Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selidiki Temuan Mayat Perempuan Bersimbah Darah di Manokwari, Polisi Periksa 6 Saksi

Kompas.com - 14/09/2022, 12:37 WIB
Mohamad Adlu Raharusun,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MANOKWARI, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Manokwari masih menyelidiki temuan mayat perempuan bersimbah darah di dekat Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kampung Mesepi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Hingga saat ini, penyidik belum mengidentifikasi pelaku pembunuhan terhadap perempuan tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Manokwari, Iptu Arifal Utama mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Sampai saat ini, sudah ada enam saksi yang diperiksa.

"Ada enam saksi yang sudah kita periksa," kata Arifal saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Polisi Identifikasi Mayat Perempuan Bersimbah Darah di Manokwari

Sebelumnya, mayat perempuan berinisial AS (20) ditemukan tewas bersimbah darah di dekat TPS Kampung Mesepi, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (12/9/2022).

Dia ditemukan oleh sepasang suami istri saat hendak pergi ke kebun.

Baca juga: Temuan Mayat Perempuan Bersimbah Darah di Dekat TPS di Manokwari

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak jauh dari mayat perempuan tersebut ditemukan botol air mineral, sepasang sandal jepit dan batu karang serta batu kali yang terdapat bekas darah.

Polisi juga telah memeriksa suami korban dan akan memeriksa CCTV di lokasi kejadian untuk mendalami dugaan pembunuhan itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sungai Meluap, Jembatan Penghubung 3 Kabupaten di Pulau Seram Maluku Terancam Ambruk

Sungai Meluap, Jembatan Penghubung 3 Kabupaten di Pulau Seram Maluku Terancam Ambruk

Regional
Tak Kuat Menanjak, Truk Tanah Hantam Pos Polisi hingga Hancur

Tak Kuat Menanjak, Truk Tanah Hantam Pos Polisi hingga Hancur

Regional
Rajin Munculkan Inovasi dan Terobosan, Pj Gubernur Sumsel Terima Penghargaan dari PDN

Rajin Munculkan Inovasi dan Terobosan, Pj Gubernur Sumsel Terima Penghargaan dari PDN

Regional
Kronologi Bus Rombongan 'Study Tour' Kecelakaan Masuk Jurang di Lampung

Kronologi Bus Rombongan "Study Tour" Kecelakaan Masuk Jurang di Lampung

Regional
Kota Makassar Inisiasi Program Protokol Sentuh Hati, Gubernur Quirino, Filipina: Kami Ingin Terapkan Ide Ini

Kota Makassar Inisiasi Program Protokol Sentuh Hati, Gubernur Quirino, Filipina: Kami Ingin Terapkan Ide Ini

Regional
Jabar Penyumbang DBD Tertinggi di Indonesia, Jumlah Kematian Tembus 209 Kasus

Jabar Penyumbang DBD Tertinggi di Indonesia, Jumlah Kematian Tembus 209 Kasus

Regional
Satu Anggota KKB Tewas Tertembak di Paniai Papua Tengah

Satu Anggota KKB Tewas Tertembak di Paniai Papua Tengah

Regional
Bus 'Study Tour' Terperosok ke Jurang di Lampung, 6 Orang Luka Berat

Bus "Study Tour" Terperosok ke Jurang di Lampung, 6 Orang Luka Berat

Regional
Polisi Buru Wanita Penculik Balita di Bima NTB

Polisi Buru Wanita Penculik Balita di Bima NTB

Regional
Sindikat Curanmor di Brebes Dibongkar, 2 Tersangka Ditangkap, 12 Motor Dikembalikan

Sindikat Curanmor di Brebes Dibongkar, 2 Tersangka Ditangkap, 12 Motor Dikembalikan

Regional
Makam Mahasiswi Kedokteran di Purbalingga Dirusak OTK, Diduga Jasad Hendak Dicuri

Makam Mahasiswi Kedokteran di Purbalingga Dirusak OTK, Diduga Jasad Hendak Dicuri

Regional
Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus di Lembah Anai Diperkirakan Buka 21 Juli 2024

Jalan Padang-Pekanbaru yang Putus di Lembah Anai Diperkirakan Buka 21 Juli 2024

Regional
6 Orang Daftar Pilkada di PDI-P Kota Magelang, Berikut Identitasnya

6 Orang Daftar Pilkada di PDI-P Kota Magelang, Berikut Identitasnya

Regional
Kronologi Anak Diduga Depresi Bunuh Ibu di Morowali, Pelaku Teriak Histeris Saat Diamankan

Kronologi Anak Diduga Depresi Bunuh Ibu di Morowali, Pelaku Teriak Histeris Saat Diamankan

Regional
Sumur Warga Mulai Kering, Wali Kota Semarang Minta Warga Irit Air

Sumur Warga Mulai Kering, Wali Kota Semarang Minta Warga Irit Air

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com