Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kejari Ambon Musnahkan 4 Pucuk Senjata Api dan Berbagai Jenis Narkoba Hasil Sitaan

Kompas.com - 03/10/2022, 21:19 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Krisiandi

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon memusnahkan empat pucuk senjata api hasil sitaan polisi saat bentrok warga di Pulau Saparua.

Pemusanahan empat unit senjata api itu dipimpin Kepala Kejari Ambon Frits Dian Nalle dan Wakapolres Pulau Ambon halaman kantor Kejari Ambon, Senin (3/10/2022).

Pemusnahan empat pucuk senjata api itu dilakukan dengan cara dipotong dengan menggunakan gergaji mesin oleh petugas.

“Barang bukti senjata api yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan dalam perkara tawuran di Saparua,” kata Frits kepada wartawan di sela-sela pemusnahan tersebut, Senin.

Baca juga: Resah Polusi Udara, Warga Protes Pembangunan Bendungan di Ahuru Ambon

Selain empat pucuk senjata api, petugas juga memusnahkan sejumlah barang sitaan lainnya seperti satu buah parang, tiga buah pisau, sebilah samurai dan sejumlah ponsel.

Selain itu petugas juga memusnahkan sebanyak 110 paket narkoba yang terdiri dari 40 paket sabu, 57 paket ganja kering dan 14 paket tembakau sintetis yang beratnya mencapai 40 kilogram dan satu alat hisap sabu.

“Barang bukti narkoba yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2021-2022,” katanya.

Baca juga: ASN Dibacok Saat Lerai Bentrok Warga di Ambon, Kapolda Minta Siskamling Diaktifkan

Adapun untuk pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam ember yang berisi campuran semen.

Dia menambahkan pemusnahan hasil sitaan berupa senjata api, narkoba dan barang bukti lainnya itu dilakukan petugas kejaksaan karena sudah memiiki kekuatan hukum tetap.

“Barang bukti hasil sitaan yang dimusnahkan ini kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap,” katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com