Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Eko, Sulap Limbah Plastik Jadi Lukisan Kolase Bernilai Seni

Kompas.com - 01/10/2022, 15:17 WIB
Sabrina Mutiara Fitri,
Reni Susanti

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Jika biasanya sampah plastik dibuang begitu saja, seorang warga Pudakpayung, Banyumanik, justru menyulapnya menjadi lukisan kolase unik yang punya nilai jual.

Lukisan wajah itu tertata rapi di dinding teras rumah Eko Purnomo. Tepatnya di Perumahan Griya Payung Asri 114, Pudak payung, Banyumanik, Kota Semarang.

Di teras rumah itulah, Eko, sapaan akrabnya, mengerjakan ratusan lukisan kolase berbahan dasar sampah plastik rumah tangga.

Baca juga: Taman Prasejarah Leang-Leang, Tempat Lukisan Purbakala Tertua di Dunia

Ide kreatif Eko lahir di tengah pandemi Covid-19, tahun 2020 lalu.

Sembari mengisi kekosongan waktu saat itu, Eko berkreasi menyusun bentuk wajah Godfather, Kobe Bryant, Angelina Jolie, Mr Bean, Presiden Soeharto, dan masih banyak lagi.

"Awalnya iseng, saya coba utak-atik apa yang ada di rumah. Alhamdulillah bisa jadi dan banyak orang yang suka," jelas Eko saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Sabtu (1/10/2022).

Jauh sebelum itu, ternyata Eko sudah pernah membuat lukisan kolase dari cangkang telur dan majalah bekas.

Lantaran bahan-bahan tersebut tidak bisa tahan lama, Eko menggantinya dengan bahan plastik.

"Kalau cangkang telur biasanya kaligrafi. Terus warnanya juga satu, jadi lebih terbatas," jelas dia.

Baca juga: Tercemar Limbah Bahan Pupuk, Kali Cilamaran Karawang Memerah

Eko menuturkan, tidak sulit membuat lukisan kolase berbahan plastik ini.

Dirinya hanya membutuhkan beberapa alat dan bahan, seperti sampah plastik, gunting, lem, triplek 6 milimeter, dan pinset.

Sedangkan cara membuatannya, pertama, Eko menempelkan kertas gambar wajah yang akan digarap di atas triplek.

Lantas, potongan-potongan plastik berwarna ditempelkan sesuai pola gambar.

"Tidak lama bikin lukisan ini. Mungkin tiga hari sampai satu minggu sudah jadi. Kalau ketahanannya bisa sampai 5 tahun ada," jelas dia.

Eko membuat lukisan kolase ini dengan beragam ukuran. Mulai dari 40 x 40 sentimeter, 40 x 60 sentimeter, dan paling besar 50 x 70 sentimeter.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Mantan Ajudan Ganjar Kembalikan Formulir Cawagub Tegal ke PDI-P, Ingin Perjuangkan Tanah Kelahiran

Regional
Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Ini Tips Menghindari Penipuan Modus QRIS Palsu

Regional
Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Dinilai Membahayakan, Satu Bangunan di Padang Dibongkar

Regional
Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Kronologi Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal Pompong

Regional
Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Sakit Saat di Bandara Hasanuddin, Keberangkatan Satu Calon Jemaah Haji Asal Polman Ditunda

Regional
Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Ijtima Ulama di Bangka, Wapres Tekankan 4 Manhaj Atasi Masalah Bangsa

Regional
Mengintip 'Solo Investment And Public Service Expo 2024', Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Mengintip "Solo Investment And Public Service Expo 2024", Urus Dokumen Sambil Belanja di Mal Paragon

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Ini Kata PSI Solo

Regional
Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Kakek di Kalsel Cabuli Cucunya, Tepergok Ibu Korban dan Langsung Diusir

Regional
Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Pj Gubernur Sulsel Paparkan Strategi Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Peran Penting TNI di Dalamnya

Kilas Daerah
Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Maluku Tengah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Solihin Warga Garut Mengaku Tak Bisa Tidur Selama 4 Tahun, Tabungan dan Sawah Habis untuk Berobat

Regional
Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Regional
Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Regional
Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com