Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Tanker Terbakar Saat Sedang Menyuplai BBM ke SPBU di Maluku, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 02/10/2022, 15:27 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Sebuah kapal tanker, KM T2 Zakahria 46 yang menyuplai bahan bakar minyak (BBM) sedang berlabuh tak jauh dari pelabuhan rakyat di Desa Kolamar Kecamatan Aru Utara, kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, terbakar, Sabtu (1/10/2022) malam.

Kapal yang sedang mengakut 20 ton BBM berbagai jenis itu terbakar saat sedang menyuplai pertalite dari atas kapal ke SPBU kompak di desa tersebut sekira pukul 18.52 WIT.

“Kebakaran itu terjadi saat proses pengisian BBM jenis pertalite dari kapal ke tangki SPBU Kompak Sinar Kola,” kata Direktur Polairud Maluku, Kombes Pol Harun Rasyid kepada Kompas.com, Minggu (2/10/2022) sore.

Baca juga: Kabur Saat Sidang, Terdakwa Kasus KDRT Asal Maluku Utara Ditangkap di Purwokerto Setelah Buron 7 Tahun

Adapun 20 ton BBM yang berada di atas kapal tanker tersebut yakni 10 ton pertalite, 5 ton pertamax dan 5 ton solar.

Harun menuturkan, dari keterangan yang diperoleh penyebab kebakaran kapal tersebut diakibatkan karena munculnya percikan api dari mesin alkon kapal.

Saat itulah api kemudian merembet ke bagian tangki penyimpanan pertalite dan membakar kapal tersebut.

“Jadi, tiba-tiba adanya percikan api dari mesin alkon kapal tanker KM T2 Zakahria 46 hingga terjadinya kebakaran pada mesin alkon tersebut dan merembet ke tangki BBM Pertalite,” ungkap dia.

Selain menyebkan kebakaran hebat di kapal tanker, insiden itu juga menyebabkan SPBU Kompak Sinar Kola hangus terbakar.

Baca juga: Dugaan Korupsi Tukar Guling Lahan, Polisi Periksa Mantan Sekda Maluku

“Kebakaran juga merembet hingga menghanguskan SPBU Kompak Sinar Kola,” kata dia.

Kepala Satuan Polairud Polres Kepulauan Aru, Ipda J Latumeten mengatakan, kapal tanker yang terbakar itu diketahui milik PT Totus Papua dengan pemilik perusahan Benyamin Patondok.

“Jadi kapal ini mengangkut 20 ton BBM untuk didistribusukan ke Kecamatan Pulau Aru Utara. Kapalnya terbakar karena percikan api pada mesin alkon di kapal lalu merembet hingga membakar kapal dan juga SPBU,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa FKOR UNS Demo Tak Terima Dekan Disomasi MWA, Rektor Diminta Turun Tangan

Mahasiswa FKOR UNS Demo Tak Terima Dekan Disomasi MWA, Rektor Diminta Turun Tangan

Regional
Menyambangi Widya Mitra, Perpustakaan Buku Bahasa Belanda yang Eksis sejak 1970-an di Kota Semarang

Menyambangi Widya Mitra, Perpustakaan Buku Bahasa Belanda yang Eksis sejak 1970-an di Kota Semarang

Regional
Sering Jadi Tempat Mabuk dan Judi, Ratusan Kios di Bekas Pasar Lama Ambon Dibongkar

Sering Jadi Tempat Mabuk dan Judi, Ratusan Kios di Bekas Pasar Lama Ambon Dibongkar

Regional
Ramai Isu Penculikan Anak, Disdik Palembang Keluarkan Surat Edaran

Ramai Isu Penculikan Anak, Disdik Palembang Keluarkan Surat Edaran

Regional
Anggota DPRD Batam yang 'Nyabu' dengan Teman Wanitan Terancam Maksimal 20 Tahun Penjara

Anggota DPRD Batam yang "Nyabu" dengan Teman Wanitan Terancam Maksimal 20 Tahun Penjara

Regional
Catat 188 Tambang Tak Berizin Selama 2022, Ganjar Bentuk Tim Terpadu Berantas Tambang Ilegal

Catat 188 Tambang Tak Berizin Selama 2022, Ganjar Bentuk Tim Terpadu Berantas Tambang Ilegal

Regional
Diduga Hilang Kendali, Bus Terguling Masuk Sawah di Agam, 1 Penumpang Tewas

Diduga Hilang Kendali, Bus Terguling Masuk Sawah di Agam, 1 Penumpang Tewas

Regional
Walhi Bengkulu Curigai Usulan Perubahan Fungsi dan Status Hutan Seluas 122 Ribu Hektar

Walhi Bengkulu Curigai Usulan Perubahan Fungsi dan Status Hutan Seluas 122 Ribu Hektar

Regional
Ditanya Ganjar soal Tak Dampingi Megawati di Semarang, FX Rudy Beberkan Alasannya

Ditanya Ganjar soal Tak Dampingi Megawati di Semarang, FX Rudy Beberkan Alasannya

Regional
Temukan Kunci Tergeletak, Warga Kebumen Curi Uang Kotak Amal Masjid di Purworejo

Temukan Kunci Tergeletak, Warga Kebumen Curi Uang Kotak Amal Masjid di Purworejo

Regional
Bertemu Ganjar di Semarang, FX Rudy Mengaku Hanya Main dan Lakukan Salam Adu Banteng

Bertemu Ganjar di Semarang, FX Rudy Mengaku Hanya Main dan Lakukan Salam Adu Banteng

Regional
9 Orang Meninggal akibat DBD Selama Januari, Pemkab Bima: Belum Layak Status KLB

9 Orang Meninggal akibat DBD Selama Januari, Pemkab Bima: Belum Layak Status KLB

Regional
Tarif Promosi Jabatan Eselon III di Dinsos Pemalang Rp 50 Juta, PNS Ini Harus Jual Mobil demi Bayar Setoran ke Bupati

Tarif Promosi Jabatan Eselon III di Dinsos Pemalang Rp 50 Juta, PNS Ini Harus Jual Mobil demi Bayar Setoran ke Bupati

Regional
Pria Asal Klaten yang Kabur Selama 25 Tahun karena Takut Disunat Sempat Dirawat di RS karena Diabetes

Pria Asal Klaten yang Kabur Selama 25 Tahun karena Takut Disunat Sempat Dirawat di RS karena Diabetes

Regional
Sudah Setahun Jembatan Gantung di Desa Gontar Putus, Ini Kata Kadis PUPR Sumbawa

Sudah Setahun Jembatan Gantung di Desa Gontar Putus, Ini Kata Kadis PUPR Sumbawa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.