Bantu Siswi SMP Aborsi, 2 Bidan di Kendari Ditangkap Polisi

Kompas.com - 03/10/2022, 19:46 WIB

KENDARI, KOMPAS.com – Dua orang bidan ditangkap polisi karena terlibat kasus aborsi terhadap seorang siswi SMP (15) di kota Kendari. Kedua bidan itu berinisial SS (34) dan WA (24),diketahui membantu pelaku NR (15) menggugurkan kandungannya.

Pelaku kemudian membuang janin bayi berjenis kelamin perempuan di lahan warga di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari pada Kamis (29/9/2022).

Kapolsek Mandonga Kompol Salman mengungkapkan keduanya ditangkap di tempat dan waktu berbeda dari empat tersangka lainnya. SS yang merupakan bidan pelaksana di Kecamatan Mandonga melakukan proses aborsi atas permintaan orang tua NR dengan imbalan sebesar Rp 5 juta.

Baca juga: Rata-rata yang Datang Tak Punya Uang dan Bingung Mau Aborsi atau Tidak

Dijelaskan Kompol Salman, WA hanya bertugas membantu bidan SS. Kedua bidan itu bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Keterlibatan kedua bidan ini terungkap setelah adanya keterangan yang disampaikan pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari. Hasil otopsi, diduga ada orang yang berperan membantu pelaku menggugurkan kandungannya, janin yang dikuburkan berusia tujuh bulan,” ujarnya.

Menurut Salman, setelah mendapat informasi dari RS Bhayangkara, penyidik kemudian meminta keterangan tersangka NR untuk memastikan adanya keterlibatan pihak lain. Sehingga akhirnya peran kedua bidan itu akhirnya terkuak.

Orangtua NR sudah beberapa kali meminta bantuan kepada SS tetapi selalu ditolak. Permintaan itu disampaikan setelah ibu NR mengetahui anaknya yang masih berstatus pelajar itu hamil di luar nikah.

“Setelah ibunya tahu kalau anaknya hamil, ditanya mau lanjut sekolah atau mau gugurkan kandungannya. Terus anaknya mengaku masih mau tetap sekolah,” terangnya.

Tersangka SS akhirnya kasihan dan menyetujui permintaan ibu NR. SS merasa kasihan setelah mengetahui bahwa si ibu telah berpisah dengan suaminya.

“Pertama kali ibunya meminta tolong pada Agustus lalu, namun ditolak dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Ia menerima permintaan ibu pelaku di minggu kedua September 2022,” ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Penarik Ponton Bermuatan Kayu Tenggelam di Samarinda, 1 Orang Tewas, 2 Hilang

Kapal Penarik Ponton Bermuatan Kayu Tenggelam di Samarinda, 1 Orang Tewas, 2 Hilang

Regional
Pulau Beras Basah: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pulau Beras Basah: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
2 Hari Hilang, WN Inggris Ditemukan Tewas di Hutan Jambula Ternate

2 Hari Hilang, WN Inggris Ditemukan Tewas di Hutan Jambula Ternate

Regional
Ibu Muda di Muara Enim Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 10 Hari hingga Tewas

Ibu Muda di Muara Enim Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 10 Hari hingga Tewas

Regional
Sosok Ulul Albab El Ibrahim, Anak yang Dampingi Ronaldo di Piala Dunia 2022, Orang Tuanya Asli Sukoharjo dan Madiun

Sosok Ulul Albab El Ibrahim, Anak yang Dampingi Ronaldo di Piala Dunia 2022, Orang Tuanya Asli Sukoharjo dan Madiun

Regional
Minyak Tanah Langka, Ratusan Warga Kota Maumere Antre di Kantor Lurah

Minyak Tanah Langka, Ratusan Warga Kota Maumere Antre di Kantor Lurah

Regional
Dorong Pelaku UMKM Kota Medan, Bobby Nasution Gratiskan Pengurusan Sertifikat Halal UMKM Saat Gelaran Pekan KHAS

Dorong Pelaku UMKM Kota Medan, Bobby Nasution Gratiskan Pengurusan Sertifikat Halal UMKM Saat Gelaran Pekan KHAS

Regional
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sepanjang 1,5 Meter dari Rumah Dinas Wali Kota Salatiga

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sepanjang 1,5 Meter dari Rumah Dinas Wali Kota Salatiga

Regional
Kabupaten Banyuwangi Siap Menjadi Pilot Project Penyederhanaan Birokrasi

Kabupaten Banyuwangi Siap Menjadi Pilot Project Penyederhanaan Birokrasi

Regional
Mayat Perempuan Tersangkut Jaring Nelayan di Cilacap, Hanya Pakai Pakaian Dalam

Mayat Perempuan Tersangkut Jaring Nelayan di Cilacap, Hanya Pakai Pakaian Dalam

Regional
Masuk Secara Ilegal ke Indonesia dan Mengamuk di Rumah Calon Istri, WN Timor Leste Dideportasi

Masuk Secara Ilegal ke Indonesia dan Mengamuk di Rumah Calon Istri, WN Timor Leste Dideportasi

Regional
Kantor Perkebunan Sawit di Lampung Dibakar Massa, 18 Warga Jadi Tersangka

Kantor Perkebunan Sawit di Lampung Dibakar Massa, 18 Warga Jadi Tersangka

Regional
Muncul Isu Ganjar-Prabowo untuk Pilpres 2024, Pengamat: Yang Satu Menyerang, Yang Satu Bertahan

Muncul Isu Ganjar-Prabowo untuk Pilpres 2024, Pengamat: Yang Satu Menyerang, Yang Satu Bertahan

Regional
Komplotan Pencuri Ternak di Banyuasin Ditangkap, 2 Pelaku Ditembak karena Mencoba Kabur

Komplotan Pencuri Ternak di Banyuasin Ditangkap, 2 Pelaku Ditembak karena Mencoba Kabur

Regional
Tolak Damai, Suami dari Bidan yang Selingkuh dengan Polisi: Siapa Rela Istrinya Ditiduri Orang Lain

Tolak Damai, Suami dari Bidan yang Selingkuh dengan Polisi: Siapa Rela Istrinya Ditiduri Orang Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.