Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Mukhijab
Dosen Universitas Widya Mataram Yogyakarta

Dr. Mukhijab, MA, dosen pada Program Studi Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Widya Mataram Yogyakarta.

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Kompas.com - 19/09/2022, 10:25 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Selama kuliah daring, mahasiswa dari luar kota Yogyakarta, belajar di rumah masing-masing di daerahnya. Maka Yogyakarta kehilangan "remiten" dari pelajar dan mahasiswa luar kota Yogyakarta sekitar Rp 27 miliar per hari.

Dengan kuliah PTM, maka UWM bersama PTN dan PTS lain di Yogyakarta membantu untuk mengembalikan pendapatan masyarakat yang “hilang”selama masa kuliah daring. Langkah demikian mengurangi pengangguran dan potensi kemiskinan di Yogyakarta.

Komponen belanja para mahasiswa, alokasi terbesar untuk belanja makan dan minum sebagai kebutuhan utama dengan porsi 30,2 persen pengeluaran mahasiswa.

Kemudian tambahan pengeluaran untuk gaya hidup atau lifestyle yang mencapai 24,6 persen pengeluaran mahasiswa dan sewa pondokan dengan porsi 20,1 persen.

Gerai dan warung-warung makan dan minum ini segera kembali dipadati oleh para mahasiswa.

Suasana ini akan mengerek perekonomian para pengusaha mikro, kecil, dan menengah di sektor makanan dan minuman.

Ekonomi warga bergerak, sehingga dinamika perekonomian lokal meningkat dan kesejahteraan warga Yogyakarta ikut terdongkrak.

Potensi belanja makan dan minum di warung-warung dan gerai modern lainnya sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan konsumsi dalam program PC PEN oleh Kementerian Ekonomi.

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi daerah pelajar seperti Yogyakarta, akan berdampak positif untuk pemulihan ekonomi lokal.

Kehadiran mahasiswa secara fisik ke kota ini akan mengisi lagi kos-kosan, rumah sewa yang selama dua tahun tanpa penghuni.

Begitu juga ekonomi kecil yang dikelola warga. Sebagian warung-warung makan tutup pada masa pandemi, saat ini mulai dibuka lagi karena para konsumen, yang sebagian besar mahasiswa, mulai datang.

Sektor konsumsi massal ini bisa mendorong pemulihan ekonomi lokal lebih cepat, yang dibantu antara lain dari “remiten” atau semacam belanja rutin mahasiswa dari luar Yogyakarta.

Sesuai Program Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) yang dicanangkan pemerintah, terdapat tiga langkah strategis yang diinisiasi Kementerian Ekonomi, yaitu peningkatan konsumsi dalam negeri, peningkatan aktivitas dunia usaha serta menjaga stabilitasi ekonomi dan ekpansi moneter.

Kebijakan tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan sinergi antara pemegang kebijakan fiskal, pemegang kebijakan moneter dan institusi terkait, termasuk di dalamnya PT. PEN dilakukan simultan sejak 2021 dan berlanjut sampai tahun ini, dengan pendanaan khusus dari pemerintah.

Berkaitan dengan program peningkatan konsumsi, PTM di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN/PTS) serta di seluruh level sekolah di Yogyakarta sangat strategis perannya untuk memulihkan perekonomian lokal DIY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Songsong Kemajuan Desa, BUMDes Wadas Studi Banding ke 4 Desa Sekaligus

Regional
BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

BERITA FOTO: Banjir Terjang Aceh Utara, 11.000 Warga Mengungsi

Regional
Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Plt Walkot Semarang Optimistis Capai Target Nol Kasus Stunting pada 2023

Regional
Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Pelayanan Publik Jateng Diapresiasi Ombudsman RI, Ganjar: Saya Senang

Regional
Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Kisah Haru Nenek Berusia 90 Tahun Alami Kelumpuhan, Selamat Berkat Kartu Jateng Sejahtera

Regional
Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Tahun 2023, Pemkot Balikpapan Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Regional
Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Per September 2022, Angka Kemiskinan di Jateng Turun 0,27 Persen

Regional
Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Mewaspadai Generasi Shortcut dan Nirmoral

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.