Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkot Solo Menang Sengketa Lahan Sriwedari, DPRD Godok Anggaran Revitalisasi Rp 80 M

Kompas.com - 06/10/2022, 20:24 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menang putusan Mahkamah Agung (MA) atas sengketa tanah Taman Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Kemenangan ini tertulis dalam putusan MA pada Nomor 2085 K/Pdt/2022, yang mengadili dan mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi Pemerintah Kota diwakili Wali Kota Solo tersebut.

Baca juga: MA Kabulkan Permohonan Kasasi Pemkot Solo Atas Tanah Sriwedari

Kemudian, membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Semarang nomor 468/PDT/2021/PT SMG., tanggal 8 Desember 2021 juncto Putusan Pengadilan Negeri Surakarta Nomor 247/Pdt.G/2020/PN Skt., tanggal 9 Juni 2021 lalu.

Selain memegang putusan itu, Pemkot Solo juga memegang sertifikat Hak Pakai (HP) No. 26/Kelurahan Sriwedari, sertifikat HP No. 00046/Kelurahan Sriwedari, sertifikat HP No. 40/Kelurahan Sriwedari, dan sertifikat HP No.41/Kelurahan Sriwedari.

Di sisi lain, dengan adanya titik terang yang diperjuangkan dalam kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo mulai melakukan penganggaran atas revitalisasi Taman Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Bertemu Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Gibran Sebut Ada Titik Terang soal Sengketa Tanah Sriwedari

Penggodokan anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) 2023 dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023, itu saat ini telah dibahas.

"Pada 2023 akan diajukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sejumlah Rp 80 miliar," kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) PDIP, YF Sukasno, pada Kamis (6/10/2022).

Untuk skala prioritas pembangunan, Sukarno mengatakan pembangunan Masjid Sriwedari yang mangkrak menjadi prioritas.

"Diperjuangkan dicarikan anggaran APBD 2023 yang saat ini sedang dibahas, untuk Masjid Sriwedari. Langkah ini, selain anggaran CSR, partisipasi masyarakat, dana  APBN juga diharapkan berperan," ujarnya.

Sedangkan untuk tahun ini, telah disiapkan anggaran untuk dipakai gotong royong resik-resik (bersih-bersih) lahan Sriwedari, pada Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Kota Solo.

"Untuk segera dilaksanakan dengan stakeholder, ada Rp 200 juta secara bertahap. Dimanfaatkan sesuai peruntukannya," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Regional
M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turki

M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turki

Regional
Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Regional
Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Regional
Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Regional
Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Regional
Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Regional
Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Regional
Sosok NT, Ibu Rumah Tangga yang Cabuli 17 Anak di Jambi, Usia 20 Tahun dan Pernah Jadi Pemandu Lagu

Sosok NT, Ibu Rumah Tangga yang Cabuli 17 Anak di Jambi, Usia 20 Tahun dan Pernah Jadi Pemandu Lagu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar | Jari Bayi Putus Tergunting Perawat

[POPULER NUSANTARA] Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar | Jari Bayi Putus Tergunting Perawat

Regional
Suami Tolak Berhubungan Intim, Ibu Muda Tersangka Pencabulan 17 Bocah Ancam Bunuh Anaknya

Suami Tolak Berhubungan Intim, Ibu Muda Tersangka Pencabulan 17 Bocah Ancam Bunuh Anaknya

Regional
Mari Bantu Agata, Ibu yang Hidupi 4 Anaknya Seorang Diri, Sang Suami Mengalami Gangguan Jiwa

Mari Bantu Agata, Ibu yang Hidupi 4 Anaknya Seorang Diri, Sang Suami Mengalami Gangguan Jiwa

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 7 Februari 2023: Cerah Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 7 Februari 2023: Cerah Berawan dan Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.