Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggapi Hasto, Nasdem Jatim Yakin Jokowi Paham Perbedaaan Bagian dari Demokrasi

Kompas.com - 11/10/2022, 16:03 WIB
Ahmad Faisol,
Krisiandi

Tim Redaksi

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Timur Aminurokhman mengingatkan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto bahwa reshuffle atau perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Aminurokhman merespons pernyataan Hasto tentang warna "biru" pada bendera Belanda yang pada masa lalu dirobek oleh pejuang dan kini terlepas dari Pemerintahan Joko Widodo.

Aminurokhman mengatakan, perbedaan pendapat dan pilihan merupakan simbol demokrasi. Maka, satu pihak harus menghormati pilihan pihak lain. 

Baca juga: Hasto Singgung soal Biru yang Terlepas, Pengamat Nilai Sulit Depak Nasdem dari Kabinet Jokowi

"Urusan mengajukan dan mundur dari koalisi merupakan urusan pimpinan pusat. Urusan reshuffle dan evaluasi menteri merupakan hak prerogatif presiden," kata Aminurokhman kepada Kompas.com saat berkunjung ke Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (11/10/2022).

Aminurokhman pun mengingatkan bahwa membangun bangsa tidak cukup dengan satu golongan. Pasti butuh seluruh elemen lain untuk membangun Indonesia.

"Pendapat ini salah satu persepsi, tergantung dari sudut pandang mana melihatnya," imbuh bekas wali kota Pasuruan dua periode ini.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem ini yakin Jokowi sangat memahami bahwa perbedaan menjelang Pilpres 2024 adalah bagian dari demokrasi. Termasuk jika perbedaan itu dalam rangka kontestasi menghadapi Pemilu 2024.

Apalagi, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Jokowi membangun koalisi sejak awal untuk membawa Indonesia lebih baik yang menjadi cita-cita bersama.

"Sampai sekarang pun Nasdem berkomitmen mengawal pemerintahan Jokowi hingga akhir. Ini kan bisa dilihat," pungkas Aminurokhman.

Baca juga: PDI-P Singgung Soal Biru: Dulu Dirobek karena Bendera Belanda, Sekarang Jadikan Anies Capres

Di sela-sela peringatan HUT TNI di kantor DPP PDI-P di Jakarta, Minggu (9/10/2022) menunjuk lukisan yang menggambarkan banyak orang sedang merobek warna biru dari bendera Belanda.

Dia pun menyinggung warna biru yang dirobek itu.

"Ya, biru itu dulu warna Belanda. Kalau sekarang kan ada warna biru lainnya juga ya. Anies kan banyak warna biru," tuturnya.

Lebih jauh, Hasto menyebut 'biru' itu kini juga terlepas dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Para pejuang kita kan ada bendera Belanda, birunya dilepas. Dan ternyata birunya juga terlepas kan dari pemerintahan Pak Jokowi sekarang, karena punya calon presiden sendiri," kata Hasto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Regional
Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Regional
Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Regional
Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Regional
Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Regional
Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Regional
Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Regional
Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Regional
Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Regional
Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Regional
Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Regional
Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Regional
Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Regional
Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com