Operasi Zebra di Nunukan 2022, Mobil Dinas yang Mati Pajak Terjaring Razia

Kompas.com - 04/10/2022, 23:38 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.comOperasi Zebra Krayan 2022 Polres Nunukan, mulai digelar tanggal 3 hingga 16 Oktober 2022. Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto, mengatakan, operasi Zebra selalu menitik beratkan pada penertiban aturan lalu lintas dan kelengkapan kendaraan bermotor.

Hak ini untuk meminimalisasi angka kecelakaan dan mencegah fatalitas kecelakaan bagi pengendara.

"Termasuk menertibkan mobil yang terlambat bayar pajak. Satlantas menggandeng Dispenda Nunukan, dan menemukan sejumlah mobil pelat merah masih menunggak pajak,’’ katanya, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Polisi Sembunyi di Tikungan dan Hentikan Kendaraan di Jalan, Wakapolda: Lapor ke Polda Jateng

Pada hari kedua Operasi Zebra, Satlantas memberhentikan dua mobil dinas yang melakukan pelanggaran. Masing-masing Avanza yang sudah dua tahun mati pajak, dan Toyota Rush, dengan pelat nomor mati sudah lima tahun.

Arofiek menegaskan, pelanggaran mobil mobil dinas di Kabupaten Nunukan, sudah diperingatkan pada di tahun 2021. Namun ia memastikan, puluhan mobil yang pernah tercatat melanggar di tahun lalu, sudah membayar denda dan tunggakan pajak.

Dua mobil yang ditemukan dalam operasi kali ini, bukan termasuk pelanggar lama.

‘’Saya katakan berulang kali, pelat merah menjadi contoh bagi masyarakat agar mau tertib membayar pajak. Toh uangnya untuk PAD dan untuk pembangunan daerah. Jadi mohon Dinas lebih memperhatikan masalah seperti ini,’’kata Arofiek.

Selain itu, masih banyak pengendara khususnya roda dua, yang nekat putar balik menghindari razia. Biasanya, pengendara adalah anak di bawah umur, tidak memiliki/membawa kelengkapan surat kendaraan, dan tidak memakai helm.

‘’Itu juga kita sayangkan, risiko dari putar balik melawan arus tidak sebanding dengan denda pelanggaran. Intinya, mari sama sama menjaga tata tertib berlalu lintas,’’ katanya.

Hari kedua operasi Zebra, Satlantas Nunukan mengeluarkan 37 surat tilang. Adapun jenis pelanggaran yakni anak di bawah umur mengendarai motor, surat kendaraan tidak lengkap dan knalpot bogar.

Lalu ada 15 peringatan tertulis yang didominasi kepemilikan SIM, dan 35 teguran lisan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Desember 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Desember 2022

Regional
Cerita Pj Gubernur Gorontalo Saat Mencicipi Penjara Koruptor: Asam Lambung Langsung Naik

Cerita Pj Gubernur Gorontalo Saat Mencicipi Penjara Koruptor: Asam Lambung Langsung Naik

Regional
Pemprov Jateng Jembatani 27 Perusahaan Buka Loker Bagi Kaum Difabel

Pemprov Jateng Jembatani 27 Perusahaan Buka Loker Bagi Kaum Difabel

Regional
Upacara Panggih, dalam Pernikahan Adat Jawa: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkah

Upacara Panggih, dalam Pernikahan Adat Jawa: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkah

Regional
Reka Ulang Pembacokan Satu Keluarga di Lampung, Pengacara Sebut Pelaku Terganggu Jiwanya

Reka Ulang Pembacokan Satu Keluarga di Lampung, Pengacara Sebut Pelaku Terganggu Jiwanya

Regional
Presiden Jokowi Baru Tiba di Solo Setelah Pengajian Selesai Digelar

Presiden Jokowi Baru Tiba di Solo Setelah Pengajian Selesai Digelar

Regional
10 Kios di Dekat Pasar Ngaliyan Semarang Ludes Terbakar, Ini Sebabnya

10 Kios di Dekat Pasar Ngaliyan Semarang Ludes Terbakar, Ini Sebabnya

Regional
Warga Demo UNHCR, Minta Pengungsi Rohingnya Dipindah dari Lhokseumawe

Warga Demo UNHCR, Minta Pengungsi Rohingnya Dipindah dari Lhokseumawe

Regional
Suasana Kediaman Presiden Jokowi saat Gelar Pengajian Jelang Pernikahan Kaesang-Erina

Suasana Kediaman Presiden Jokowi saat Gelar Pengajian Jelang Pernikahan Kaesang-Erina

Regional
Kronologi Pembuangan Bayi di Mamuju, Pelaku Bikin Skenario Minta Teman Pura-pura Buang Sampah

Kronologi Pembuangan Bayi di Mamuju, Pelaku Bikin Skenario Minta Teman Pura-pura Buang Sampah

Regional
Kasus Kekerasan Seksual di Jateng Meningkat 2 Kali Lipat Setelah Pengesahan UU TPKS

Kasus Kekerasan Seksual di Jateng Meningkat 2 Kali Lipat Setelah Pengesahan UU TPKS

Regional
Panglima TNI Tambah Personel untuk Amankan Pernikahan Kaesang-Erina, Total Jadi 11.800

Panglima TNI Tambah Personel untuk Amankan Pernikahan Kaesang-Erina, Total Jadi 11.800

Regional
Disetujui Gubernur, UMK Kota Tegal 2023 Naik Jadi Rp 2.145.012

Disetujui Gubernur, UMK Kota Tegal 2023 Naik Jadi Rp 2.145.012

Regional
Ryan Dono Curhat Soal Nikah, Kang Dedi: Lebih Baik Batal Menikah daripada Berurusan dengan Pengadilan Agama

Ryan Dono Curhat Soal Nikah, Kang Dedi: Lebih Baik Batal Menikah daripada Berurusan dengan Pengadilan Agama

Regional
Gempa M 3,0 Guncang Ambon, Warga: Kaget, Guncangannya Cukup Kuat

Gempa M 3,0 Guncang Ambon, Warga: Kaget, Guncangannya Cukup Kuat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.