan dan pembunuhan Sunardi (55) dan Sri Narti (50).

Dalam proses penangkapan tersebut, Kevin pun tewas tertembak karena melawan polisi.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Harry Dinar mengatakan, pada Senin (31/10/2022) kemarin mereka mendapatkan informasi Kevin sedang bersembunyi di bangunan pondok sawah Dusun Sungai Keladi, Desa Rimau Sungsang Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin.

Baca juga: Perampok Todong Kepala Pegawai BRI Link di Lampung, Uang Rp 13 Juta Dibawa Kabur

Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan pada Selasa (1/11/2022) sekitar pukul 07.00 WIB .

Namun, ketika penangkapan berlangsung, Kevin melawan dengan menembakkan senjata api.

“Sehingga pelaku kami berikan tindakan tegas terukur untuk dilumpuhkan, namun ditengah perjalanan tersangka tewas,” kata Harry.

Menurut Harry, dari tersangka petugas mendapatkan barang bukti berupa satu unit senjata api jenis revolver putih.

 

Baca juga: Detik-detik Warga di Banyumas Kejar dan Tangkap Perampok Uang Rp 70 Juta

Dengan penangkapan Kevin, maka tersangka pelaku perampokan dan pembunuhan Sunardi dan Sri Narti semuanya telah tertangkap.

“Total ada lima pelaku, empat yang lain sudah ditangkap dan kini dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Disebut Jadi Pemicu Banjir, Produksi Sampah di Kota Semarang Capai 1.000 Ton per Hari

Regional
[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Regional
Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Regional
Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Regional
Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Regional
Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Regional
Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Regional
Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com