Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Becak Ditumpagi Diserempet Truk, Ibu dan Balita di Brebes Terlempar ke Sungai

Kompas.com - 11/09/2022, 18:38 WIB
Tresno Setiadi,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BREBES, KOMPAS.com- Seorang ibu dan anaknya yang masih balita terlempar ke sungai akibat becak yang ditumpanginya terserempet truk dump di atas jembatan Sungai Pemali, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (11/9/2022).

Keduanya berhasil selamat setelah dievakuasi Tim SAR (Search and rescue) atau Pencarian dan Penyelamatan Brebes tidak lama kejadian.

Koordinator Tim SAR Brebes, Waryadi mengungkapkan, kejadian bermula saat Riana Anomsari (33) dan anaknya yang berumur 4 tahun menumpang becak dari arah timur menuju ke barat.

Baca juga: Pamit Ziarah ke Makam Adik, Pria di Ngawi Hilang 10 Hari, Ditemukan Tewas di Sungai

Saat becak yang dikayuh Samsuri (67) tepat berada tepat di atas jembatan, tiba- tiba datang truk dump dari belakang dan menyerempetnya.

"Kecelakaan tepat di atas jembatan. Becak dan dua penumpangnya disenggol truk dump. Dua penumpang jatuh ke sungai," ujar Waryadi, kepada wartawan, Minggu (11/9/2022).

Korban merupakan warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, yang menumpang becak dan terlempar ke sungai dari atas jembatan.

Baca juga: Jembatan Gantung Putus, 40 Siswa Berjatuhan ke Sungai, Pemkab: Sebelumnya Dilewati 600 Orang

Beruntung keduanya akhirnya tersangkut sampah batang bambu yang berada di tiang jembatan.

Sedangkan pengayuh becak, Samsuri (67) tidak ikut tercebur dan tetap berada di atas jembatan.

"Tidak lama, Tim SAR melakukan evakuasi terhadap dua korban. Secara kebetulan, lokasi kejadian berada tidak jauh dari markas SAR Brebes," kata Waryadi.

Baca juga: Merawat dan Menerangi Sungai dengan Pembangkit Listrik Alternatif

Dengan menggunakan beberapa perahu karet, petugas SAR akhirnya berhasil mengangkat Riana dan anaknya ke tepian.

"Petugas langsung evakuasi korban dengan menggunakan perahu karet. Alhamdulilah, semuanya bisa diselamatkan," ungkap Waryadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Viral, Brio Merah Halangi Laju Ambulans, Pengemudi Berikan Penjelasan

Viral, Brio Merah Halangi Laju Ambulans, Pengemudi Berikan Penjelasan

Regional
Cemburu Pacarnya 'Di-booking', Warga Lampung Bacok Pria Paruh Baya

Cemburu Pacarnya "Di-booking", Warga Lampung Bacok Pria Paruh Baya

Regional
Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Regional
Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Regional
Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Regional
Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Regional
Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Regional
Ditinggal 'Njagong', Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Ditinggal "Njagong", Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Regional
Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Regional
Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Regional
Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Regional
Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Regional
Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Regional
Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com