Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NUSANTARA] 3 Anggota Polrestabes Medan Jadi Perampok | Botol Miras di Kanjuruhan Ternyata Obat Ternak

Kompas.com - 14/10/2022, 06:29 WIB

KOMPAS.com - Tiga anggota Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan ditangkap usai hendak merampok warga pada 5 Oktober 2022.

Ternyata, aksi tersebut bukanlah yang pertama. Mereka mengaku sudah 10 kali melakukan perampokan.

Saat beraksi, mereka menggunakan modus cash on delivery (COD). Pelaku berpura-pura membeli barang milik korban, lalu mengajak korban bertemu di sebuah lokasi.

Berita lainnya, sejumlah botol di Stadion Kanjuruhan yang dikira miras oleh polisi ternyata merupakan obat ternak.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang Nazaruddin Hasan.

Ia mengatakan, botol-botol itu adalah obat ternak yang gagal dikirimkan ke Jakarta karena ditolak oleh jasa ekspedisi.

Berikut berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com pada Kamis (13/10/2022).

1. 3 anggota Polrestabes Medan yang jadi perampok mengaku dibantu anggota polisi lainnya

Tiga anggota Polrestabes Medan yang terlibat percobaan perampokan sepeda motor warga, saat berada di sel tahanan, Minggu (9/10/2022).

Tribun Medan Tiga anggota Polrestabes Medan yang terlibat percobaan perampokan sepeda motor warga, saat berada di sel tahanan, Minggu (9/10/2022).

Bripka Ari Galih Gumilang, Briptu Haris Kurnia Putra, dan Bripka Firman Bram Sidabutar melakukan percobaan perampokan terhadap sepeda motor milik warga bernama Benny pada 5 Oktober 2022.

Dalam sidang komisi kode etik profesi (KKEP) di Gedung Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, Selasa (11/10/2022), tiga anggota Polrestabes Medan itu mengaku berkomplot dengan personel dari Polsek Sunggal dan Helvetia dalam menjalankan aksinya.

Akan tetapi, Bid Propam akan mendalami lagi pengakuan keterlibatan anggota polisi lain.

Bid Propam juga bakal meminta Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menyelidiki pengakuan ketiganya.

"Masih didalami (keterlibatan personel Sunggal dan Helvetia)," ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Pelayanan Pengaduan (Yanduan) Bid Propam Polda Sumut Kompol Asmara Jaya.

Baca selengkapnya: Dibantu Polisi Lainnya dari 2 Polsek, 3 Anggota Polrestabes Medan 10 Kali Merampok Bermodus COD


2. Penjelasan Kadispora Kabupaten Malang soal botol obat ternak dikira miras

Foto botol yang diduga ditemukan di Stadion Kanjuruhan. Foto ini dikirim Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada Kompas.com melalui layanan pesan instan.Dok. Polri Foto botol yang diduga ditemukan di Stadion Kanjuruhan. Foto ini dikirim Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada Kompas.com melalui layanan pesan instan.

Kadispora Kabupaten Malang Nazaruddin Hasan menuturkan, botol-botol yang sempat dikira miras oleh polisi, ternyata merupakan obat ternak.

"Tempo hari beredar di media, katanya itu minuman beralkohol. Namun ternyata botol-botol tersebut adalah obat hewan ternak," ucapnya, Rabu.

Obat ternak dalam botol itu digunakan untuk mengobati penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. Obat itu merupakan hasil inovasi dari pemuda pelopor binaan Dispora Kabupaten Malang.

Hasan menjelaskan, sewaktu hendak dikirimkan ke Jakarta, jasa ekspedisi menolak lantaran botol-botol tersebut berisi cairan.

Akhirnya puluhan botol obat itu disimpan di lobi resepsionis Dispora Kabupaten Malang yang kantornya berada di Stadion Kanjuruhan.

Baca selengkapnya: Duduk Perkara Botol-botol Obat Ternak di Stadion Kanjuruhan Dikira Miras oleh Polisi, Sempat Ditolak oleh Jasa Ekspedisi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejari Nunukan Tuntut Hukuman Mati Tiga Residivis yang Jadi Kurir 47 Kg Sabu Asal Malaysia

Kejari Nunukan Tuntut Hukuman Mati Tiga Residivis yang Jadi Kurir 47 Kg Sabu Asal Malaysia

Regional
Mau 'Resign' Kerja, ART di Lampung Justru Dianiaya Majikan

Mau "Resign" Kerja, ART di Lampung Justru Dianiaya Majikan

Regional
Sambel Peupeuh, Sambal Tanpa Cabai khas Banten

Sambel Peupeuh, Sambal Tanpa Cabai khas Banten

Regional
Pukuli dan Cekik Anak Kandungnya, Suami di Kalsel Ditangkap Setelah Dilaporkan Sang Istri

Pukuli dan Cekik Anak Kandungnya, Suami di Kalsel Ditangkap Setelah Dilaporkan Sang Istri

Regional
Kasubag di DPRD Jambi Minta Pindah Usai Anaknya Ketahuan Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Kasubag di DPRD Jambi Minta Pindah Usai Anaknya Ketahuan Bawa Mobil Dinas dan Wanita Tanpa Busana

Regional
Video Motor Roda 3 di Pekalongan Ugal-ugalan di Pekalongan Viral, Pelaku Ditangkap

Video Motor Roda 3 di Pekalongan Ugal-ugalan di Pekalongan Viral, Pelaku Ditangkap

Regional
Gibran soal Namanya Diajukan Jadi Cawapres di Musra XVII: Umure Ora Cukup

Gibran soal Namanya Diajukan Jadi Cawapres di Musra XVII: Umure Ora Cukup

Regional
Wanita di Jambi yang Lecehkan 17 Anak Diduga Sering Ancam Anak dan Melukai Diri Sendiri

Wanita di Jambi yang Lecehkan 17 Anak Diduga Sering Ancam Anak dan Melukai Diri Sendiri

Regional
Naik Sampai 40 Persen, Kenaikan Tarif Air Bersih Kota Tegal Diminta Dikaji Ulang

Naik Sampai 40 Persen, Kenaikan Tarif Air Bersih Kota Tegal Diminta Dikaji Ulang

Regional
Viral, Video Oknum Suporter Persebaya Keroyok Warga di Kota Semarang

Viral, Video Oknum Suporter Persebaya Keroyok Warga di Kota Semarang

Regional
Pasca-banjir Bandang Plampang, BPBD Sumbawa Perbaiki Prasarana Sungai dan Irigasi

Pasca-banjir Bandang Plampang, BPBD Sumbawa Perbaiki Prasarana Sungai dan Irigasi

Regional
Hampir 4 Tahun, Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Masih Belum Ada Tersangka

Hampir 4 Tahun, Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Masih Belum Ada Tersangka

Regional
Polda Jateng Cerita Informasi Sempat Bocor Saat Gerebek Penambang Ilegal di Pati dan Blora

Polda Jateng Cerita Informasi Sempat Bocor Saat Gerebek Penambang Ilegal di Pati dan Blora

Regional
Ganjar Belum Terima Informasi Adanya Warga Jateng Jadi Korban Gempa Turki

Ganjar Belum Terima Informasi Adanya Warga Jateng Jadi Korban Gempa Turki

Regional
Penebangan Pohon di SMAN 1 Semarang Diprotes Alumni, Ganjar Minta Tidak Saling Menyalahkan

Penebangan Pohon di SMAN 1 Semarang Diprotes Alumni, Ganjar Minta Tidak Saling Menyalahkan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.