Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkas Dinyatakan Lengkap, Pengacara Nikita Mirzani: Kita Ikuti

Kompas.com - 17/10/2022, 15:56 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Pengacara Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid mengaku, kliennya belum mengetahui perkembangan kasus yang mejeratnya.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Serang menyatakan, berkas tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronim (ITE) Nikita Mirzani sudah lengkap atau P21.

Meski kliennya belum mengetahui, Fahmi menegaskan, pihaknya akan menghormati dan menaati proses hukumnya.

Baca juga: Kejari Serang: Berkas Nikita Mirzani Lengkap

"Nikita belum tahu apa-apa. Kalau memang tahap dua yah proses kita ikuti, pokoknya kita ikuti prosesnya," kata Fahmi kepada wartawan  di Polresta Serang Kota, Senin (17/10/2022).

"Kalau ada penyerahan tersangka dan barang bukti, kita ikuti," tambahnya.

Fahmi menegaskan, Nikita Mirzani sudah kooperatif menghadapi persoalan yang sedang dihadapinya. Termasuk menunaikan wajib lapor yang sudah dijalaninya.

"Nikita punya kewajiban yang sebenarnya wajib lapor. Niki setiap diminta, diperlukan datang. Itu yang terpenting, Niki datang apa yang diminta penyidik," tegasnya.

Terkait kedatangannya bersama Nikita Mirzani pada hari ini, Fahmi mengaku hanya silaturahmi untuk memenuhi panggilan dari penyidik Sat Reskrim Polresta Serang Kota.

"Nikita dipanggil, Nikita silaturahmi kesini untuk menanyakan proses lebih lanjut (kasus pencemaran nama baik dan UU ITE)," ujar dia.

Baca juga: Usai Dicekal ke Luar Negeri, Nikita Mirzani Datangi Polresta Serang Kota

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Serang menyatakan berkas tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronim (ITE) Nikita Mirzani lengkap.

"Iya sudah P21. Tahap selanjutnya kami menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti," kata Kasi Intel Kejari Serang Rezkinil Jusar saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (17/10/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Mengenal Gunung Sindoro yang Letusannya Pernah Hilangkan Sebuah Kota

Regional
Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Komedi Putar Roboh di Lampung, Baut Tiang Penyangga Ternyata Sudah Berkarat

Regional
Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Kasus Karyawan Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinannya, Jasad Korban Digantung agar Dikira Bunuh Diri

Regional
Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Jelang Idul Adha, Belasan Domba di Bantul Yogyakarta Hilang

Regional
Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Gunung Ibu Kembali Alami Erupsi, Sejumlah Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' di Subang

Sederet Fakta Terbaru Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" di Subang

Regional
Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com