Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tepergok Curi Motor Siang Bolong, Pria di Lumajang Babak Belur Dihajar Warga

Kompas.com - 16/09/2022, 10:09 WIB
Miftahul Huda,
Krisiandi

Tim Redaksi

LUMAJANG, KOMPAS.com - Seorang pria di Lumajang babak belur dihajar warga usai ketahuan mencuri sepeda motor milik Khamto (61) warga Desa Tegal Ciut, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (15/9/2022).

Pria yang nekat mencuri di siang bolong itu adalah Purwanto (32) warga Desa Gedang Mas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Kejadian bermula saat Khamto tengah mencari rumput di sawah dekat rumahnya untuk pakan ternaknya.

Baca juga: Pria Ini Dituduh Hendak Curi Motor Warga saat Dangdutan, Ternyata Salah Paham

Sesaat setelah Khamto memarkir motor Honda Beat putih, dua orang pelaku yang diduga telah mengintainya sejak rumah langsung mendorong motor milik Khamto.

Khamto yang mengetahui motornya hendak dicuri langsung berteriak maling. Teriakan itu membuat warga berkumpul dan mengepung pelaku.

"Saya tahu motor saya kok di dorong, saya lihat langsung saya teriaki maling maling," kata Khamto, Kamis (15/9/2022).

Salah satu pelaku bernama Purwanto yang bertugas mendorong motor untuk dicuri lantas dikepung oleh warga.

Warga yang geram langsung menghujani bogem mentah ke arahnya berkali-kali. Tidak hanya itu, pelaku juga diikat dan diseret keliling kampung.

Beruntung, polisi segera mendatangi lokasi kejadian. Sehingga, amukan warga bisa dikendalikan.

Baca juga: Curi Motor dalam Hitungan Detik, Pria Berjaket Ini Diburu Polisi

Pelaku juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang guna mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, pihaknya tengah memburu satu pelaku lainnya yang kabur setelah temannya tertangkap warga.

"Pelaku sudah kita amankan, sekarang masih dirawat karena lukanya cukup parah, setelah itu proses hukum akan berjalan, pelaku lain masih kita lakukan pengejaran," terang Dewa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Regional
Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Regional
Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Regional
Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Regional
Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Regional
Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Regional
Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Regional
5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com