Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengakuan Kades di Banyumas yang Dituntut Mundur karena Diduga Asusila dan Judi Togel

Kompas.com - 14/09/2022, 15:28 WIB

 

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kepala Desa (Kades) Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membantah tuduhan melakukan perbuatan asusila.

Kades Cilongok Waluyo menjelaskan, kedatangannya ke rumah perempuan tak bersuami di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungabteng, untuk menyicil utang.

"Waktu itu, Senin (12/9/2022) pukul 19.00 WIB saya sedang menyicil utang, saya pinjam sama dia, istilahnya ndompleng (utang ke bank), setiap tanggal 12 saya ke sana," jelas Waluyo.

Baca juga: Warga Geruduk Balai Desa di Banyumas, Tuntut Kades Mundur karena Diduga Berbuat Asusila dan Suka Main Togel

Menurut Waluyo, kejadian penggerebekan yang berbuntut dirinya membuat surat pernyataan itu karena ada kesalahpahaman dengan warga Desa Kebocoran.

"Itu (yang menggerebek) orang-orang baru, belum kenal saya. Padahal perempuan itu saudara saya, sejak kecil saya di desa itu," kata Waluyo.

Baca juga: Ratusan Emak Geruduk Balai Desa di Purworejo Tuntut Sekdes Mundur, Kades: Sudah Saya Nonaktifkan

Hal itu diperkuat dengan surat pernyataan yang belakangan dibuat perempuan itu bahwa tidak akan menuntut dinikahi Waluyo.

Terkait tuduhan suka bermain judi togel, Waluyo tidak membantahnya. Namun ia menyatakan, kini sudah tidak melakukannya lagi.

"Semuanya saya bantah karena sudah enggak saya lakukan. Saya ingin memperbaiki prestasi saya di masyarakat supaya pembangunan maju," ujar Waluyo.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga menggeruduk Balai Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (14/9/2022).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cilongok ini menuntut kepala desa (kades) mundur dari jabatannya karena diduga melakukan perbuatan asusila.

Dugaan itu mencuat setelah beredarnya surat pernyataan yang ditandatangi Kades Cilongok bahwa akan menikahi seorang perempuan warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng dengan catatan mendapat persetujuan dari istri pertama.

Dalam surat pernyataan disebutkan, apabila tidak menikahi perempuan itu, maka warga Desa Kebocoran akan menindaklanjutinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadisdik Salatiga Sebut Maraknya Hoaks Penculikan Anak Sudah Cukup Meresahkan Warga

Kadisdik Salatiga Sebut Maraknya Hoaks Penculikan Anak Sudah Cukup Meresahkan Warga

Regional
Ketika Wali Kota Semarang Tegur OPD yang Tak Serius Garap Potensi PAD

Ketika Wali Kota Semarang Tegur OPD yang Tak Serius Garap Potensi PAD

Regional
Pantai Wartawan di Lampung Salatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Wartawan di Lampung Salatan: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Isu Percobaan Penculikan Beredar Lewat WA, Bupati Sleman Minta Orangtua Tidak Panik

Regional
Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Menteri LHK Resmikan Pemanfaatan Sarana Taman Nasional Komodo untuk Keperluan Wisata Alam, Edukasi, dan Riset

Regional
Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Apakah Riau dan Kepulauan Riau Berbeda?

Regional
Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Lansia Penyandang Disabilitas Asal Brebes Lapor Surat Kehilangan Tanah Berujung Jadi Tersangka

Regional
Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Duduk Perkara Massa Blokade Jalan di Manokwari, Tak Terima Ada Warga yang Ditangkap Polisi

Regional
Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Badan Jalan di Bangka Belitung Amblas Terkena Abrasi Sungai, Warga Gotong Royong Pasang Tiang Pancang dari Kayu

Regional
Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Target Menangi Pileg 2024, Gerindra Salatiga Maksimalkan Peran Relawan

Regional
Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Banjir Bandang Landa Kabupaten Dompu, 1.257 Kepala Keluarga Terdampak

Regional
Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Sudah Setahun Jembatan Putus, Anak-anak Desa Gontar Terpaksa Menyeberangi Sungai ke Sekolah

Regional
Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Cabai Hiyung Khas Tapin, Rawit Terpedas di Indonesia dari Kalimantan Selatan

Regional
Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa M 4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung

Regional
Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Tak Hanya Dicabuli, Anak di Bawah Umur di Ende Juga Dianiaya oleh Pelaku

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.