Iriana Jokowi Dijadwalkan Ikuti Parade Kebaya Peringatan Hari Batik Nasional 2022 di Solo

Kompas.com - 21/09/2022, 18:47 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Batik Nasional 2022 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/10/2022).

Rencananya, kegiatan bertajuk "Berkebaya Bersama Ibu Negara" ini akan diselenggarakan di Jalan Slamet Riyadi (depan Loji Gandrung - Ndalem Wuryaningratan) sekitar pukul 13.30 WIB - 18.00 WIB.

"Ibu Negara Iriana hadir di event Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober," kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jawa Tengah, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Tiba di Saumlaki, Presiden Jokowi dan Iriana Dikalungi Kain Tenun Khas Tanimbar

Gibran mengatakan, dalam peringatan Hari Batik Nasional 2022 ini juga akan dimeriahkan dengan parade kebaya dimulai dari Loji Gandrung sampai Ndalem Wuryaningratan.

Kehadiran Ibu Negara Iriana Jokowi dalam peringatan Hari Batik Nasional 2022 di Solo juga sekaligus untuk mendukung kebaya goes to UNESCO.

"Kehadiran Ibu Negara juga berkaitan dengan kebaya diusulkan ke UNESCO. Rencananya kemarin Ibu Negara beserta istri-istri menteri (datang ke Solo)," terang Gibran.

Baca juga: Cerita Marni Dipanggil Khusus oleh Iriana Jokowi Saat Penanaman Kelapa Genjah

Terpisah, Ketua Panitia Event, Gusti Raden Ayu (GRAy) Febri Hapsari Dipokusumo mengatakan, "Berkebaya Bersama Ibu Negara" merupakan gagasan secara langsung Iriana Jokowi.

Pihaknya juga akan mengusulkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda sekaligus menetapkan Hari Kebaya Nasional.

"Ketika Ibu Jokowi berkunjung ke Solo itu menyampaikan kepada Ibu Danarsih selaku Ketua Himpunan Ratna Busana 'ibu kebaya ini kan dari Solo kalau bisa ini kita gaungkan bahwa kebaya asli Solo, kebaya dari Solo untuk bisa disebarluaskan," kata Febri.

Dari percakapan Iriana Jokowi dengan Danarsih itu, kata Febri, akhirnya tercetus kegiatan Berkebaya Bersama Ibu Negara dalam peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2022.

Parade kebaya dimulai dari Loji Gandrung hingga finish di halaman Ndalem Wuryaningratan dengan menyusuri Jalan Slamet Riyadi. Ada sekitar 1.000 perempuan berkebaya yang terlibat dalam acara ini.

"Kebetulan yang daftar ini dari berbagai daerah bukan hanya dari Solo. Ada komunitas, organisasi, perempuan yang cinta kebaya ini datang dari berbagai daerah di Indonesia mendukung program ini," kata Febri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku 'Bullying' Alami Luka di Masa Lalu?

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku "Bullying" Alami Luka di Masa Lalu?

Regional
Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.