Kompas.com - 21/09/2022, 17:42 WIB

BLORA, KOMPAS.com - Seorang kepala desa di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah disebut menerima bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Blora, Agung Heri Susanto pada acara Pembinaan Forkopimda Kepada Camat, Lurah, dan Kades se Kabupaten Blora di Pendopo Bupati, pada Rabu (21/9/2022).

"Ini riil ada kepala desa itu masih terdata mendapat bantuan," ucap Agung di hadapan Ganjar Pranowo yang hadir secara virtual.

Baca juga: Istri Oknum Perangkat Desa Sunat BLT BBM, Ganjar Singgung soal Demo Perades di Blora

Mengetahui adanya oknum kades yang mendapatkan bantuan tersebut, pihaknya meminta agar hal itu dievaluasi oleh pemangku kebijakan.

"Jadi ini kita evaluasi, sehingga nama kepala desa langsung saya katakan untuk ditolak," tegasnya.

Agung Heri yang merupakan Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban tersebut mengaku banyak yang bilang kalau bantuan tersebut dikembalikan, maka tidak akan lagi kembali ke Blora.

"Padahal masih ada yang membutuhkan, apakah boleh ini langsung diberikan kepada yang membutuhkan," ujar dia.

Sebab, apabila fenomena tersebut terus berulang, maka persoalan tentang penerimaan BLT yang tidak tepat sasaran juga kembali terulang.

"Sehingga tinggal kejujuran kita apakah kita berani jujur apa yang kita berikan adalah yang berhak, nah karena kalau kita tidak jujur mulai saat ini, maka persoalan ini akan berkepanjangan," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga sepakat untuk membenahi data-data yang tidak tepat terkait dengan masyarakat yang layak dan tidak layak menerima bantuan.

"Kami bersama-sama dengan kepala desa se-kabupaten Blora, sepakat bahwa carut marut data yang selama ini menjadi persoalan dan bisa merembet semua, kami sepakat untuk membenahi data itu," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, penyaluran BLT BBM di Kabupaten Blora, Jawa Tengah sempat menjadi sorotan publik.

Pasalnya, istri salah satu perangkat desa menarik iuran Rp 20.000 kepada masyarakat yang telah menerima uang pencairan BLT BBM.

Baca juga: BLT BBM Disunat Rp 20.000 di Blora, Ganjar Beri Peringatan Keras: Tak Jewer

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lakukan Pemasangan Atap, Seorang Pekerja Tersetrum hingga Luka Parah

Lakukan Pemasangan Atap, Seorang Pekerja Tersetrum hingga Luka Parah

Regional
Banyubiru Jadi Percontohan Desa Antikorupsi, Ganjar Minta 7.809 Desa Lainnya Ikut Mencontoh

Banyubiru Jadi Percontohan Desa Antikorupsi, Ganjar Minta 7.809 Desa Lainnya Ikut Mencontoh

Regional
Siswa Kelas 2 SD Dirundung Kakak Kelas di Malang Alami Trauma, Ini Dampak 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD Dirundung Kakak Kelas di Malang Alami Trauma, Ini Dampak "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
Soal Batal Cairnya Anggaran RTLH Rp 5,9 Miliar, Bupati Purworejo: Beri Saya Waktu untuk Menyelesaikan Masalah Ini

Soal Batal Cairnya Anggaran RTLH Rp 5,9 Miliar, Bupati Purworejo: Beri Saya Waktu untuk Menyelesaikan Masalah Ini

Regional
Sejumlah Kecamatan Terendam Banjir, Bupati Blora Kaget

Sejumlah Kecamatan Terendam Banjir, Bupati Blora Kaget

Regional
Atasi Kelangkaan Minyak Tanah di Kupang, Pertamina Tambah Kuota

Atasi Kelangkaan Minyak Tanah di Kupang, Pertamina Tambah Kuota

Regional
Dua Bocah di Mamuju Tewas Tenggelam Saat Ikut Orangtuanya Berkebun

Dua Bocah di Mamuju Tewas Tenggelam Saat Ikut Orangtuanya Berkebun

Regional
Kisah Ibu Muda di Muara Enim, Bercerai dan Bunuh Bayinya yang Diadopsi: Saya Siap Dipenjara

Kisah Ibu Muda di Muara Enim, Bercerai dan Bunuh Bayinya yang Diadopsi: Saya Siap Dipenjara

Regional
Kasus Covid-19 di Baubau Mulai Melonjak

Kasus Covid-19 di Baubau Mulai Melonjak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Racuni Keluarganya hingga Tewas di Magelang | Sengketa Tanah di Jalan Tol Semarang-Demak

[POPULER NUSANTARA] Anak Racuni Keluarganya hingga Tewas di Magelang | Sengketa Tanah di Jalan Tol Semarang-Demak

Regional
Polisi Penembak Buronan di Perbatasan Timor Leste hingga Tewas Jalani Sidang Kode Etik

Polisi Penembak Buronan di Perbatasan Timor Leste hingga Tewas Jalani Sidang Kode Etik

Regional
Kali Loworegi Sikka Meluap, Camat Paga: Sudah Bertahun-tahun Diusulkan Bangun Jembatan...

Kali Loworegi Sikka Meluap, Camat Paga: Sudah Bertahun-tahun Diusulkan Bangun Jembatan...

Regional
Pencarian Korban Helikopter Polri, Kapolda Babel: Kita Harus Tetap Semangat

Pencarian Korban Helikopter Polri, Kapolda Babel: Kita Harus Tetap Semangat

Regional
Tak Kunjung Pulang Saat Mencari Ikan, Nelayan di Sikka Dilaporkan Hilang

Tak Kunjung Pulang Saat Mencari Ikan, Nelayan di Sikka Dilaporkan Hilang

Regional
UMP Gorontalo Tahun 2023 Sebesar Rp 2.989.350, Naik 6,74 Persen

UMP Gorontalo Tahun 2023 Sebesar Rp 2.989.350, Naik 6,74 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.