Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/09/2022, 21:35 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Operasional angkutan pariwisata gratis milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, terpaksa dihentikan sementara waktu.

Penghentian itu telah dimulai sejak seminggu yang lalu akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), termasuk solar non-subsidi.

Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas, Taryono mengatakan, anggaran yang dimiliki tidak dapat mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun ini.

Baca juga: Buntut Kades Didemo karena Diduga Berbuat Asusila, BPD hingga Ketua RT Desa Cilongok Banyumas Mundur Massal

Pasalnya pada saat penghitungan anggaran tahun ini menggunakan harga dexlite Rp 9.500 per liter.

"Tahun ini sudah empat kali harga dexlite naik, terakhir di harga Rp 17.100 per liter. Sehingga anggaran yang kami siapkan hingga akhir tahun ternyata habis di September ini," kata Taryono kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Taryono mengatakan, total tahun ini dianggarkan Rp 450 juta untuk operasional bus pariwisata gratis dan bus sekolah gratis.

Akibat keterbatasan anggaran, Pemkab lebih memprioritaskan mengoperasikan bus sekolah gratis. Sebab, banyak pelajar di daerah pinggiran yang memerlukan angkutan itu.

Namun demikian, kata Taryono, penghentian operasional bus pariwisata gratis itu bersifat sementara. Pihaknya telah mengajukan anggaran tambahan dalam APBD Perubahan 2022.

"Sebenernya bisa beroperasi semua (bus pariwista dan sekolah), tetapi kalau sampai tidak mencukupi sampai diketok (ABPD Perubahan), jadi milih salah satu bus sekolah. Kasihan kalau sampai siswa yang berada di daerah terpencil tidak dijemput," ujar Taryono.

Untuk diketahui, saat ini Pemkab memiliki lima unit bus pariwisata dan empat unit bus sekolah gratis.

Bus pariwisata gratis beroperasi pada Sabtu dan Minggu ke sejumlah tempat pariwisata milik Pemkab Banyumas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Preman Keluarkan Jurus Silat Saat Ditangkap Polisi Usai Ancam Bakar Minimarket

Viral Video Preman Keluarkan Jurus Silat Saat Ditangkap Polisi Usai Ancam Bakar Minimarket

Regional
RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

RUU Daerah Kepulauan untuk 8 Provinsi Mangkrak 19 Tahun

Regional
Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Bantu Industri Kecil Menengah, Pemkot Ambon Sediakan Rumah Kemasan

Regional
Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Sudah 8 Bulan Kursi Wakil Bupati Bangka Tengah Kosong, 2 Calon Siap Isi

Regional
Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Cerita Anak Pelaku Terorisme di Jateng, Jadi Buah Bibir Tetangga hingga Sempat Tak Mau Berbicara dengan Sang Ayah

Regional
[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

[POPULER NUSANTAR] Apip Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades | Nur, Selingkuhan Kompol D Harus Diperiksa Ulang

Regional
Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Hasil Panen Disebut Berkurang, Harga Beras di Bima Naik hingga Rp 2.000

Regional
20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

Regional
Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Regional
Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Regional
Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Regional
Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Regional
Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Regional
Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.