Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suami di Kendari Gerebek Istri Berduaan dengan Anggota Polisi di Kamar Kos, Videonya Viral

Kompas.com - 19/09/2022, 17:18 WIB
Kiki Andi Pati,
Khairina

Tim Redaksi

KENDARI, KOMPAS.com - Seorang anggota polisi yang berdinas di Polsek Moramo, Polres Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), digerebek tengah berdua dengan seorang wanita bersuami di salah satu kamar kos di Kota Kendari pada Minggu (18/9/2022).

Aksi ini viral di media sosial setelah suami selingkuhan oknum polisi itu mengunggah beberapa rekaman video pengerebekan di Facebook.

Sang suami bernama Muhammad Safril T adalah perekam istrinya tengah bersama oknum polisi inisial OC masih berseragam polisi keluar dari salah satu kamar kos di Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Baca juga: Cegah Insiden Tol Brebes, Polisi Padamkan Lahan Sawah yang Dibakar Petani di Area Tol Pemalang

Safril mengaku bahwa hubungan dengan istrinya memang sedang renggang sudah hampir 9 bulan.

“Memang tidak satu rumah lagi. Tapi bukan berarti tidak satu rumah komunikasi tidak terjalin, kami juga masih sering ketemu dan sudah ada progres untuk bagus kembali,” tutur Safril usai dimintai keterangan di Polda Sultra, Senin (19/9/2022).

Belakangan, ia mendapat informasi bahwa istrinya punya hubungan spesial dengan oknum polisi inisial OC.

Tak langsung percaya dengan kabar yang diterima itu, Safril lalu mencari tahu keberadaan istrinya dengan membuntuti mobil istrinya itu pada Sabtu malam.

“Malam minggu itu, saya liat mobil istriku masuk di dalam sebuah kos. Kemudian saya ikuti karena tak sempat liat istriku masuk kamar mana, lalu saya bertanya kepada seseorang yang berada di sekitaran kos itu untuk memastikan bahwa istriku benar sedang berada di salah satu kamar, yang terletak di sekitar Pasar Panjang," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Gorontalo yang Tak Sengaja Tembak Rekannya dengan Gas Air Mata Masuk Tempat Khusus

Namun, lanjut Safril, tetangga rumah kos di sekitar itu tidak mengetahui bahwa mobil yang dibuntutinya itu tinggal di kamar berapa, sehingga ia memutuskan untuk menunggu hingga pagi.

“Saya tidak tidur sampai pagi. Saya menunggu di dekat mobilnya, pikiranku mereka pasti keluar dari kamar langsung ke mobil," terangnya.

Selanjutnya pada Minggu (18/9/2022) sekitar pukul 06.00 Wita, seorang bapak yang ditanyainya semalam datang dan menyampaikan bahwa mobil milik istrinya itu sudah 3 bulan berada di kamar kos itu dan datang bersama dengan seorang pria.

Tak berselang lama, kata Safril, keluarlah oknum polisi dari salah satu kamar kos bersama istrinya sambil bergandengan tangan.

“Saya maju ki, polisinya langsung keki. Dengan seragam polisinya, saya langsung videokan dan saya bilang akan saya viralkanlah, istri saya langsung halangi," ujarnya.

Menurut Safril, video yang viral kemarin itulah yang menghancurkan rumah tangganya. Pelakunya adalah oknum polisi yang seharusnya paham aturan tetapi malah dia yang melanggar aturan.

Ia lalu melaporkan perbuatan oknum polisi itu ke Polda Sultra.

Oknum polisi langsung diperiksa Propam

Sementara itu, Kepala Sub-Bidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sultra Kompol Tiswan membenarkan bahwa pria berseragam yang viral setelah dipergoki oleh suami dari selingkuhan itu adalah anggota Polri yang berdinas di Polres Konawe Selatan.

Ia menjelaskan bahwa oknum polisi itu berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) inisial OC telah diperiksa di Propam Polres Konawe Selatan.

“Masih proses penyelidikan. Yang bersangkutan sudah diperiksa oleh Propam Polres Konsel," tukasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Demokrat Resmi Usung Bos PSIS Maju di Pilkada Semarang 2024

Regional
Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Ditemukan Tergantung, Pegawai Koperasi di Lombok Ternyata Dibunuh Pimpinan

Regional
Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Pengangguran di Banyumas Capai 58.000 Orang, Didominasi Gen Z

Regional
Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Retribusi Naik 3 Kali Lipat, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Protes

Regional
Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Warga Desa di Maluku Tengah Serahkan Senjata Api ke Anggota TNI

Regional
Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Selundupkan Obat Terlarang Dalam Perut Ikan ke Lapas Brebes, Pemuda Asal Pekalongan Ditangkap

Regional
Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Begini Kondisi 9 Penumpang Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak yang Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Regional
Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Pembuang Bayi di Toko Laundry Semarang Ditangkap, Ternyata Seorang Pemandu Karaoke

Regional
Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Penganiaya Santriwati di Inhil Ditangkap, Korban Dipukuli karena Melawan Saat Ingin Diperkosa

Regional
Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Ikuti SE Kemendagri, Pemkab Blora Batalkan Pelantikan 22 Pejabat

Regional
Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Buruh di Palembang soal Tapera: Memberatkan Pekerja

Regional
Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Diduga Aniaya Istri, Oknum Polisi di Sulsel Terancam Penjara 5 Tahun

Regional
2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

2 Santri Klaten Terseret Arus Usai Rafting di Kali Elo Magelang, 1 di Antaranya Tewas Tenggelam

Regional
Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Mengapa Aparat TNI/Polri Sempat Menduduki RSUD Paniai Papua Tengah?

Regional
Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Pecah Ban, Minibus Rombongan Pengantar Jemaah Haji Asal Demak Terguling di Tol Semarang-Solo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com