Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Waspada Cuaca Ekstrem hingga 8 Oktober, Kota Tangerang dan Tangsel Siaga Banjir, Banten Selatan Waspada Longsor

Kompas.com - 04/10/2022, 21:34 WIB
Acep Nazmudin,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 8 Oktober di seluruh Provinsi Banten. BMKG memperkirakan, wilayah Banten akan diguyur hujan lebat pada 5-6 Oktober besok.

Delapan kabupaten dan kota di Banten berpotensi mengalami banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras dan petir yang terjadi pada awal Oktober.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, wilayah Banten utara terutama yang masuk ke Jabodetabek berpotensi banjir. Sementara Banten Selatan berpotensi banjir dan longsor di sejumlah titik.

Baca juga: Usai Banjir Landa Bone Bolango dan Kota Gorontalo, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Hujan

“Untuk yang berada di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan harus siaga sehingga lebih siap dan tidak panik pada saat terjadi bencana,” kata Nana kepada Kompas.com melalui pesan whatsapp, Selasa (4/10/2022).

Wilayah utara Banten selama ini menjadi langganan banjir saat terjadi cuaca ekstrim. Banjir terjadi biasanya karena luapan sungai seperti Ciujung di Serang dan Cisadane untuk wilayah Tangerang.

Sementara untuk wilayah tengah dan selatan Banten, selain banjir juga ada potensi bencana lain yang terjadi saat cuaca ekstrem yakni longsor.

“Untuk yang berada di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Lebak untuk tetap waspada terhadap potensi bencana terutama banjir dan longsor,” kata Nana.

Cuaca ekstrem dengan hujan sedang dan lebat di Banten bagian Tengah dan Selatan diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan di antarany Kecamatan Cadasari di Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Taktakan di Kota Serang dan sembilan kecamatan di Kabupaten Sernag yakni Kramatwatu, Kragilan, Kibin, Binuang, Baros, Pamarayan, Jawilan, Pabuaran dan Bandung.

Sementara di Kabupaten Lebak yang menjadi salah satu daerah supermarket bencana di Banten, potensi cuaca ekstrem diumumkan terjadi di 28 kecamatan atau seluruh wilayah Lebak.

Baca juga: Banjir Rendam Jalur Utama Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Kepala Pelaksana Harian BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengimbau warga untuk berhati-hati dengan kondisi cuaca yang terjadi dari 2 hingga 8 Oktober 2022.

"Untuk warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan, karena potensi banjir dan longsor akan selalu ada," katanya.

Menurut Febby, akan ada hujan dengan potensi sedang dan lebat yang terjadi di 28 Kecamatan, Kabupaten Lebak.

"Untuk warga di 28 kecamatan tetap waspada terhadap banjir, tanah longsor, tanah bergerak, angin puting beliung, dan pohon tumbang," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com