Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama 2022, Polisi Ungkap 19 Praktik Perjudian di Kabupaten Malang

Kompas.com - 24/09/2022, 12:30 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Dalam kurun waktu sembilan bulan atau sejak Januari hingga September 2022, Polres Malang mengungkap 19 kasus perjudian, baik  online maupun konvensional.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Malang AKP Donny K Bara'langi merinci 19 kasus perjudian itu di antaranya togel, togel online, dan Kyu-Kyu, serta judi online lainnya.

Baca juga: Buru Apin, Bos Judi Terbesar di Sumut, Polisi Ajukan Red Notice dan Gandeng PPATK

"Dari 19 judi yang terungkap itu, mayoritas bentuk judinya adalah togel online. Jumlahnya sebanyak 12 kasus. Sisanya judi Kyu-Kyu dan judi konvensional," ungkapnya saat ditemui, Sabtu (24/9/2022).

"Dalam melakukan togel online, para pelaku ini rata-rata menggunakan aplikasi judi yang berbasis di Singapura dan Hongkong," imbuhnya.

Donny merinci, dari 19 kasus perjudian online yang diungkap Polres Malang, ada 27 pelaku yang telah ditetapkan tersangka.

"Dalam melakukan perjudian ini, mereka ada yang berjalan sendirian, ada juga yang bersama-sama, dengan peran masing-masing sebagai pemain juga sebagai pemodal," jelas Donny.

Sementara itu, berbagai barang bukti dalam praktik perjudian itu juga telah diamankan polisi. Seperti ponsel, kartu debit berisi uang, dan uang tunai mencapai jutaan rupiah.

"Terhitung kerugian meterial akibat praktik perjudian ini mencapai sekitar jutaan rupiah," katanya.

Baca juga: Aset Bos Judi Online Terbesar di Sumut Akhirnya DIsita Polisi

Selain 19 kasus yang telah terungkap, polisi hingga saat ini terus melakukan pengungkapan praktik perjudian. Sementara ini kasus yang masih dalam tahap penyidikan sebanyak 9 perkara

"Pengungkapan kasus judi online ini akan terus kami lakukan. Karena selain meresahkan, kasus ini juga menjadi atensi Bapak Kapolri," terang Donny.

Pada setiap kasus perjudian online itu, polisi menjerat para tersangka dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.

"Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun kurungan penjara," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Belum Kelar, Suami Korban Tabrak Lari Overpass Manahan Meninggal Kecelakaan di Pemalang

Kasus Belum Kelar, Suami Korban Tabrak Lari Overpass Manahan Meninggal Kecelakaan di Pemalang

Regional
Polisi di Ambon Sita 500 Liter Miras dari Sejumlah Angkutan Umum Saat Gelar Razia Terminal

Polisi di Ambon Sita 500 Liter Miras dari Sejumlah Angkutan Umum Saat Gelar Razia Terminal

Regional
Kisah Seorang Ibu Melahirkan di Atas Perahu yang Mogok di Perairan Konawe Selatan

Kisah Seorang Ibu Melahirkan di Atas Perahu yang Mogok di Perairan Konawe Selatan

Regional
Polisi Aceh Utara Selidiki Dugaan Korupsi 4 Rumah Duafa

Polisi Aceh Utara Selidiki Dugaan Korupsi 4 Rumah Duafa

Regional
2 Sersan TNI Penyelundup Sabu Malaysia Dibawa ke Pengadilan Militer dan Terancam Hukuman Mati

2 Sersan TNI Penyelundup Sabu Malaysia Dibawa ke Pengadilan Militer dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Kuasai Hasis dan Ganja, WN Slovakia di Bali Terancam 12 Tahun Penjara

Kuasai Hasis dan Ganja, WN Slovakia di Bali Terancam 12 Tahun Penjara

Regional
Kepala Desa di Lombok Tengah Diduga Lecehkan TKW, Didemo Massa hingga Diminta Bersumpah

Kepala Desa di Lombok Tengah Diduga Lecehkan TKW, Didemo Massa hingga Diminta Bersumpah

Regional
Minyakita Langka, Polda Jateng Tangkap 2 Terduga Pelaku Penimbunan

Minyakita Langka, Polda Jateng Tangkap 2 Terduga Pelaku Penimbunan

Regional
Tak Hanya di Bukittinggi, Objek Wisata Sejarah Lubang Jepang Juga Ada di Padang

Tak Hanya di Bukittinggi, Objek Wisata Sejarah Lubang Jepang Juga Ada di Padang

Regional
Kenalan di Facebook dan Ditawari Kerja, Remaja Putri di Pontianak Malah Dicabuli

Kenalan di Facebook dan Ditawari Kerja, Remaja Putri di Pontianak Malah Dicabuli

Regional
Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya Mengundurkan Diri

Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya Mengundurkan Diri

Regional
Dipasangkan dengan Bupati Kendal jika Cagub Jateng, Gibran Malah Bahas Makan Bersama Bicarakan 2024

Dipasangkan dengan Bupati Kendal jika Cagub Jateng, Gibran Malah Bahas Makan Bersama Bicarakan 2024

Regional
Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Regional
Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Regional
Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Gangguan Ginjal Ini

Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Gangguan Ginjal Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.