Banyak Remaja Hamil Duluan, Permohonan Dispensasi Nikah di Kaltim Melonjak

Kompas.com - 06/10/2022, 16:53 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Pengadilan Tinggi Agama Samarinda menerima banyaknya permohonan dispensasi nikah di tahun 2022 ini.

Hal ini dikarenakan banyaknya remaja yang hamil duluan, sehingga harus dinikahkan.

Peningkatan permohonan dispensasi nikah tersebut dikarenakan adanya implikasi hukum Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Yakni menaikkan usia baik calon laki-laki maupun perempuan menjadi 19 tahun.

“Dengan menaikan usia baik calon laki-laki maupun perempuan menjadi 19 tahun memang membuat dampak kepada peningkatan perkara dispensasi nikah yang cukup signifikan sampai 200 hingga 300 persen. Untuk wilayah hukum Pengadilan Tinggi Samarinda," kata Kepala Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Imran Rosyadi, di Balikpapan, pada Kamis (6/10/2022).

Baca juga: 1.000 Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan, Suporter Balikpapan: Nyawa Tak Bisa Dibayar Pakai Rupiah

Diketahui, Pengadilan Tinggi Agama mencatat pada tahun 2018 pemohon dispensasi nikah hanya 399 pemohon.

Tahun 2019 menjadi 618 pemohon, tahun 2020 sebanyak 1.400 pemohon, dan di tahun 2021 sebanyak 1.314 pemohon.

“Per Agustus 2022 ini mencapai 681 pemohon. Dibanding tahun sebelumnya itu sudah ada 200 lebih,” ujar dia.

Salah satu faktor yang membuat permohonan dispensasi nikah melonjak, kata Imran, yakni karena dalam keadaan darurat.

Sebut saja pasangan remaja yang hamil duluan dan telah mendapat restu dari orangtuanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Regional
Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Regional
Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

Regional
Usai Laporkan Bupati Alor ke Polisi, Rumah Warga NTT Dilempari Batu oleh Sekelompok OTK

Usai Laporkan Bupati Alor ke Polisi, Rumah Warga NTT Dilempari Batu oleh Sekelompok OTK

Regional
Tak Ada Perkosaan oleh Paspampres, Prajurit Kostrad Juga Jadi Tersangka

Tak Ada Perkosaan oleh Paspampres, Prajurit Kostrad Juga Jadi Tersangka

Regional
Perwakilan Keluarga Erina Berangkat ke Solo Meminta Rambut Kaesang Pangarep

Perwakilan Keluarga Erina Berangkat ke Solo Meminta Rambut Kaesang Pangarep

Regional
Aipda Sofyan Sempat Ditolong Ibu-ibu Pedagang Gorengan, Berlumuran Darah Usai Halangi Pelaku Bom Bunuh Diri di Astanaanyar

Aipda Sofyan Sempat Ditolong Ibu-ibu Pedagang Gorengan, Berlumuran Darah Usai Halangi Pelaku Bom Bunuh Diri di Astanaanyar

Regional
Panglima TNI Sebut Tak Ada Perkosaan dalam Kasus Paspamres dan Prajurit Kostrad: Suka Sama Suka

Panglima TNI Sebut Tak Ada Perkosaan dalam Kasus Paspamres dan Prajurit Kostrad: Suka Sama Suka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 8 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 8 Desember 2022

Regional
Jadi Tukang Parkir di Solo, Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Dikenal Pendiam

Jadi Tukang Parkir di Solo, Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Dikenal Pendiam

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Desember 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Desember 2022

Regional
Cerita Pj Gubernur Gorontalo Saat Mencicipi Penjara Koruptor: Asam Lambung Langsung Naik

Cerita Pj Gubernur Gorontalo Saat Mencicipi Penjara Koruptor: Asam Lambung Langsung Naik

Regional
Pemprov Jateng Jembatani 27 Perusahaan Buka Loker Bagi Kaum Difabel

Pemprov Jateng Jembatani 27 Perusahaan Buka Loker Bagi Kaum Difabel

Regional
Upacara Panggih, dalam Pernikahan Adat Jawa: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkah

Upacara Panggih, dalam Pernikahan Adat Jawa: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.