Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Guru MAN 1 yang Hilang Ditemukan Tewas di Sekitar Dermaga Pomal Kendari

Kompas.com - 18/10/2022, 10:31 WIB

KENDARI, KOMPAS, com - Salah satu guru yang dilaporkan hilang saat memancing atau memasang pukat ikan di sekitar perairan Teluk Kendari ditemukan meninggal di sekitar dermaga Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Senin (17/10/2022).

Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi perahu yang digunakan kedua korban saat memancing.

Korban kedua yang ditemukan meninggal bernama La Mbosi (51), merupakan guru olahraga di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kendari.

Baca juga: Dua Orang Guru Hilang Saat Pasang Pukat Ikan di Teluk Kendari, Satu Ditemukan Tewas

Sebelumnya, rekan korban yang juga seorang guru di SMAN 9 Kendari, Herman (47) ditemukan meninggal di belakang Kendari Water Sport pada Senin (17/10/2022) pagi.

Kedua guru itu dilaporkan hilang saat pergi memancing ikan di Teluk Kendari pada Minggu (16/10/2022).

Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Aris Sofingi mengungkapkan, jasad guru MAN 1 Kendari tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar Teluk Kendari yang melihat korban dalam posisi mengapung dengan pakaian masih utuh.

“Penemuan korban ini terjadi sekitar pukul 11.30 Wita oleh warga sekitar lokasi kejadian. Warga lalu melaporkan ke anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL),” kata Aris, pada Selasa (18/10/2022).

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Selanjutnya, mayat korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Basarnas Kendari untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Baca juga: Kisah Anggota Brimob di Kendari Jadi Korban Begal, Pelaku Masih SMA

Aris menyampaikan, dengan ditemukannya kedua korban tersebut maka operasi SAR terhadap 1 buah longboat dengan 2 orang yang pasang pukat di sekitar perairan Teluk Kendari dinyatakan selesai dan ditutup.

"Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing," tutup Aris.

Operasi pencarian dua guru di Kendari itu melibatkan Rescuer KPP Kendari, Polsek Kemaraya, SAR UHO, POM AL Kendari, Polsek KP3 Kendari, masyarakat sekitar dan keluarga korban. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Regional
Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Regional
Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Regional
Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Regional
Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Januari 2023

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Januari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Januari 2023

Regional
Balai Karantina Pertanian Kupang Musnahkan 500 Kg Daging Babi dari Sulawesi Tenggara

Balai Karantina Pertanian Kupang Musnahkan 500 Kg Daging Babi dari Sulawesi Tenggara

Regional
Nakes di Luwu Timur yang Didenda Rp 2 Miliar usai Sidak Makanan Berformalin Akhirnya Dianulir MA

Nakes di Luwu Timur yang Didenda Rp 2 Miliar usai Sidak Makanan Berformalin Akhirnya Dianulir MA

Regional
Apip, Pengkritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Yakin Tak Bersalah, Terpaksa Minta Maaf karena Diancam dan Ditekan

Apip, Pengkritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Yakin Tak Bersalah, Terpaksa Minta Maaf karena Diancam dan Ditekan

Regional
Pemprov NTB Mulai Persiapkan Perhelatan WSBK 2023, Akan Ada Banyak 'Side Event'

Pemprov NTB Mulai Persiapkan Perhelatan WSBK 2023, Akan Ada Banyak "Side Event"

Regional
Ganjar dan Megawati Bertemu di Semarang, Pengamat Politik Lihat Cara Duduk Keduanya Kurang Rileks

Ganjar dan Megawati Bertemu di Semarang, Pengamat Politik Lihat Cara Duduk Keduanya Kurang Rileks

Regional
Tinggal di Bantaran Sungai dan Alami Stroke, Seorang Lansia di Malinau Jadi Langganan Korban Evakuasi Saat Banjir

Tinggal di Bantaran Sungai dan Alami Stroke, Seorang Lansia di Malinau Jadi Langganan Korban Evakuasi Saat Banjir

Regional
Berhenti Beroperasi 2 Hari, Penyeberangan Ferry di Bangka Barat Kembali Normal

Berhenti Beroperasi 2 Hari, Penyeberangan Ferry di Bangka Barat Kembali Normal

Regional
Demi Sabu dan Judi Online, Pria di Kubu Raya Gadaikan 2 BPKB Mobil Pamannya

Demi Sabu dan Judi Online, Pria di Kubu Raya Gadaikan 2 BPKB Mobil Pamannya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.