Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Kecelakaan Mobil Rombongan Tamu Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas, 2 Kritis

Kompas.com - 06/10/2022, 23:38 WIB

KOMPAS.com - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan mobil yang menewaskan empat orang dan dua orang luka parah.

Insiden tersebut terjadi di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/10/2022).

Saat itu mobil yang membawa rombongan tamu pesta pernikahan itu menabrak pagar milik warga.

Baca juga: Mobil Rombongan Tamu Pesta Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas

Kronologi kecelakaan

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Ariasandy mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada dini hari di Jalan Timor Raya Kilometer 18 Cabang Monas, Desa Noelbaki.

Saat itu, mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi DH 1740 HN dikemudikan oleh Nigher Oktovianus Tulimau (20).

Mobil tersebut membawa lima orang penumpang berjalan dari arah Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, menuju Kota Kupang sekitar pukul 01.00 Wita.

Mereka hendak menghadiri sebuah acara pesta pernikahan.

Namun, nahas saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi hilang kendali hingga mobil keluar jalur.

Kemudian mobil tersebut menabrak tembok pagar rumah warga bernama Jaya E Dewata yang berada di sebelah kanan jalan.

Sopir diduga mabuk miras

Berdasarkan penyelidikan polisi, sopir mobil tersebut diduga dalam keadaan mabuk miras.

"Akibatnya, mobil jenis Honda Mobilio dengan nomor polisi DH 1740 HN yang dikemudikannya melaju dengan kencang dan tidak bisa dikendalikan," ucap dia.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah botol yang berisi minuman keras jenis sopi.

Minuman keras itu dibawa oleh pengemudi dan para penumpang yang akan mengikuti acara pesta nikah di Kota Kupang.

Selain itu, polisi tidak menemukan bekas-bekas pengereman ban mobil di badan jalan hingga titik terakhir mobil berada.

Akibat kejadian itu, bagian depan mobil ringsek hingga ke kabin penumpang.

Mobil tersebut dibawa ke Markas Polres Kupang untuk diamankan bersama barang bukti minuman keras.

Baca juga: Sopir Mobil di Kupang yang Tabrak Pagar hingga Sebabkan 4 Orang Tewas, Diduga Mabuk Miras

4 orang tewas

Dalam kecelakaan itu, empat korban termasuk pengemudi, tewas di tempat kejadian.

Sedangkan, satu korban terluka parah dan belum sadarkan diri.

Sementara satu korban lainnya terluka berat, namun masih sadar.

Korban yang tewas dan terluka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik Kota Kupang.

Selanjutnya, jenazah empat korban yang tewas dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Identitas korban

Adapun empat orang yang meninggal dunia yakni Nigher Oktovianus Tulimau (20), Mozes Manafe (25), Nigher Thenri Noni Finit (27) dan Sinyo Marsdani Pae (20).

Sedangkan dua orang terluka yaitu Rizaldi Adu dan Victor Finit.

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor Pythag Kurniati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Pembunuhan Siswi SMP di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Pernah Cabuli Mertua Sendiri

Fakta Baru Pembunuhan Siswi SMP di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Pernah Cabuli Mertua Sendiri

Regional
Kabur dari Rutan Sampang, Seorang Tahanan Tertangkap Lagi, Sudah Berlari 150 Meter hingga Nyaris Dihajar Warga

Kabur dari Rutan Sampang, Seorang Tahanan Tertangkap Lagi, Sudah Berlari 150 Meter hingga Nyaris Dihajar Warga

Regional
Tebus HP Milik Teman yang Digadaikan, Pemuda Ini Nekat Curi Sekarung Kacang

Tebus HP Milik Teman yang Digadaikan, Pemuda Ini Nekat Curi Sekarung Kacang

Regional
Flu Babi Afrika Kembali Serang Babi di NTT, Peternak Mulai Cemas

Flu Babi Afrika Kembali Serang Babi di NTT, Peternak Mulai Cemas

Regional
Akibat Melaju Kecepatan Tinggi,  Mobil Pikap Tabrak Pagar Sekolah, 3 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat Melaju Kecepatan Tinggi, Mobil Pikap Tabrak Pagar Sekolah, 3 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Buntut Anggota DPRD Batam Tertangkap Saat 'Nyabu' dengan Teman Wanita, Bakal Digelar Tes Narkoba di DPRD

Buntut Anggota DPRD Batam Tertangkap Saat "Nyabu" dengan Teman Wanita, Bakal Digelar Tes Narkoba di DPRD

Regional
Waspada Intoleransi Beragama Jelang Tahun Politik, Polisi Turun ke Desa Setiap Jumat

Waspada Intoleransi Beragama Jelang Tahun Politik, Polisi Turun ke Desa Setiap Jumat

Regional
Sengketa Lahan, 2 Kelompok Warga Bergulat di Tengah Lahan Persawahan

Sengketa Lahan, 2 Kelompok Warga Bergulat di Tengah Lahan Persawahan

Regional
Sengketa Lahan TNI AL dan Pengembang Perumahan Semarang Akan Berlanjut di Meja Hijau

Sengketa Lahan TNI AL dan Pengembang Perumahan Semarang Akan Berlanjut di Meja Hijau

Regional
Waspada, Hingga Senin 30 Januari 2023, Tinggi Gelombang Laut Natuna Capai 7 Meter

Waspada, Hingga Senin 30 Januari 2023, Tinggi Gelombang Laut Natuna Capai 7 Meter

Regional
[POPULER NUSANTARA] Audi 8 atau Innova yang Tabrak Selvi? | Samanhudi Anwar Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Audi 8 atau Innova yang Tabrak Selvi? | Samanhudi Anwar Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Perampokan

Regional
Curi Uang Rp 30 Juta dari Tempat Pembuatan Tahu Milik Polisi, Pria di Maluku Tengah Ditangkap

Curi Uang Rp 30 Juta dari Tempat Pembuatan Tahu Milik Polisi, Pria di Maluku Tengah Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 2 Begal dengan Modus 'Kalau Lewat Harus Bayar' di Pekanbaru

Polisi Tangkap 2 Begal dengan Modus 'Kalau Lewat Harus Bayar' di Pekanbaru

Regional
Pengacara Keluarga Korban Tabrak Lari di Cianjur: Mari Kawal Kasus Ini, Jangan Sampai Ada Kambing Hitam

Pengacara Keluarga Korban Tabrak Lari di Cianjur: Mari Kawal Kasus Ini, Jangan Sampai Ada Kambing Hitam

Regional
Banyak ODGJ di Kota Semarang, Pemkot Curiga Dibuang dari Luar Daerah

Banyak ODGJ di Kota Semarang, Pemkot Curiga Dibuang dari Luar Daerah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.