Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tarif Bus Gayo Lues-Banda Aceh Jadi Rp 230.000, Banyak Penumpang Tak Mau Bayar Penuh

Kompas.com - 22/09/2022, 09:01 WIB
Gloria Setyvani Putri

Editor

GAYO LUES, KOMPAS.com - Naiknya harga BBM membuat pihak perusahan angkutan penumpang mau tidak mau menaikkan tarif. Saat ini, tarif dari Gayo Lues ke Banda Aceh Rp 230.000, mengalami kenaikan Rp 20.000.

Sayangnya, banyak penumpang yang tidak mau membayar tarif baru secara penuh.

Dikutip dari Serambi News, salah satu perusahaan angkutan PT Roby Karya Galau mengaku menaikkan tarif Rp 20.000 untuk semua rute tujuan antar kabupaten dalam provinsi Aceh.

“Ongkos angkut sudah naik sebesar Rp 20.000 dari sebelumnya,” sebut Anwar, Direktur PT Roby Karya Galau, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Pengusaha Kapal Minta Tarif Dinaikkan 11,79 Persen Malam Ini

Dia mengatakan, tarif dari Gayo Lues ke Banda Aceh yang sebelumnya dikenakan Rp 210.000, sekarang menjadi Rp 230.000.

Sementara dari Blangkejeren ke Takengon dari Rp 110.000 menjadi Rp 130.000, lalu tujuan Langsa dari Rp 180.000 menjadi Rp 200.000, dan ke Kutacane dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000.

Namun yang disayangkan pihak angkutan, warga masih enggan membayar penuh sesuai dengan tarif baru tersebut.

Para penumpang selalu meminta ongkos angkutan dikurangi, meski kenaikan yang ditetapkan hanya sebesar 20.000.

“Para penumpang tidak pernah membayar penuh. Mereka selalu meminta ongkos dikurangi.

Misalnya dari Blangkejeren ke Takengon disepakati Rp 130.000 per orang, namun nyatanya para penumpang selalu membayar Rp 120.000 atau minta kurang Rp 10 ribu,” ungkap Anwar.

Baca juga: Ratusan Driver Ojol di Subang Demo, Kenaikan Tarif Tak Sebanding Mahalnya BBM

Seperti diketahui, pemerintah telah resmi menaikkan harga BBM sejak Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB.

Rinciannya: Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000, Solar subsidi dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800, dan Harga Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500.

Menyusul kenaikan tersebut, pada Senin (12/9/2022), Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyepakati besaran tarif angkutan penumpang umum dan barang naik sebesar 25 persen dari tarif lama.

Kanikan tarif tersebut selain disebabkan naiknya harga BBM, juga akibat naiknya harga suku cadang (sparepart).

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Ongkos Naik, Warga Enggan Bayar Penuh, Galus-Banda Aceh Rp 230.000/Orang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER REGIONAL] Pendaki Gunung Tewas Tersambar Petir | Honor KPPS Dipakai untuk Judi 'Online'

[POPULER REGIONAL] Pendaki Gunung Tewas Tersambar Petir | Honor KPPS Dipakai untuk Judi "Online"

Regional
10 Soto Khas Jawa Tengah, Ada Soto Grombyang dan Soto Garing

10 Soto Khas Jawa Tengah, Ada Soto Grombyang dan Soto Garing

Regional
Gempa M 5.7 Banten Selatan Kejutkan Warga: Guncangannya Cukup Lama

Gempa M 5.7 Banten Selatan Kejutkan Warga: Guncangannya Cukup Lama

Regional
Mobil Pengangkut BBM Terguling dan Meledak di Dumai

Mobil Pengangkut BBM Terguling dan Meledak di Dumai

Regional
Kronologi 5 Pendaki Tersambar Petir di Gunung Cikuray, 1 Orang Meninggal Dunia

Kronologi 5 Pendaki Tersambar Petir di Gunung Cikuray, 1 Orang Meninggal Dunia

Regional
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Momen Tim SAR Kena 'Prank' Bocah Dikira Tenggelam di Irigasi Brebes

Momen Tim SAR Kena "Prank" Bocah Dikira Tenggelam di Irigasi Brebes

Regional
Truk Angkut Kabel Terguling di JLS, Satu Orang Tewas

Truk Angkut Kabel Terguling di JLS, Satu Orang Tewas

Regional
Emosi Rongsokannya Dijual, Kakek di Lampung Bunuh Rekannya Pakai Gancu

Emosi Rongsokannya Dijual, Kakek di Lampung Bunuh Rekannya Pakai Gancu

Regional
PDIP Riau Klaim Kemenangan dan Sebut Pertama Sepanjang Sejarah

PDIP Riau Klaim Kemenangan dan Sebut Pertama Sepanjang Sejarah

Regional
Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Kekasih di Lampung Ditangkap

Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Kekasih di Lampung Ditangkap

Regional
Serangan Jantung Usai Kawal Pemilu di Dompu, Iptu Arif Meninggal

Serangan Jantung Usai Kawal Pemilu di Dompu, Iptu Arif Meninggal

Regional
Gara-gara Sakit Gigi, Pria di Kayong Utara Bunuh Istri yang Setel Musik Kencang

Gara-gara Sakit Gigi, Pria di Kayong Utara Bunuh Istri yang Setel Musik Kencang

Regional
Harga Beras Meroket, Kepala Desa di Wonosobo Bagikan Beras Hasil Bengkok kepada Warga Kurang Mampu

Harga Beras Meroket, Kepala Desa di Wonosobo Bagikan Beras Hasil Bengkok kepada Warga Kurang Mampu

Regional
Banjir Demak, Komnas HAM: Pemerintah Perlu Pikirkan Anak Sekolah

Banjir Demak, Komnas HAM: Pemerintah Perlu Pikirkan Anak Sekolah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com