Daftar DPO MIT Poso Habis, Polisi Masih Buru Simpatisan

Kompas.com - 30/09/2022, 18:03 WIB

POSO, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memastikan pelaksanaan operasi satgas Madago Raya di Poso masih terus dilanjutkan meskipun seluruh DPO jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso sudah habis atau selesai.

Hal itu disampaikan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudi Supahriadi saat menggelar jumpa pers pascatewasnya DPO teroris Askar alias Jaid alias Pak Guru, dalam kontak tembak dengan tim Sogili (Densus 88) di Pegunungan Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, pada Kamis (29/9/2022).

Rudi mengatakan, pihaknya masih memburu simpatisan dari kelompok ini. 

Dia mengatakan, banyak hal yang menjadi pertimbangan, salah satunya adalah masih banyaknya simpatisan DPO di wilayah Sulteng khususnya Kabupaten Poso.

Baca juga: Jenazah DPO Teroris Terakhir di Poso, Askar Alias Pak Guru, Berhasil Dievakuasi

"Mengenai operasi yang pasti kami akan koordinasi dengan Mabes Polri dan mungkin operasi akan dilanjutkan dengan nama yang lain, karena tadi sudah disampaikan masih banyak simpatisan. Jadi, kami akan berupaya menurunkan tensi simpatisan demi keamanan bersama untuk Poso," kata Rudi, di halaman Pos Komando Taktis (Poskotis) Satgas Madago Raya, Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir pada Jumat (30/9/2022).

Permasalahan radikalisme khususnya di Poso, bukanlah semata tanggung jawab TNI-Polri tapi menjadi tanggung jawab masyarakat serta semua unsur termasuk Pemerintah Daerah setempat.

Setelah tewasnya Askar, polisi menyatakan bakal terus menggencarkan sosialisasi pendekatan terhadap para simpatisan yang masih tersisa dengan harapan Poso ke  depan semakin kondusif.

Baca juga: DPO Teroris Askar Alias Pak Guru Diduga Tewas dalam Kontak Tembak di Poso

Polisi menghadirkan barang bukti milik Askar dalam jumpa pers ini seperti satu pucuk senjata api jenis pistol, tiga buah bom rakitan yang sudah diurai, parang serta beberapa amunisi dari berbagai kaliber.

Selain senpi dan bom, polisi juga memperlihatkan barang-barang milik Askar yang disita dari lokasi kejadian seperti peralatan memasak, lampu penerang, buah-buahan, serta bumbu masakan yang selama ini selalu dibawa selama pelarian.

Rudi dalam kesempatan itu didampingi oleh Kasatgas Kombes Pol Arif Budiman serta petinggi Madago Raya dari unsur TNI.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku 'Bullying' Alami Luka di Masa Lalu?

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku "Bullying" Alami Luka di Masa Lalu?

Regional
Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.