Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Pemuda di Blitar Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kandang Ayam

Kompas.com - 26/09/2022, 19:03 WIB
Asip Agus Hasani,
Krisiandi

Tim Redaksi

BLITAR, KOMPAS.com - Ryan FJH (21) dan Irfan IE (15), keduanya warga Blitar, Jawa Timur tewas akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki kandang ayam di Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Senin (26/9/2022) siang.

Menurut keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, keduanya tersengat listrik saat sama-sama menarik kotak rumah ayam petelur yang terbuat dari bambu (baterai) dengan menggunakan kawat.

Kepala Kepolisian Sektor Ponggok Iptu Sonny mengatakan kawat yang digunakan untuk menarik "baterai" itu tanpa mereka sadari terhubung ke kabel listrik yang terkelupas.

Baca juga: Gagal Salip Truk dari Kiri, Anak dan Bapak Tewas Terlindas di Cileungsi Bogor

"Jadi mereka sedang berupaya menaikkan baterai ayam yang jatuh ke tanah. Baterai diikat kawat, kemudian kawat ditautkan ke kuda-kuda," ujar Sonny saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

"Kawat ditarik agar baterai ayam naik. Tapi mereka tidak sadar di kuda-kuda terdapat kabel listrik yang terkelupas akibat gesekan dengan kawat yang mereka gunakan," tambahnya.

Berdasarkan hasil visum, kata Sonny, ada luka bakar di tangan kedua korban akibat sengatan listrik.

Menurut Sonny, kejadian itu pertama kali diketahui oleh Dwi Nurmiasih, ibu dari korban bernama Ryan, sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca juga: Bocah Kelas 3 SD Asal Kediri Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

Dwi yang saat kejadian sedang berada di daput tahu bahwa kedua korban sedang memperbaiki kandang ayam. Ketika waktunya istirahat dan makan siang, Dwi mencari keduanya di kandang.

Namun, Dwi terkejut mendapati keduanya berada dalam posisi telentang tak bergerak di tanah.

"Saksi berupaya membangunkan anaknya dengan memegang tangan tapi dia kaget karena sempat tersengat aliran listrik melalui tangan anaknya," tutur Sonny.

Dwi lantas mencari pertolongan ke sejumlah tetangga dan mengetahui kemudian bahwa Ryan dan rekannya telah meninggal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Regional
Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan 'Stunting' dan Kemiskinan Ekstrem

Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan "Stunting" dan Kemiskinan Ekstrem

Regional
Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Regional
Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Regional
Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Regional
Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Regional
Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Regional
Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Regional
Mobil Mogok Usai Isi Pertamax 92 di Batam, Ditemukan Kandungan Air

Mobil Mogok Usai Isi Pertamax 92 di Batam, Ditemukan Kandungan Air

Regional
Cabuli Santri dan Sebar Foto Porno di Medsos, Guru Ngaji Dibekuk

Cabuli Santri dan Sebar Foto Porno di Medsos, Guru Ngaji Dibekuk

Regional
Santri Dihukum Rendam Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag Kumpulkan Pengasuh se-Kudus

Santri Dihukum Rendam Tangan di Air Panas hingga Melepuh, Kemenag Kumpulkan Pengasuh se-Kudus

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com