Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mandi di Pinggir Sungai, Petani di Banyuasin Hilang Diterkam Buaya

Kompas.com - 19/09/2022, 09:46 WIB

BANYUASIN, KOMPAS.com - Seorang petani sawit di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan hilang diterkam buaya ketika sedang mandi di pinggir sungai, pada Minggu (19/9/2022).

Saat ini, korban yang diketahui bernama Ujang Hermawan (47) warga RT 01, Dusun Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan masih dilakukan pencarian oleh petugas gabungan setempat.

Sekretaris Camat (Sekcam) Pulau Rimau Bambang mengatakan, kroban merupakan ketua RT 01. Sebelum kejadian, korban sempat memanen sawit dengan menggunakan perahu getek miliknya.

Setelah itu, Ujang pun bermaksud mandi sembari membersihkan perahu usai memanen sawit.

Baca juga: Warga Donggala Hilang 7 Hari Saat Memancing di Lokasi Penuh Buaya, Pencarian Dihentikan

Namun, ketika sedang mandi satu ekor buaya langsung menerkam korban dan menyeretnya masuk ke dalam sungai.

“Ada warga yang melihat korban diterkam. Sehingga, warga ini langsung lari ke kampung dan meminta pertolongan. Korban itu baru saja panen sawit dan mandi di sungai,” kata Bambang, Senin (19/9/2022).

Warga yang mendapatkan laporan tersebut langsung berusaha mencari korban dengan menyisir sungai.

Akan tetapi, kondisi sungai yang keruh membuat proses pencarian menjadi kendala.

“Sungai itu memang biasa digunakan warga untuk mandi, sehingga tidak menyangka kalau ada buaya. Korban sampai sekarang masih dicari,” ujarnya.

Baca juga: Hari Ke-4 Pencarian Warga Donggala yang Hilang di Rawa Penuh Buaya Masih Nihil

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin Alfian Soleh menjelaskan, saat ini mereka telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menyisir sungai mencari keberadaan korban.

“Sekarang masih dalam proses pencarian, informasinya memang korban diterkam buaya,” katanya.

Dalam proses pencarian tersebut, BPBD Banyuasin meminta bantuan kepada pihak BKSDA.

“BKSDA juga mendampingi kita, mudah-mudahan korban cepat ditemukan,” ujarnya singkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Kondisi Terkini Gempa M 5,4 di Jayapura, Empat Warga Tewas hingga Mal Rusak

Regional
Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Air Mata Budiyono Pecah saat Wakili Almarhum Anaknya Wisuda di UIN Walisongo Semarang

Regional
Pamintan Mau Pergi Jauh, Pemilik Motor yang Terparkir 3 Hari di Sungai Dengkeng Punya Masalah dengan Istri

Pamintan Mau Pergi Jauh, Pemilik Motor yang Terparkir 3 Hari di Sungai Dengkeng Punya Masalah dengan Istri

Regional
Stok Pupuk Bersubsidi Jateng dan DIY Capai 124.900 Ton, Ini Cara Mendapatkannya

Stok Pupuk Bersubsidi Jateng dan DIY Capai 124.900 Ton, Ini Cara Mendapatkannya

Regional
Perawat yang Gunting Jari Bayi 8 Bulan di Palembang Resmi Ditahan

Perawat yang Gunting Jari Bayi 8 Bulan di Palembang Resmi Ditahan

Regional
BMKG: Sejumlah Bangunan di Jayapura Rusak akibat Gempa M 5,2

BMKG: Sejumlah Bangunan di Jayapura Rusak akibat Gempa M 5,2

Regional
Nama Kepala LKPP Hendrar Prihadi Masuk Bursa Cagub DKI Jakarta 2024, Pengamat : Lebih Cocok di Jateng

Nama Kepala LKPP Hendrar Prihadi Masuk Bursa Cagub DKI Jakarta 2024, Pengamat : Lebih Cocok di Jateng

Regional
Siswa di Polewali Alami Keracunan Massal Usai Jajan Minuman Racikan

Siswa di Polewali Alami Keracunan Massal Usai Jajan Minuman Racikan

Regional
Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat, Hujan Abu Melanda Wilayah Siau Sitaro

Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat, Hujan Abu Melanda Wilayah Siau Sitaro

Regional
Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Selebgram di Banjarmasin Terancam Dijemput Paksa

Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Selebgram di Banjarmasin Terancam Dijemput Paksa

Regional
Sepeda Motor Tak Bertuan 3 Hari Terparkir di Tanggul Sungai Dengkeng Klaten, Pemilik dalam Pencarian

Sepeda Motor Tak Bertuan 3 Hari Terparkir di Tanggul Sungai Dengkeng Klaten, Pemilik dalam Pencarian

Regional
Dampak Kerusakan akibat Gempa M 5,4 di Jayapura, Sebuah Rumah Makan Ambruk ke Laut

Dampak Kerusakan akibat Gempa M 5,4 di Jayapura, Sebuah Rumah Makan Ambruk ke Laut

Regional
Terpeleset lalu Tabrak Mobil Avanza, Pengendara Motor di Ambon Tewas

Terpeleset lalu Tabrak Mobil Avanza, Pengendara Motor di Ambon Tewas

Regional
Dampak Gempa Magnitudo 5,2 di Jayapura, 4 Orang Meninggal

Dampak Gempa Magnitudo 5,2 di Jayapura, 4 Orang Meninggal

Regional
Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Bendungan Batu Bulan Sumbawa

Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Bendungan Batu Bulan Sumbawa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.