Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/09/2022, 11:22 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.com - Para kepala desa di Kabupaten Lumajang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Lumajang, Kamis (15/9/2022).

Para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) itu menolak pengunduran diri Ketua DPRD Anang Akhmad Syaifudin.

Mereka datang menggunakan seragam dinas warna coklat dan membawa spanduk penolakan pengunduran diri Anang.

Baca juga: 8 Fraksi Kompak Tolak Pengunduran Diri Anang Akhmad sebagai Ketua DPRD Lumajang

“Kami mewakili seluruh masyarakat desa di Lumajang ingin Bapak Anang tetap menjabat,” kata Ketua AKD Suhanto dalam orasinya.

Suhanto menambahkan, kesalahan Anang dalam menyebutkan sila Pancasila masih bisa ditoleransi.

Menurutnya, perilaku Anang sebagai Ketua Dewan selama ini dinilai sudah mencerminkan nilai-nilai Pancasila.  

“Kami mengetahui secara benar bahwa beliau sosok pancasilais sejati, selalu menjunjung tinggi nilai Pancasila. Kami beranggapan Pak Anang masih layak memimpin DPRD Lumajang,” tambahnya.

Baca juga: Mundur dari Posisi Ketua DPRD Lumajang adalah Obat untuk Menyudahi Kegaduhan

Sementara, Anang saat dikonfirmasi mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya.

Namun, keputusannya untuk mengundurkan diri sudah bulat. Bahkan, malam sebelum aksi, Anang mengaku menelepon Ketua AKD untuk membatalkan rencana aksi para kades.

"Terima kasih sekali lagi saya sampaikan, tapi mohon bisa memaklumi saya, malam itu sudah saya telepon (ketua AKD) agar tidak aksi, tapi ternyata tetap, jadi saya mohon untuk dimaklumi," terang Anang.

Anang mengundurkan diri setelah salah mengucapkan lima butir Pancasila saat menemui massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Rabu (7/9/2022).

Massa saat itu menggeruduk gedung DPRD hingga masuk ke ruang sidang paripurna untuk menyampaikan aspirasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Ketika itu, mahasiswa meminta Anang membaca Pancasila. Saat menyebutkan sila keempat, Anang salah mengucapkannya hingga dua kali kesempatan. Aksi Anang membaca Pancasila itu pun direkam dan diunggah ke media sosial.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Tabrak Garbarata di Merauke, Lion Air Pindah Penerbangan 122 Penumpang

Pesawat Tabrak Garbarata di Merauke, Lion Air Pindah Penerbangan 122 Penumpang

Regional
Analisis Geologi, Jalan Ambles di Seulawah Aceh Besar karena Jenis Batuan Berupa Satuan Tuf

Analisis Geologi, Jalan Ambles di Seulawah Aceh Besar karena Jenis Batuan Berupa Satuan Tuf

Regional
Jateng Berhasil Terapkan 95 Desa Ramah Anak, UNICEF Dorong Pemerintah Daerah Perluas Lagi

Jateng Berhasil Terapkan 95 Desa Ramah Anak, UNICEF Dorong Pemerintah Daerah Perluas Lagi

Regional
Rekeningnya Diblokir KPK, Penjual Burung di Pamekasan Gunakan Nomor Rekening untuk Foto Profil Facebook

Rekeningnya Diblokir KPK, Penjual Burung di Pamekasan Gunakan Nomor Rekening untuk Foto Profil Facebook

Regional
Gubernur Kepri Minta BP Batam Prioritaskan Lahan untuk Bangun Sekolah

Gubernur Kepri Minta BP Batam Prioritaskan Lahan untuk Bangun Sekolah

Regional
Beraksi Kembali, Seorang Residivis Curanmor di Baubau Pasrah Saat Ditangkap Polisi

Beraksi Kembali, Seorang Residivis Curanmor di Baubau Pasrah Saat Ditangkap Polisi

Regional
Biak Numfor Papua Zero Kasus Campak Rubella Anak Sepanjang 2022

Biak Numfor Papua Zero Kasus Campak Rubella Anak Sepanjang 2022

Regional
Teka-teki Mobil yang Menabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia, Audi 8 atau Innova Rombongan Polisi?

Teka-teki Mobil yang Menabrak Mahasiswi Cianjur Selvi Amalia, Audi 8 atau Innova Rombongan Polisi?

Regional
Pesawat Lion Air Tabrak Garbarata di Bandara Mopah Merauke, 7 Kru Dites Urine, Manajemen Lakukan Investigasi

Pesawat Lion Air Tabrak Garbarata di Bandara Mopah Merauke, 7 Kru Dites Urine, Manajemen Lakukan Investigasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bukan Audi A8, Keluarga Klaim Selvi Amalia Ditabrak Mobil Polisi | Pesan Ganjar untuk Para Kades Soal Kekuasaan

[POPULER NUSANTARA] Bukan Audi A8, Keluarga Klaim Selvi Amalia Ditabrak Mobil Polisi | Pesan Ganjar untuk Para Kades Soal Kekuasaan

Regional
Kecelakaan Maut di Padang Panjang, Truk Rem Blong Tabrak 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Kecelakaan Maut di Padang Panjang, Truk Rem Blong Tabrak 8 Kendaraan, 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Petir

Regional
Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Jelang Ramadhan, Bulog Maluku Datangkan 2.175 Ton Beras

Regional
Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Bali Targetkan Penggunaan 140.000 Sepeda Motor dan 5.700 Mobil Listik pada 2026

Regional
9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

9 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang, 3 Orang Tewas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.