Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembunuhan Ibu dan Anak di Riau, Bermula Lampu Rumah Padam dan Tak Bisa Dihubungi

Kompas.com - 28/09/2022, 13:42 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Asnah (60) dan anaknya Suryani (25) tewas diduga dibunuh pelaku perampokan di rumahnya di Desa Pasarbaru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Tewasnya kedua korban diketahui setelah rumah korban mati lampu dan nomor telepon tak bisa dihubungi.

Diceritakan Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra, pada Selasa (27/9/2022), selepas magrib lampu di rumah korban padam.

Baca juga: Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berpelukan di Riau, Diduga Dibunuh Perampok

Lalu, dihubungi oleh keluarganya namun nomor yang dituju tidak aktif.

"Keluarganya datang ke rumah korban namun kondisinya gelap lampu mati. Teleponnya tidak aktif. Setelah itu, keluarnya masuk ke dalam rumah dan menemukan korban dengan anaknya sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan," ujar Mahviyen saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/9/2022) siang.

Setelah itu, keluarga korban melapor ke kepala dusun hingga ke polisi.

Selepas shalat Isya, lanjut Mahviyen, dirinya bersama polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Pelajar SMA di Pinrang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Petugas melakukan olah TKP, dan mengevakuasi kedua mayat ibu dan anak. Selanjutnya, kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau untuk dilakukan otopsi.

"Hari ini jenazah kedua korban akan dimakamkan. Sekarang dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Kuansing," sebut Mahviyen.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Sabu, 4 Orang di Kota Mataram Ditangkap Polisi

Pesta Sabu, 4 Orang di Kota Mataram Ditangkap Polisi

Regional
RSUD Gambiran Kediri Gelar Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

RSUD Gambiran Kediri Gelar Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

Regional
Titi Wati Penderita Obesitas Meninggal Dunia, Dokter Sebut Pasien Alami Infeksi Saluran Kemih

Titi Wati Penderita Obesitas Meninggal Dunia, Dokter Sebut Pasien Alami Infeksi Saluran Kemih

Regional
Mengaku Beri 'THR' ke Eks Rektor Unila, Dekan FMIPA Dimarahi Hakim

Mengaku Beri "THR" ke Eks Rektor Unila, Dekan FMIPA Dimarahi Hakim

Regional
Pipa Minyak di Siak Riau Meledak, 1 Pekerja Tewas dan 4 Terluka

Pipa Minyak di Siak Riau Meledak, 1 Pekerja Tewas dan 4 Terluka

Regional
Kondisi Pasca-Pembakaran Pabrik Sawit di Way Kanan, Tokoh Adat Bantu Tenangkan Warga

Kondisi Pasca-Pembakaran Pabrik Sawit di Way Kanan, Tokoh Adat Bantu Tenangkan Warga

Regional
Selain Mengaku Jadi Kepala Sekretariat Kepresidenan, Warga Demak Ini Diketahui Menggunakan Ijazah Palsu

Selain Mengaku Jadi Kepala Sekretariat Kepresidenan, Warga Demak Ini Diketahui Menggunakan Ijazah Palsu

Regional
4 Babi Bantuan Kementan untuk Ende Mati di Nagekeo, Diduga akibat Flu Babi Afrika

4 Babi Bantuan Kementan untuk Ende Mati di Nagekeo, Diduga akibat Flu Babi Afrika

Regional
Evakuasi Titi Wati Penderita Obesitas, Tagana Harus Potong Kasur dan Gunakan Pikap untuk Bawa ke RS

Evakuasi Titi Wati Penderita Obesitas, Tagana Harus Potong Kasur dan Gunakan Pikap untuk Bawa ke RS

Regional
Komplotan Perampok Satroni Rumah Warga di Lampung, Korban Dipukul Senpi Saat Minta Tolong

Komplotan Perampok Satroni Rumah Warga di Lampung, Korban Dipukul Senpi Saat Minta Tolong

Regional
Gibran Enggan Ungkap Pesan yang Diberikan Megawati Untuknya: Rahasia

Gibran Enggan Ungkap Pesan yang Diberikan Megawati Untuknya: Rahasia

Regional
Titi Wati, Penderita Obesitas di Palangkaraya, Meninggal Dunia karena Sakit

Titi Wati, Penderita Obesitas di Palangkaraya, Meninggal Dunia karena Sakit

Regional
Foto Viral Warga Demak Mengaku Jadi Kasetpres hingga Gelar Syukuran di Semarang

Foto Viral Warga Demak Mengaku Jadi Kasetpres hingga Gelar Syukuran di Semarang

Regional
Direktur Bank di Boyolali Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Mulutnya Mengeluarkan Darah

Direktur Bank di Boyolali Ditemukan Meninggal di Kontrakan, Mulutnya Mengeluarkan Darah

Regional
Pemkab Flores Timur Berhentikan 2.859 Tenaga Honorer

Pemkab Flores Timur Berhentikan 2.859 Tenaga Honorer

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.