Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekda Jadi Tersangka Korupsi Dana Covid-19, Ini Tanggapan Pj Bupati Flores Timur

Kompas.com - 15/09/2022, 21:44 WIB

LARANTUKA, KOMPAS.com - Penjabat Bupati Flores Timur Doris Rihi angkat bicara terkait penetapan tersangka terhadap Sekretaris Daerah Flores Timur PIG dalam kasus dugaan korupsi pengeolaan anggaran percepatan penanganan Covid-19.

Doris mengaku prihatin dengan penetapan tersangka itu. Ia mengaku baru saja mendapat kabar tentang penetapan tersangka Sekda PIG oleh Kejaksaan Negeri Flores Timur (Flotim).

Baca juga: Sekda dan Kepala Pelaksana BPBD Flores Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Doris mengatakan, seluruh pihak tak berharap peristiwa ini terjadi. Sebagai penyelenggara pemerintahan, ia menjunjung tinggi proses hukum.

"Kita percayakan semua hukum akan berproses sebagaimana yang ada ini. Mudah-mudahan dapat dilalui dengan baik," kata Doris saat dikonfirmasi, Kamis (15/9/2022).

Untuk sementara, jabatan Sekda Flores Timur diisi pelaksana harian (Plh). Nantinya, pejabat sekda definitif ditentukan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.


Hal tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2017, kemudian diubah menjadi PP Nomor 17 Tahun 2010 dan Perpres 3 Tahun 2018.

Doris mengimbau semua birokrat tetap bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Baca juga: Kakek di Flores Timur Meninggal akibat Gigitan Anjing Rabies

Sebelumnya, Sekda Flores Timur berinisial PIG ditetapkan sebagai tersangka bersama dua pejabat lainnya, yakni PLT selaku bendahara pengeluaran BPBD dan AHB sebagai Kepala Pelaksana BPBD.

Kepala Kejaksaan Negeri Flores Timur Bayu Setio Pratomo mengatakan, ketiganya diduga melakukan korupsi anggaran Covid-19 pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur tahun anggaran 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Desa di Boyolali Dilanda Hujan Abu Gunung Merapi, Aktivitas Masyarakat Normal

3 Desa di Boyolali Dilanda Hujan Abu Gunung Merapi, Aktivitas Masyarakat Normal

Regional
Pemilu 2024 Dapil Belitung dan Belitung Timur Masih Digabung, Ini Dampaknya

Pemilu 2024 Dapil Belitung dan Belitung Timur Masih Digabung, Ini Dampaknya

Regional
Sosok Philips Marthen, Pilot Susi Air yang Disandera KKB Papua, Tercatat Sebagai WNA Selandia Baru

Sosok Philips Marthen, Pilot Susi Air yang Disandera KKB Papua, Tercatat Sebagai WNA Selandia Baru

Regional
Usai Tangkap Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Lampung Utara, Densus 88 Amankan Terduga Lain di Lampung Selatan

Usai Tangkap Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Lampung Utara, Densus 88 Amankan Terduga Lain di Lampung Selatan

Regional
Kakak Sugeng Sebut Adiknya Dipaksa Mengaku Tabrak Lari Selvi, Dijanjikan Kebutuhan Keluarga Akan Dipenuhi

Kakak Sugeng Sebut Adiknya Dipaksa Mengaku Tabrak Lari Selvi, Dijanjikan Kebutuhan Keluarga Akan Dipenuhi

Regional
Takut Ketahuan Orangtua Hamil dengan Pacar, Siswi SMP di Klaten Buang Bayinya ke Jurang

Takut Ketahuan Orangtua Hamil dengan Pacar, Siswi SMP di Klaten Buang Bayinya ke Jurang

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Klaten, 12 Rumah Warga dan Jaringan Listrik Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Klaten, 12 Rumah Warga dan Jaringan Listrik Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Wali Kota: Usianya Baru 15 Tahun, Butuh Perbaikan

Regional
Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta Rupiah

Keluarga 2 Terpidana Korupsi Datangi Kantor Kejaksaan Lampung, Bayar Denda Perkara Ratusan Juta Rupiah

Regional
Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Petani Milenial Jadi Program Unggulan Pemkab Ogan Ilir Kembalikan Potensi Generasi Muda

Regional
Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Kasus Meningkat, NTT Dapat 3 Alat Deteksi Virus ASF dari Australia

Regional
Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Kala KKB Sandera Pilot Susi Air dan 15 Pekerja Bangunan di Nduga...

Regional
Dituding Bayar Klub Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Dituding Bayar Klub Pakai Cek Kosong, Presiden Persiraja Dipolisikan

Regional
Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Kapolda Papua: KKB Mengira Pesawat Susi Air Akan Dipakai Mengevakuasi 15 Tukang yang Disandera

Regional
 [POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

[POPULER NUSANTARA] Gempa M 5,2 Guncang Banten | Ijazah Gibran Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.