Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/10/2022, 14:20 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Warga Desa Bombai dan Desa Elat di Kecamatan Kei Besar, kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, terlibat bentrok, Jumat (7/10/2022) dini hari.

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIT itu mengakibatkan belasan warga dari kedua desa terluka. Para korban bentrok umumnya terluka akibat anak panah.

Baca juga: Demo Tolak BBM Saat Kunjungan Jokowi di Maluku Tenggara Ricuh, 12 Mahasiswa Diduga Terluka

Belasan korban bentrok itu menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Langgur, Maluku Utara, dan Kota Tual. Sejauh ini, terdapat 12 korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langgur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, bentrokan itu berawal dari tawuran antarpelajar.

Insiden itu akhirnya merembet menjadi bentrokan antarwarga dua desa di Kecamatan Kei Besar itu.

“Itu kan berawal dari tawran antarpelajar kemudian berkembang,” kata Roem kepada Kompas.com via telepon, Jumat siang.

Menurut Roem, sejumlah korban bentrok tengah menjalani perawatan di RSUD Langgur dan sejumlah rumah sakit serta puskesmas di Kota Tual.

“Ada yang memang dirawat di rumah sakit, ada yang dibawa tadi ke Langgur (RSUD) ada yang ke Tual  dan juga yang drawat di puskesmas,” katanya.

Baca juga: Kecewa Desanya Tak Dilewati Rombongan Mobil Presiden, Warga Maluku Tenggara Marah dan Blokade Jalan

Menurut Roem, bentrokan antarwarga itu sempat mereda, tetapi ketegangan kembali terjadi pada Jumat pagi. Ketegangan itu, kata dia, bisa dicegah polisi dan TNI yang berada di lapangan.

“Memang tadi pagi sedikit ada ketengan, itu dari lanjutan masalah yang tadi malam tapi Pak Kapolres dan Pak Dandim sudah turun di lapangan bersama pasukan dan sudah aman saat ini,” ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Warga Tidak Terprovokasi, Wali Kota Tual: Masalah Ini Murni Kriminal, Bukan SARA...

Minta Warga Tidak Terprovokasi, Wali Kota Tual: Masalah Ini Murni Kriminal, Bukan SARA...

Regional
Jam Malam Diberlakukan di Kota Tual, Warga Dilarang Berkumpul Lebih dari 5 Orang

Jam Malam Diberlakukan di Kota Tual, Warga Dilarang Berkumpul Lebih dari 5 Orang

Regional
Jelang Arus Mudik, Penambahan Lajur Ketiga Cikande-Serang Timur Dipercepat

Jelang Arus Mudik, Penambahan Lajur Ketiga Cikande-Serang Timur Dipercepat

Regional
Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Diduga Cabuli Balita

Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Diduga Cabuli Balita

Regional
2 Kecamatan di Dompu Diterjang Banjir Bandang, Warga Mengungsi

2 Kecamatan di Dompu Diterjang Banjir Bandang, Warga Mengungsi

Regional
Ayah di Aceh yang Dibawa Anaknya Berobat Naik Becak 160 Km Sudah Diperbolehkan Pulang

Ayah di Aceh yang Dibawa Anaknya Berobat Naik Becak 160 Km Sudah Diperbolehkan Pulang

Regional
Perekonomian Lumpuh akibat Bentrok, Wali Kota Tual: Saya Sudah Perintahkan Pasar Dibuka Lagi

Perekonomian Lumpuh akibat Bentrok, Wali Kota Tual: Saya Sudah Perintahkan Pasar Dibuka Lagi

Regional
Bukan Virus, Ikan di Keramba Waduk PLTA Koto Panjang Mati karena Bakteri

Bukan Virus, Ikan di Keramba Waduk PLTA Koto Panjang Mati karena Bakteri

Regional
Anies Baswedan Telepon Gibran Setelah Bertemu Pegiat Budaya Solo Raya, Ajak Bertemu di Jakarta

Anies Baswedan Telepon Gibran Setelah Bertemu Pegiat Budaya Solo Raya, Ajak Bertemu di Jakarta

Regional
Dugaan Korupsi RS Arun Aceh, Belum Ada Penetapan Tersangka

Dugaan Korupsi RS Arun Aceh, Belum Ada Penetapan Tersangka

Regional
Sejumlah Warga Tual Mengungsi akibat Bentrokan, Wali Kota: Kita Kasih Makan dan Pemahaman

Sejumlah Warga Tual Mengungsi akibat Bentrokan, Wali Kota: Kita Kasih Makan dan Pemahaman

Regional
Nama Sekda Sumbawa Dicatut Penipu dengan Modus Donasi, Pemkab Lapor Polisi

Nama Sekda Sumbawa Dicatut Penipu dengan Modus Donasi, Pemkab Lapor Polisi

Regional
Warga Blokade Jalan di Manokwari, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Dibalas dengan Lemparan Petasan

Warga Blokade Jalan di Manokwari, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Dibalas dengan Lemparan Petasan

Regional
Berkunjung ke Maganol, Toko Layang-layang Legendaris yang Berdiri sejak 1970 di Kota Semarang

Berkunjung ke Maganol, Toko Layang-layang Legendaris yang Berdiri sejak 1970 di Kota Semarang

Regional
Pantai Karang Jahe di Rembang: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Karang Jahe di Rembang: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.