Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Warga Berdesak-desakan dan Antre Lebih dari 3 Jam untuk Menerima BLT BBM

Kompas.com - 12/09/2022, 17:24 WIB
Defriatno Neke,
Khairina

Tim Redaksi

BAUBAU, KOMPAS.com – Ratusan warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menumpuk dan berdesak-desakan saat mengantre menerima bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Pos Baubau, Senin (12/9/2022).

Warga pun harus menunggu lebih dari tiga jam agar dapat mencairkan bantuan sosial BLT BBM.

“Saya sudah dari pagi, jam 8, saya sudah menunggu sampai jam 11 lewat ini masih mengantri. Ini karena petugas sedikit jadi kami harus mengantri lama-lama,” kata seorang warga, Irfan, Senin (12/9/2022).  

Baca juga: Keluh Kesah Keluarga Buruh Tani Apel Imbas Kenaikan BBM, Khawatir Harga Kebutuhan Pokok meski Sudah Terima BLT BBM

Menurut Irfan, seharus pihak terkait menambah petugas, sehingga warga tidak menumpuk dan mengantre lama.

"Seharusnnya petugas ini di tambah ada yang mengupload ada yang mencari nama warga sehingga tidak lama-lama begini," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, warga yang berdesak-desakan karena sudah lama berdiri mengantre untuk menerima BLT BBM.

Baca juga: Warga Palopo Antre BLT BBM, Nurwahida: Bantuan Ini Sangat Membantu, Semua Harga Naik

Beberapa anggota polisi dari Polsek Wolio yang melakukan pengamanan agar warga masyarakat tertib dalam menerima BLT dan mencari solusi agar tidak terjadi lama.

Sementara itu, ratusan warga dari berbagai kelurahan berkumpul pada bagian belakang kantor pos untuk menerima BLT BBM.

Warga yang datang mengambil BLT harus membawa kartu keluarga dan juga KTP dan terlihat dua orang petugas yang sedang bekerja meng-upload nama warga yang telah menerima BLT.

Menurut Abie Hariyadi, Kepala Kantor Pos Baubau, mengatakan, diarahkan dari pusat untuk menambahkan petugas harian lepas agar tidak ada warga antrean.

“Memang kita tak bisa terlalu banyak, tapi yang kami dapatkan pekerja untuk jadi juru bayar terbatas, harus terpercaya, dan juga bisa jujur dalam bekerja,” ucap Abie.

Di Kota Baubau sendiri terdapat sekitar 10.919 keluarga penerima manfaat yang menerima BLT sebesar Rp 500.000.

BLT tersebut terdiri dari Rp 300 ribu untuk bantuan BBM dan Rp 200 ribu untuk bantuan sembako.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Pulisan di Sulawesi Utara: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Ketua DPRD Kota Magelang Jawab Rumor soal Maju Pilkada 2024

Regional
Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Order Fiktif Takjil Catut Nama Masjid Sheikh Zayed, Pengurus: Terduga Pelaku Ngakunya Sedekah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com