Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah 9 Anak di Solo Tersasar Naik BST, Malam-malam Pulang Diantar Mobil Patroli Polisi

Kompas.com - 15/10/2022, 22:31 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Khairina

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Kebingungan dan tersasar saat naik bus  Batik Solo Trans (BST), sembilan anak di Kota Solo, Jawa Tengah diantar polisi.

Anak-anak itu berasal Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, ditemukan kepolisian dalam keadaan kebingungan dan berjalan kaki ke Kepolisian Sektor (Polsek) Jebres.

Kepala Polsek (Kapolsek) Jebres, AKP Muhammad Fadlan mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (14/10/2022), saat mereka akan menonton acara Kreatif Anak Sekolah Solo (Kreasso 2022) di Convention Hall Terminal Tirtonadi.

Baca juga: Tersesat Usai Pakai Google Maps, Mobil Ertiga Tersasar di Hutan Madiun, lalu Terperosok ke Parit

Awalnya, mereka memilih naik bus BST karena gratis. Namun, saat perjalanan mereka bingung dan tidak tahu arah jalan hingga tersasar ke Palur, Karanganyar.

Kemudian anak-anak itu meminta diturunkan di halte kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Keadaan bingung, mereka sempat bertanya ke warga arah menuju Mapolsek Jebres.

Menempuh jarak sekitar 2,7 kilometer dengan berjalan kaki barulah mereka sampai di Polsek Jebres.

"Keadaan capek dan tidak membawa uang, anak-anak itu langsung kami berikan makanan kecil dan minuman," kata Kapolsek Jebres, Sabtu (15/10/2022).

Baca juga: 7 Pendaki Bawa Balita Tersesat di Gunung Soputan Sulut Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Melihat kondisi anak yang kebingungan, Fadlan langsung mengerahkan sejumlah personel jaga untuk mengantarkan kesembilan anak itu.

"Diantar menggunakan mobil anggota untuk patroli keliling, sampai di Karangasem sekitar pukul 22.00 WIB," jelasnya.

Dengan adanya kejadian ini, Fadlan mengatakan hal tersebut sebagai tugas polisi sebagai  pengayom masyarakat.

"Polri harus mengedepankan tindakan humanis, termasuk kepada anak-anak. Apalagi, anak-anak tersebut dalam keadaan kebingungan," ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Regional
Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Regional
2,1 Juta Kendaraan Pribadi Keluar Masuk Jateng Selama Lebaran 2024

2,1 Juta Kendaraan Pribadi Keluar Masuk Jateng Selama Lebaran 2024

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Regional
Erupsi Gunung Ruang, PVMBG: Ada 2 Kampung Terdekat Berjarak 2,5 Km

Erupsi Gunung Ruang, PVMBG: Ada 2 Kampung Terdekat Berjarak 2,5 Km

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Regional
Percekcokan Pemuda Berujung Saling Serang di Kota Tual Maluku, 1 Korban Tewas

Percekcokan Pemuda Berujung Saling Serang di Kota Tual Maluku, 1 Korban Tewas

Regional
Ayah Perkosa Anak Kandung sampai Hamil di Banten, Sempat Temani Persalinan

Ayah Perkosa Anak Kandung sampai Hamil di Banten, Sempat Temani Persalinan

Regional
Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut 'Bakdo Kupat'

Melihat Kesibukan Warga Jawa Tondano Menyambut "Bakdo Kupat"

Regional
Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Motif Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Kendari, Sakit Hati karena Tak Dianggap

Regional
Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Silsilah RA Kartini, Pejuang Emansipasi yang Berdarah Biru

Regional
Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Korban Meninggal Bentrok di Tual Maluku Dimakamkan

Regional
Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Jeffri Kaget Kaus Merahnya Dipakai oleh Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang, Diambil Pelaku dari Rumah Kosong

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com