Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terima Laporan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Ganjar: Pihak Kepolisian Enggak Usah Ragu, Sikat

Kompas.com - 30/09/2022, 22:54 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendapati laporan soal penyalahgunaan BBM bersubsidi dari berbagai tempat. Hal itu menyebabkan kelangkaan BBM jenis Solar terjadi di beberapa wilayah.

Bahkan di Kabupaten Demak hal tersebut memicu demonstrasi dari para nelayan.

“Maka saya minta dari pihak kepolisian enggak usah ragu, disikat. Enggak boleh ada yang main-main soal ini,” tegas Ganjar usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jumat (30/9).

Baca juga: Nasib Cleaning Service SPBU Timbun BBM 10 Tahun hingga Terancam Denda Rp 60 Miliar

Merespons banyaknya laporan, Ganjar menurunkan tim untuk mengatasi isu kelangkaan BBM bersubsidi itu. Kepolisian juga diminta untuk menindak tegas pelaku yang main-main dalam situasi sulit saat ini.

“Laporannya banyak. Hari ini yang protes dan sudah menyampaikan ke saya tadi di Demak terjadi kelangkaan maka ada demo dari nelayan. Makanya tim kita sedang turun hari ini,” tegasnya.

Sebagai informasi, di Demak dalam beberapa hari terakhir mengalami antrian panjang terjadi di sejumlah SPBU.

Dari laporan yang diterima, Polres Demak telah mengamankan 2 orang beserta sejumlah barang bukti. Di antaranya 2 unit truk, 1 tangki berisi 3.500 liter solar, 1 unit sepeda motor, 5 jeriken berisi solar bersubsidi, serta 2 lembar nota pembelian solar bersubsidi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Regional
Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Regional
Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Regional
Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Regional
Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Regional
Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Regional
Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Regional
Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Regional
Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Regional
Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Regional
Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Regional
Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Regional
Dalam 19 Hari, 199 Tersangka Narkoba di Jambi Ditangkap, 3 Masih Remaja

Dalam 19 Hari, 199 Tersangka Narkoba di Jambi Ditangkap, 3 Masih Remaja

Regional
Tunggakan Pajak Centre Point Rp 107 Miliar Ternyata Dibayar PT KAI

Tunggakan Pajak Centre Point Rp 107 Miliar Ternyata Dibayar PT KAI

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com